<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742</id><updated>2012-02-16T20:29:46.510+07:00</updated><category term='Respect'/><category term='Anger'/><category term='Priority'/><category term='Family'/><category term='Friendship'/><category term='Forgiveness'/><category term='Positive Thinking'/><category term='Awareness'/><category term='Decision'/><category term='Relationship'/><category term='Happiness'/><category term='Judgement'/><category term='Attitude'/><category term='Integrity'/><category term='Gratitude'/><category term='Reflection'/><category term='Joy'/><category term='Innocence'/><category term='Jealousy'/><category term='Generosity'/><category term='Humble'/><category term='True Story'/><category term='Love'/><category term='Bravery'/><category term='Influence'/><category term='Self Esteem'/><category term='Stupidity'/><category term='Confidence'/><category term='Exploration'/><category term='Jokes'/><category term='Determination'/><title type='text'>Inspiring Stories Blog</title><subtitle type='html'>simple yet meaningful things of life.....</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default?max-results=999'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>127</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>999</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-5576719207718387972</id><published>2011-09-26T04:46:00.001+07:00</published><updated>2011-09-26T04:46:56.371+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Determination'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='True Story'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Esteem'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Confidence'/><title type='text'>Kisah Sukses SOICHIRO HONDA</title><content type='html'>"Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya"&lt;br /&gt;- Soichiro Honda -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernakah Anda tahu, sang pendiri "kerajaan" Honda - Soichiro Honda – sebelum sukses diraihnya ia banyak mengalami kegagalan? Ia juga tidak menyandang gelar insinyur, lebih-lebih Profesor seperti halnya B.J. Habibie, mantan Presiden RI. Ia bukan siswa yang memiliki otak cemerlang. Di kelas, duduknya tidak pernah di depan, selalu menjauh dari pandangan guru. "Nilaiku jelek di sekolah. Tapi saya tidak bersedih, karena dunia saya disekitar mesin, motor dan sepeda," tutur tokoh ini, yang meninggal pada usia 84 tahun, setelah dirawat di RS Juntendo, Tokyo, akibat mengindap lever.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecintaannya kepada mesin, mungkin 'warisan' dari ayahnya yang membuka bengkel reparasi pertanian, di dusun Kamyo, distrik Shizuko, Jepang Tengah, tempat kelahiran Soichiro Honda. Di bengkel, ayahnya memberi cathut (kakak tua) untuk mencabut paku. Ia juga sering bermain di tempat penggilingan padi melihat mesin diesel yang menjadi motor penggeraknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di situ, lelaki kelahiran 17 November 1906, ini dapat berdiam diri berjam-jam. Di usia 8 tahun, ia mengayuh sepeda sejauh 10 mil, hanya ingin menyaksikan pesawat terbang. Ternyata, minatnya pada mesin, tidak sia-sia. Ketika usianya 12 tahun, Honda berhasil menciptakan sebuah sepeda pancal dengan model rem kaki. Tapi, benaknya tidak bermimpi menjadi usahawan otomotif. Ia sadar berasal dari keluarga miskin. Apalagi fisiknya lemah, tidak tampan, sehingga membuatnya rendah diri. Di usia 15 tahun, Honda hijrah ke Jepang, bekerja Hart Shokai Company. Bosnya, Saka Kibara, sangat senang melihat cara kerjanya. Honda teliti dan cekatan dalam soal mesin. Setiap suara yang mencurigakan, setiap oli yang bocor, tidak luput dari perhatiannya. Enam tahun bekerja disitu, menambah wawasannya tentang permesinan. Akhirnya, pada usia 21 tahun, bosnya mengusulkan membuka suatu kantor cabang di Hamamatsu. Tawaran ini tidak ditampiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Hamamatsu prestasi kerjanya tetap membaik. Ia selalu menerima reparasi yang ditolak oleh bengkel lain. Kerjanya pun cepat memperbaiki mobil pelanggan sehingga berjalan kembali. Karena itu, jam kerjanya larut malam, dan terkadang sampai subuh. Otak jeniusnya tetap kreatif. Pada zaman itu, jari-jari mobil terbuat dari kayu, hingga tidak baik meredam goncangan. Ia punya gagasan untuk menggantikan ruji-ruji itu dengan logam. Hasilnya luarbiasa. Ruji-ruji logamnya laku keras, dan diekspor ke seluruh dunia. Di usia 30, Honda menandatangani patennya yang pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menciptakan ruji, Honda ingin melepaskan diri dari bosnya, membuat usaha bengkel sendiri. Ia mulai berpikir, spesialis apa yang dipilih? Otaknya tertuju kepada pembuatan Ring Pinston, yang dihasilkan oleh bengkelnya sendiri pada tahun 1938. Sayang, karyanya itu ditolak oleh Toyota, karena dianggap tidak memenuhi standar. Ring buatannya tidak lentur, dan tidak laku dijual. Ia ingat reaksi teman-temannya terhadap kegagalan itu. Mereka menyesalkan dirinya keluar dari bengkel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kegagalan itu, Honda jatuh sakit cukup serius. Dua bulan kemudian, kesehatannya pulih kembali. Ia kembali memimpin bengkelnya. Tapi, soal Ring Pinston itu, belum juga ada solusinya. Demi mencari jawaban, ia kuliah lagi untuk menambah pengetahuannya tentang mesin. Siang hari, setelah pulang kuliah - pagi hari, ia langsung ke bengkel, mempraktekan pengetahuan yang baru diperoleh. Setelah dua tahun menjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan karena jarang mengikuti kuliah. "Saya merasa sekarat, karena ketika lapar tidak diberi makan, melainkan dijejali penjelasan bertele-tele tentang hukum makanan dan pengaruhnya," ujar Honda, yang gandrung balap mobil. Kepada Rektornya, ia jelaskan maksudnya kuliah bukan mencari ijasah. Melainkan pengetahuan. Penjelasan ini justru dianggap penghinaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat kerja kerasnya, desain Ring Pinston-nya diterima. Pihak Toyota memberikan kontrak, sehingga Honda berniat mendirikan pabrik. Eh malangnya, niatan itu kandas. Jepang, karena siap perang, tidak memberikan dana. Ia pun tidak kehabisan akal mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk mendirikan pabrik. Lagi-lagi musibah datang. Setelah perang meletus, pabriknya terbakar dua kali. Namun, Honda tidak patah semangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia bergegas mengumpulkan karyawannya. Mereka diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang dibuang oleh kapal Amerika Serikat, digunakan sebagai bahan mendirikan pabrik. Tanpa diduga, gempa bumi meletus menghancurkan pabriknya, sehingga diputuskan menjual pabrik Ring Pinstonnya ke Toyota. Setelah itu, Honda mencoba beberapa usaha lain. Sayang semuanya gagal. Akhirnya, tahun 1947, setelah perang Jepang kekurangan bensin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sini kondisi ekonomi Jepang porak-poranda. Sampai-sampai Honda tidak dapat menjual mobilnya untuk membeli makanan bagi keluarganya. Dalam keadaan terdesak, ia memasang motor kecil pada sepeda. Siapa sangka, "sepeda motor" – cikal bakal lahirnya mobil Honda - itu diminati oleh para tetangga. Mereka berbondong-bondong memesan, sehingga Honda kehabisan stok. Disinilah, Honda kembali mendirikan pabrik motor. Sejak itu, kesuksesan tak pernah lepas dari tangannya. Motor Honda berikut mobinya, menjadi "raja" jalanan dunia, termasuk Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi Honda, janganlah melihat keberhasilan dalam menggeluti industri otomotif. Tapi lihatlah kegagalan-kegagalan yang dialaminya. "Orang melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99% kegagalan saya", tuturnya. Ia memberikan petuah ketika Anda mengalami kegagalan, yaitu mulailah bermimpi, mimpikanlah mimpi baru. Kisah Honda ini, adalah contoh bahwa Suskes itu bisa diraih seseorang dengan modal seadanya, tidak pintar di sekolah, ataupun berasal dari keluarga miskin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 Resep keberhasilan Honda :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Selalu berambisi dan berjiwa muda.&lt;br /&gt;2. Hargailah teori yang sehat, temukan gagasan baru, khususkan waktu memperbaiki produksi.&lt;br /&gt;3. Senangi pekerjaan Anda dan usahakan buat kondisi kerja senyaman mungkin.&lt;br /&gt;4. Carilah irama kerja yang lancar dan harmonis.&lt;br /&gt;5. Selalu ingat pentingnya penelitian dan kerja sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trial and error&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk meraih kesuksesan, Anda perlu melakukan trial and error. Hal ini merupakan salah satu tolok ukur untuk menggapai kesuksesan. Tinggal sejauh mana kita mau dan berani mencoba kembali kegagalan itu. Sebelum mencoba lagi, pikirkan masak-masak langkah yang akan ditempuh. Kalau pun terjadi kesalahan kembali, jangan ragu-ragu melakukan perbaikan dan terus mencoba sampai Anda berhasil mengatasinya. Kunci utama trial and error adalah kerja keras dan tetap semangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah dengan demikian, Anda telah berdamai dengan kegagalan. Sehingga kegagalan bukan lagi momok yang menakutkan. Melainkan sesuatu yang harus dihadapi dan dilawan agar kegagalan itu tidak menggerogoti hidup Anda.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-5576719207718387972?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/5576719207718387972/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2011/09/kisah-sukses-soichiro-honda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/5576719207718387972'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/5576719207718387972'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2011/09/kisah-sukses-soichiro-honda.html' title='Kisah Sukses SOICHIRO HONDA'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-8118970664671195609</id><published>2011-04-20T01:18:00.000+07:00</published><updated>2011-04-20T01:18:05.536+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Family'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relationship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Respect'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Kisah Tentang Ayah, Anak, Kakek dan Cucu...</title><content type='html'>Suatu hari hidup seorang pria yang membesarkan anaknya seorang diri. Sang ibu meninggal saat melahirkan anak itu dan sang ayah mengajarkan anaknya segala hal yang dia ketahui. Anak ini bertumbuh dewasa dan tiba saatnya dia pergi ke desa terdekat untuk menemukan jodohnya. Berbulan-bulan berlalu dan anak muda ini kembali ke rumahnya dengan membawa seorang wanita sebagai istrinya. Mereka hidup bersama-sama di rumah ayah sang pemuda itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama kemudian mereka memiliki seorang anak. Ayah sang pemuda itu yang kini juga telah menjadi seorang kakek mulai mengajarkan cucunya segala hal yang dia ketahui, mengenai menghargai hutan, binatang-binatang dan kehidupan. Istri sang pemuda mulai merasa lelah tinggal bersama dengan orang tua itu dan berkata kepada suaminya agar orang tua itu keluar dari rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang pemuda berkata "Aku tidak bisa, ini rumah ayahku dan dia membangunnya untuk kita semua." Namun istrinya menjawab "Jika kau tidak membuatnya pergi maka aku akan membawa anakku untuk pergi dari sini." Setelah berpikir sang pemuda pun setuju untuk mengusir ayahnya dan berkata kepada anaknya "Anakku, besok ayah ingin kau membawa kakek pergi dan meninggalkannya. Berikan padanya selimut ini." Anak kecil itupun menangis "Mengapa ayah melakukan ini? Kakek telah banyak mengajarkan hal-hal yang tidak saya ketahui. Kenapa aku harus melakukan hal ini padanya?" Sang ayahpun menjawab "Nak, ikuti saja permintaan ayahmu ini." Dengan demikian keesokan paginya sang pemuda itu pergi berburu ke Utara dan sang cucu mengajak kakeknya pergi sejauh mungkin ke arah Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika malam tiba sang cucu terduduk di tempat tidurnya sambil menangis saat ayahnya pulang. Dia melihat selimut yang tadi masih ada di tempat tidur. "Nak, ayah kan sudah bilang untuk memberikan selimut ini kepada kakek?" "Aku berikan separuh selimut ini kepada kakek. Separuh yang lain akan aku simpan karena suatu hari selimut ini mungkin saja akan aku berikan kepada ayah." Pasangan itu pun kaget, dan mulai berpikir kesalahan bodoh yang telah mereka buat. Akhirnya merekapun pergi untuk menjemput sang kakek untuk kembali tinggal bersama-sama.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-8118970664671195609?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/8118970664671195609/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2011/04/kisah-tentang-ayah-anak-kakek-dan-cucu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/8118970664671195609'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/8118970664671195609'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2011/04/kisah-tentang-ayah-anak-kakek-dan-cucu.html' title='Kisah Tentang Ayah, Anak, Kakek dan Cucu...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-2902947233711175694</id><published>2011-04-17T14:50:00.000+07:00</published><updated>2011-04-17T14:50:33.941+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Priority'/><title type='text'>Gemar Menunda?</title><content type='html'>Archis, hakim kota Thebes di Yunani Kuno, sedang menikmati anggur dengan para perwira setempat. Tiba-tiba, muncul seorang kurir yang membawa surat berisi pemberitahuan bahwa ada persengkongkolan yang hendak menghabisi nyawanya. Maka ia diperingatkan untuk melarikan diri. Archis menerima surat itu. Akan tetapi, alih-alih membukanya, ia memasukkannya ke dalam kantong dan berkata kepada kurir itu, ”Urusan bisnis besok saja.” Keesokan harinya, ia tewas. Sebelum sempat membuka surat itu ia sudah ditangkap, dan ketika ia sempat membacanya - semua sudah terlambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penundaan memang tidak selalu berakibat fatal seperti yang menimpa Archis. Namun, kecenderungan menunda tugas biasanya menunjukkan kurangnya disiplin pribadi dan buruknya pengelolaan waktu.. Bahwa suatu tugas terasa berat, membosankan, atau tak menyenangkan - bukan alasan valid untuk menundanya. Kita justru perlu berkonsentrasi lebih untuk segera menyelesaikannya tepat waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;"Jangan menunda besok apa yang patut dilakukan hari ini, karena besok belum tentu Anda punya waktu dan kemampuan untuk melakukannya"&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-2902947233711175694?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/2902947233711175694/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2011/04/gemar-menunda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/2902947233711175694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/2902947233711175694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2011/04/gemar-menunda.html' title='Gemar Menunda?'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-443601481414046670</id><published>2011-03-23T06:16:00.000+07:00</published><updated>2011-03-23T06:16:10.653+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relationship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='True Story'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Awareness'/><title type='text'>Ray Charles</title><content type='html'>Seorang anak kecil buta terjatuh. Ia menangis meraung-raung, memanggil sang ibu. Biasanya seorang ibu tentu akan bergegas menghampiri anaknya, tetapi ibu si anak justru berdiam diri. Dari sudut ruangan, ia menyaksikan anaknya menangis dalam frustrasi. Namun anak itu perlahan bangkit, mengibaskan debu dari bajunya, lalu meraba jalannya sendiri menuju sang ibu. Dengan penuh air mata, sang ibu memeluk erat anaknya. Itulah sepenggal cerita masa kecil Ray Charles, legenda musik soul Amerika. Apa komentar Anda mengenai si ibu? Kejam? Tidak punya hati? Di adegan berikutnya, sang ibu menjelaskan tindakannya kepada Ray kecil: “Aku ingin kamu tahu … kamu itu buta, tetapi tidak bodoh.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersikap ”keras” kepada anak-anak atau generasi muda yang dipercayakan kepada kita, bukanlah hal yang tabu; sebab sikap demikian perlu untuk mendidik, asal melakukannya dengan tujuan dan cara yang benar. Sikap memanjakan generasi muda atau membiarkan mereka berbuat apa saja tanpa nasihat, justru menjadi pertanda tidak adanya tanggung jawab. Sebagai masa depan dunia, generasi muda membutuhkan didikan karakter dari otoritas di sekelilingnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;"Didikan memang kerap terasa menyakitkan, namun pasti membentuk karakter secara mengagumkan"&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-443601481414046670?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/443601481414046670/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2011/03/ray-charles.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/443601481414046670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/443601481414046670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2011/03/ray-charles.html' title='Ray Charles'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-7067756785502474028</id><published>2011-02-22T22:56:00.000+07:00</published><updated>2011-02-22T22:56:05.868+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Awareness'/><title type='text'>Maafkan Aku Bila Aku Mengeluh...</title><content type='html'>Hari ini, di sebuah bus, aku melihat seorang gadis cantik berrambut hitam kemilau. Aku iri melihatnya. Dia tampak begitu ceria, dan kuharap aku bisa merasakan keceriaan itu. Tiba-tiba dia terhuyung-huyung berjalan. Ternyata, dia mempunyai satu kaki saja, dan memakai tongkat kayu. Namun ketika lewat dia tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh Tuhan, maafkan aku bila aku mengeluh. Aku punya dua kaki. Dunia ini milikku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berhenti untuk membeli bunga lili. Anak laki-laki penjualnya begitu mempesona. Aku berbicara padanya. Dia tampak begitu gembira. Seandainya aku terlambat, tidaklah apa-apa. Ketika aku pergi, dia berkata, "Terima kasih. Menyenangkan berbicara dengan orang sepertimu. Engkau sudah begitu baik mau berbicara pada saya yang buta ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh Tuhan, maafkan aku bila aku mengeluh. Aku punya dua mata. Dunia ini milikku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, sementara berjalan. Aku melihat seorang anak dengan bola mata biru. Dia berdiri dan melihat teman-temannya bermain. Dia tidak tahu apa yang bisa dilakukannya. Aku berhenti sejenak, tanyaku, "Mengapa engkau tidak bermain dengan yang lain, nak?" Dia memandang ke depan tanpa bersuara, lalu aku tahu dia tidak bisa mendengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh Tuhan, maafkan aku bila aku mengeluh. Aku punya dua telinga. Dunia ini milikku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan dua kaki untuk membawa aku ke mana aku mau. Dengan dua mata untuk memandang mentari terbenam. Dengan dua telinga untuk mendengar apa yang ingin kudengar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh Tuhan, maafkan aku bila aku mengeluh...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-7067756785502474028?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/7067756785502474028/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2011/02/maafkan-aku-bila-aku-mengeluh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/7067756785502474028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/7067756785502474028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2011/02/maafkan-aku-bila-aku-mengeluh.html' title='Maafkan Aku Bila Aku Mengeluh...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-5969590268312180707</id><published>2011-02-18T19:00:00.000+07:00</published><updated>2011-02-18T19:00:09.317+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Anger'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relationship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Forgiveness'/><title type='text'>Lagi Dan Lagi...</title><content type='html'>Sungguh senangnya hati ketika kendaraan yang kita pakai sehari-hari dicuci bersih. Sayangnya, secemerlang apa pun kendaraan kita setelah dicuci, kita tak dapat mempertahankannya terus begitu. Jika kita memakainya lagi untuk beraktivitas, maka dalam sekejap ia bisa kembali menjadi begitu kotor. Hingga pekerjaan mencuci ini harus diulang. Lalu, kotor lagi. Harus dicuci lagi. Begitu seterusnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu kemiripan antara mencuci kendaraan dengan mengampuni kesalahan sesama - yakni harus dilakukan lagi dan lagi. Perselisihan, kerap kali justru terjadi di antara orang-orang yang terdekat - keluarga, sahabat, rekan sekerja. Itu sebabnya budaya meminta ampun dan mengampuni harus menjadi gaya hidup kita. Sungguh egois apabila kita yang telah diampuni oleh Yang Kuasa tidak mau melakukan hal yang sama terhadap sesama kita. Sudah sewajarnya kita dapat mengampuni lagi dan lagi - setiap kesalahan yang tertimpa kepada kita dari sesama saudara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Kita membutuhkan pengampunan Tuhan lagi dan lagi, mengapa kita tak mengampuni sesama lagi dan lagi juga?&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-5969590268312180707?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/5969590268312180707/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2011/02/lagi-dan-lagi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/5969590268312180707'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/5969590268312180707'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2011/02/lagi-dan-lagi.html' title='Lagi Dan Lagi...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-2900726658196852743</id><published>2011-02-17T17:39:00.000+07:00</published><updated>2011-02-17T17:39:13.566+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Determination'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Confidence'/><title type='text'>Pengkritik...</title><content type='html'>Walt Disney adalah salah satu raksasa entertainment terbesar di dunia ini. Apakah perjalanannya menuju sukses berlangsung mulus? Tidak selalu. Disney harus bertemu banyak pengkritik yang berusaha membunuh impiannya. Gagasan tentang tikus kartun pada zaman itu sangat konyol. Tak heran Disney harus menelan banyak kritik, sindiran, hinaan. Namun kini, anak-anak di seluruh dunia harus berterima kasih kepadanya karena berhasil mempertahankan impian dan tetap berusaha mewujudkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengkritik tak memandang orang. Tak peduli betapa kerasnya Anda bekerja. Tak peduli betapa hebatnya gagasan Anda. Tak peduli betapa luar biasanya bakat dan kemampuan Anda. Tak peduli Anda sosok yang sempurna. Anda tetap menjadi sasaran kritik. Tak seorang pun bebas dari kritik. Semua dihadapkan pada pilihan: membiarkan kritik membunuh impiannya atau memilih mempertahankan impian itu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Walt Disney yang kreatif itu pun menuai kritikan hebat, apalagi kita. Ya, para pengkritik ada di mana-mana. Kita tak dapat lepas dari pengkritik. Solusi terbaik adalah menghadapi semua kritikan itu dengan jiwa besar dan tidak membiarkan kritikan itu membunuh semua impian kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda sedang menuai sorotan serta kritikan tajam? Mungkinkah semangat Anda meredup atau bahkan hampir mati karenanya? Lihatlah bagaimana orang-orang sukses menghadapi kritik. Bersemangatlah kembali dan raih lagi impian Anda...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;“Criticism, like rain, should be gentle enough to nourish a man's growth without destroying his roots.”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-2900726658196852743?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/2900726658196852743/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2011/02/pengkritik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/2900726658196852743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/2900726658196852743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2011/02/pengkritik.html' title='Pengkritik...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-8278403108758923966</id><published>2011-02-13T22:05:00.000+07:00</published><updated>2011-02-13T22:05:56.051+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='True Story'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Sebuah Kisah Cinta Nyata di Hari Kasih Sayang</title><content type='html'>Di pihak manapun Anda berada (seorang aktivis anti-hari-valentine, atau seorang yang mempersiapkan coklat untuk kekasih spesialnya), topik tentang cinta selalu populer...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda salah seorang yang takut berurusan dengan cinta, kisah nyata yang diceritakan seorang suster sebuah rumah jompo tentang cinta ini mungkin dapat mencairkan hati Anda yang mulai membeku. Pemeran utama kisah ini bukanlah Romeo dan Juliet, tapi George dan Pearl. Begini kisahnya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;“Real love stories never have endings” - Richard Bach&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Hari itu adalah musim panas yang lembab dengan langit biru di bulan Juli dan saya memulai pekerjaan saya di sebuah rumah jompo. Setiap pagi George, seorang pria berusia 85 tahun sampai di lokasi dengan diantar bus khusus, tepat waktu untuk menikmati sarapan dengan Pearl, istrinya yang berusia 60 tahun. "&lt;i&gt;Sweet Girl Pearl&lt;/i&gt;" (sebagaimana George yang penuh kasih sayang menggambarkan istrinya) bergabung dalam rumah jompo kami pada bulan April dan George saat itu sedang berusaha untuk menyesuaikan diri untuk hidup terpisah dengan belahan jiwanya. George harus menghadapi kenyataan bahwa Pearl mungkin tidak akan pernah dapat meninggalkan rumah jompo ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pearl didiagnosa menderita penyakit &lt;i&gt;Alzheimer &lt;/i&gt;dan semakin lama kondisinya semakin memburuk. Pada tahap lanjutan, Pearl telah lupa cara berjalan dan terpaksa menggunakan kursi roda untuk berkeliling rumah didorong oleh George yang terus tersenyum. "Hanya mengajak istri tercinta &lt;i&gt;tour &lt;/i&gt;keliling rumah," begitu responnya saat seseorang bertanya tentang istrinya. Saya biasanya melihat mereka berdua di teras, bergandengan tangan di tempat yang teduh. Mereka berdua duduk terdiam tapi mereka memberikan senyum manis mereka pada siapapun yang lewat. Mereka selalu bergandengan tangan kecuali pada saat George mendorong kursi roda Pearl.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki bulan Juni, Pearl mulai tidak mengenali George, tetapi hal ini sepertinya tidak jadi masalah bagi George. Setiap pagi George secara rutin datang ke rumah jompo, menyalami istrinya dengan sebuah kecupan lembut di pipi, dan mendorong kursi roda istrinya ke aula untuk menikmati sarapan bersama. George memegang garpu untuk menyuapi istrinya dengan satu tangan, dan dia menggunakan tangan lainnya untuk merangkul istrinya. Mereka tidak pernah melepaskan genggaman tangannya, tersenyum dan terus duduk dalam kesunyian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian di bulan Juli saat saya mendorong kursi roda pasien lain menuju kantin, saya merasakan sesuatu yang salah. Sesuatu terasa berbeda. George dan Pearl tidak ada di tempat mereka biasanya, sambil menikmati sarapan bersama. Saya memanggil suster lain untuk menggantikan saya karena saya ingin melihat keadaan Pearl di kamarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat saya memasuki ruangan Pearl, saya menemukan mereka berdua. Pearl sedang menatap langit-langit dan George sambil menggenggam tangan istrinya, mengangkat kepala dan melihat kepada saya. George menyapa saya, dan saya menyadari bahwa George baru saja menangis dengan mendengar suara sengaunya. Saat saya menghampiri tempat tidur Pearl, saya menyadari bahwa dia tidak bernapas dan segera memanggil dokter dilanjutkan dengan memberikan napas buatan. Setelah dokter tiba, beliau mengkonfirmasikan sesuatu yang telah saya ketahui sebelumnya. Pearl telah meninggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;George bercerita pada saya bahwa Pearl telah menunggu dirinya. Dia duduk di samping tempat tidur, menggenggam tangannya dan untuk pertama kalinya setelah sekian bulan, Pearl mengenali suami tercintanya dan bicara padanya "George, cinta kita tidak akan pernah mati. Saya mencintaimu George." Sambil menutup matanya dan pergi dengan damai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;George sangatlah luar biasa. Dia berada di sana setiap hari walaupun kondisi fisik istrinya memburuk dan tidak dapat membalas setiap kebaikan George. Hal itu sepertinya tidak menjadi masalah bagi George. Dia hadir di sana untuk istrinya dan itu sudah cukup untuk membuatnya bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum George pergi, dia memberi saya sebuah pelukan yang hangat. Dia berterima kasih pada saya karena telah menolong istrinya, dan mendengar isakan saya sepertinya dia tahu bahwa saya juga kehilangan Pearl. Dia berkata pada saya jangan bersedih, dan segalanya baik-baik saja. Saya sangat malu saat dia menghibur saya dimana seharusnya sayalah yang harus menghibur dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menunggu di depan bersama George. Bus yang biasa dinaikinya telah datang. Hal terakhir yang dia katakan sebelum dia meninggalkan rumah jompo kami untuk yang terakhir kalinya adalah "Pearl belum meninggalkan saya. Dia masih ada di sini. Dia akan selalu ada bersama saya. Cinta kami terlalu kuat untuk dapat mati." Saat saya melihat bus itu menjauh, George melambaikan tangannya di jendela. Sebagai balasannya saya memberikan sebuah senyum yang dibuat-buat untuk membalas semua sikap positifnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;“Cinta tidak harus berarti mengucapkan kata-kata, tapi cukup dengan mengetahui kita dicintai. Cukup hadir di sisinya.”&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Saya berharap masih banyak George-George lainnya di luar sana yang mengerti apa arti sesungguhnya dari cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun Jay Leno pernah berkata bahwa hari Valentine adalah sebuah hari untuk memeras kaum pria, tetaplah cintai pasanganmu. Belajar seperti George yang dapat mencintai istrinya tanpa syarat dan tanpa pamrih. Selamat Hari Kasih Sayang...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-8278403108758923966?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/8278403108758923966/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2011/02/sebuah-kisah-cinta-nyata-di-hari-kasih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/8278403108758923966'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/8278403108758923966'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2011/02/sebuah-kisah-cinta-nyata-di-hari-kasih.html' title='Sebuah Kisah Cinta Nyata di Hari Kasih Sayang'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-1260626047868260909</id><published>2011-02-08T00:48:00.000+07:00</published><updated>2011-02-08T00:48:05.081+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humble'/><title type='text'>Lemah Lembut</title><content type='html'>Kalau kamu tidak berubah, tinggalkan rumah ini!” seru Joe sang ayah pada Tim, anaknya, yang terlibat pergaulan bebas. Tim langsung minggat. Menyewa indekos. Suatu malam Joe ditelepon seseorang. “Anakmu ada di penjara. Ia terlibat perdagangan narkoba!” Segera Sang Ayah mencarinya di penjara, tetapi anaknya tidak ada di situ. Ternyata berita telepon itu salah sambung. Maka, Joe berusaha mencari tempat kos Tim. Menjelang subuh baru ketemu. Anaknya itu sedang tidur. Ia masuk ke kamarnya, berlutut dan memeluknya, lalu berkata: “Tim, kamu baik-baik saja, kan? Ayah sayang padamu!” Ketika Tim melihat kelemahlembutan ayahnya, hatinya pun tersentuh. Ia pun pulang dan bertobat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelemahlembutan kadang dipandang sebagai kelemahan. Orang lebih suka bersikap keras untuk menunjukkan kuasa dan wibawa, padahal justru kelemahlembutan lebih ampuh! Berusaha mendengar dan memahami kebutuhan orang lain. Belajar merendah dan melayani. Sikap itulah yang membuat seseorang disegani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kita dikenal sebagai orang yang kasar atau lemah lembut? Suka memotong pembicaraan atau membiarkan orang lain berbicara? Pemarah atau mudah mengalah? Jika kita mau dihormati, terapkan kelemahlembutan dalam hidup kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-1260626047868260909?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/1260626047868260909/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2011/02/lemah-lembut.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/1260626047868260909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/1260626047868260909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2011/02/lemah-lembut.html' title='Lemah Lembut'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-5816595568910778497</id><published>2011-01-21T16:34:00.002+07:00</published><updated>2011-01-21T16:51:17.609+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relationship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Awareness'/><title type='text'>Arti Cinta Dalam Sebuah Pernikahan...</title><content type='html'>Berikut saya kutip sebuah kisah sederhana dari sebuah blog, yang menggambarkan arti cinta dalam sebuah pernikahan : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Suami saya adalah seorang Insinyur, saya mencintai karakternya yang mantap dan saya mencintai perasaan hangat saat saya berbaring di bahu lebarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga tahun masa berpacaran, dua tahun menikah; harus saya akui bahwa saya mulai merasa lelah. Alasan saya dahulu mencintainya telah berubah menjadi penyebab semua perasaan gelisah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya adalah seorang wanita yang sentimentil dan sangat sensitif ketika berkaitan dengan nilai sebuah hubungan dan perasaan, saya merindukan masa-masa romantis bagai seorang gadis kecil mengharapkan permen manis. Sedangkan suami saya adalah kebalikan saya, sifat yang tidak sensitif dan ketidak mampuan untuk menghadirkan momen romantis dalam pernikahan kami telah mengecilkan arti cinta di dalam hati saya. Suatu hari saya akhirnya memutuskan untuk mengatakan kepadanya mengenai sebuah keputusan besar, bahwa saya ingin bercerai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kenapa?" tanyanya, sambil terkejut. "Aku lelah, aku merasa tidak ada alasan untuk mempertahankan semua ini!" jawab saya. Dia terus terdiam sepanjang malam, sepertinya berpikir sangat dalam dengan ditemani rokok yang terus menyala. Perasaan kecewa saya semakin mendalam, hadir di depan saya seorang pria yang bahkan tidak dapat mengekspresikan kesulitannya, apa lagi yang dapat saya harapkan dari dia? Dan akhirnya dia bertanya kepada saya : "Apa yang dapat aku lakukan untuk mengubah pikiranmu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang pernah berkata, sangat sulit untuk mengubah kepribadian seseorang, dan saya merasa telah kehilangan kepercayaan terhadapnya. Sambil menatap matanya dalam-dalam saya menjawab : "Aku akan menanyakan sebuah pertanyaan, jika kau dapat menjawabnya dan meyakinkan hatiku, aku akan berubah pikiran. Misalkan, aku menginginkan sekuntum bunga yang berada di tebing gunung yang curam, dan kita berdua tahu bahwa dengan mengambil bunga itu akan mengakibatkan kau meninggal, apakah kau tetap akan melakukannya buatku?" Dia menjawab : "Aku akan memberikan jawabannya besok..." Harapan saya pun kandas dengan mendengar respon seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bangun keesokan paginya dan tidak menemukan dia, namun sebagai gantinya ada sebuah kertas bertuliskan sesuatu di meja makan dekat pintu depan di bawah gelas susu, yang berkata... "Sayangku, aku tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tapi biarkan aku menjelaskan alasannya lebih jauh..." Baris pertama telah menghancurkan hati saya. Namun saya terus membaca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ketika kau menggunakan komputer dan kau selalu mengacaukan program-program di dalamnya, kau menangis di depan monitor. Aku harus menyimpan jari-jariku supaya aku dapat membantu memulihkan program-program yang kacau tersebut. Kau selalu ketinggalan kunci rumah sebelum berangkat, sehingga aku harus memelihara kaki-kakiku supaya dapat berlari untuk membukakan pintu untukmu. Kau suka bepergian tapi kau selalu kehilangan arah di sebuah kota baru, aku harus menjaga mataku untuk menunjukkan jalan kepadamu. Kau selalu mengalami keram ketika "sahabat baik"mu datang setiap bulan, aku harus menjaga telapak tanganku supaya aku dapat menenangkan keram di perutmu. Kau suka berada di dalam rumah, dan saya kuatir kau akan terjangkit penyakit autis. Aku harus menjaga mulutku supaya dapat bercerita lelucon-lelucon dan kisah-kisah menarik untuk menyembuhkan rasa bosanmu. Kau selalu menatap layar komputer, dan hal itu tidak baik bagi matamu, aku harus memelihara mataku supaya saat kita tua, aku dapat membantumu menggunting kuku dan membantumu mencabut rambut-rambut putih yang menjengkelkan. Juga supaya aku dapat menggandeng tanganmu ketika berjalan menyusuri pantai, sambil menikmati sinar mentari dan pasir yang indah... Dan memberitahumu warna bunga-bunga yang berseri seperti wajah mudamu... Demikian, sayangku, kecuali aku yakin bahwa ada seseorang yang dapat mencintaimu lebih dari aku... Aku tidak akan memetik bunga itu, dan mati..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mataku jatuh menetes di atas kertas, memudarkan tinta tulisan tangannya... dan saat saya meneruskan membaca... "Sekarang, setelah kau selesai membaca jawabanku, jika kau puas, tolong bukakan pintu depan karena aku sedang berdiri di sana sambil membawa roti dan susu segar kesukaanmu... Saya berlari membuka pintu depan, dan melihat wajahnya yang penasaran, dengan kedua tangannya mencengkram sebotol susu dan sepotong roti...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang saya sangat yakin bahwa tidak akan ada orang lain yang mencintai saya seperti dia, dan saya memutuskan untuk tidak memetik dan membiarkan bunga bunga itu di tebing...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : http://academictips.org/blogs/great-marriage-story/&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Itulah hidup dan cinta. Ketika seseorang diselimuti cinta, perasaan yang meluap mulai memudar, dan seseorang cenderung untuk mengacuhkan cinta sejati yang justru menjadi dasar dari perasaan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta hadir dalam berbagai bentuk, kecil maupun besar; cinta tidak pernah hadir dalam sebuah model tertentu, ia bisa menjadi bentuk yang paling membosankan... Bunga-bunga, dan momen-momen romantis hanya digunakan dan muncul di permukaan dari sebuah hubungan. Dasar dari semua ini, sebuah pilar cinta sejati berdiri... dan itulah hidup kita... Cinta, bukan kata-kata yang mengatasi segalanya...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-5816595568910778497?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/5816595568910778497/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2011/01/arti-sebuah-pernikahan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/5816595568910778497'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/5816595568910778497'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2011/01/arti-sebuah-pernikahan.html' title='Arti Cinta Dalam Sebuah Pernikahan...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-4616992809044507929</id><published>2011-01-07T11:48:00.000+07:00</published><updated>2011-01-07T11:48:46.399+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Family'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relationship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='True Story'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Forgiveness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Generosity'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Tie a Yellow Ribbon Around the Old Oak Tree</title><content type='html'>Pada tahun 1971 surat kabar New York Post menulis kisah nyata tentang seorang pria yang hidup di sebuah kota kecil di White Oak, Georgia, Amerika. Pria ini menikahi seorang wanita yang cantik dan baik, sayangnya dia tidak pernah menghargai istrinya. Dia tidak menjadi seorang suami dan ayah yang baik. Dia sering pulang malam-malam dalam keadaan mabuk, lalu memukuli anak dan isterinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu malam dia memutuskan untuk mengadu nasib ke kota besar, New York. Dia mencuri uang tabungan isterinya, lalu dia naik bis menuju ke utara, ke kota besar, ke kehidupan yang baru. Bersama-sama beberapa temannya dia memulai bisnis baru. Untuk beberapa saat dia menikmati hidupnya. Seks bebas, perjudian, obat-obatan. Dia menikmati semuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan berlalu. Tahun berlalu. Bisnisnya gagal, dan ia mulai kekurangan uang. Lalu dia mulai terlibat dalam perbuatan kriminal. Ia menulis cek palsu dan menggunakannya untuk menipu uang orang. Akhirnya pada suatu saat naas, dia tertangkap. Polisi menjebloskannya ke dalam penjara, dan pengadilan menghukum dia tiga tahun penjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang akhir masa penjaranya, dia mulai merindukan rumahnya. Dia merindukan istrinya. Dia rindu keluarganya. Akhirnya dia memutuskan untuk menulis surat kepada istrinya, untuk menceritakan betapa menyesalnya dia. Bahwa dia masih mencintai isteri dan anak-anaknya. Dia berharap dia masih boleh kembali. Namun dia juga mengerti bahwa mungkin sekarang sudah terlambat, oleh karena itu ia mengakhiri suratnya dengan menulis, "Sayang, engkau tidak perlu menunggu aku. Namun jika engkau masih ada perasaan padaku, maukah kau nyatakan? Jika kau masih mau aku kembali padamu, ikatkanlah sehelai pita kuning bagiku, pada satu-satunya pohon beringin yang berada di pusat kota. Apabila aku lewat dan tidak menemukan sehelai pita kuning, tidak apa-apa. Aku akan tahu dan mengerti. Aku tidak akan turun dari bis, dan akan terus menuju Miami. Dan aku berjanji aku tidak akan pernah lagi menganggu engkau dan anak-anak seumur hidupku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya hari pelepasannya tiba. Dia sangat gelisah. Dia tidak menerima surat balasan dari isterinya. Dia tidak tahu apakah isterinya menerima suratnya atau sekalipun dia membaca suratnya, apakah dia mau mengampuninya? Dia naik bis menuju Miami, Florida, yang melewati kampung halamannya, White Oak. Dia sangat sangat gugup. Seisi bis mendengar ceritanya, dan mereka meminta kepada sopir bus itu, "Tolong, pas lewat White Oak, jalan pelan-pelan... saya mau melihat apa yang akan terjadi..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hatinya berdebar-debar saat bis mendekati pusat kota White Oak. Dia tidak berani mengangkat kepalanya. Keringat dingin mengucur deras. Akhirnya dia melihat pohon itu. Air mata menetas di matanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia tidak melihat sehelai pita kuning...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada sehelai pita kuning....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan sehelai...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melainkan ada seratus helai pita-pita kuning... Bergantungan di pohon beringin itu... Seluruh pohon itu dipenuhi pita kuning!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah nyata ini menjadi lagu hits nomor satu pada tahun 1973 di Amerika. Sang sopir langsung menelpon surat kabar dan menceritakan kisah ini. Seorang penulis lagu menuliskan kisah ini menjadi lagu, "Tie a Yellow Ribbon Around the Old Oak Tree", dan ketika album ini di-rilis pada bulan Februari 1973, langsung menjadi hits pada bulan April 1973. Sebuah lagu yang manis, namun mungkin masih jauh lebih manis jika kita bisa melakukan apa yang ditorehkan lagu tersebut...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-4616992809044507929?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/4616992809044507929/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2011/01/tie-yellow-ribbon-around-old-oak-tree.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/4616992809044507929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/4616992809044507929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2011/01/tie-yellow-ribbon-around-old-oak-tree.html' title='Tie a Yellow Ribbon Around the Old Oak Tree'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-711329178101917573</id><published>2010-12-30T09:43:00.000+07:00</published><updated>2010-12-30T09:43:19.021+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friendship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Integrity'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humble'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Influence'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Decision'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Esteem'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Reflection'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Generosity'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Awareness'/><title type='text'>11 Cara Untuk Menjadikan Tahun Ini Sebagai Tahun Yang Terbaik</title><content type='html'>Hari ini adalah waktu yang indah untuk melihat kembali dan bercermin pada momen-momen yang telah berlalu, kemenangan-kemenangan yang telah Anda raih, waktu yang telah Anda habiskan dengan keluarga dan teman, dan pilihan-pilihan baik yang telah Anda buat dalam usaha/karir Anda. Tapi untuk dapat bertumbuh dan berkembang baik secara pribadi maupun secara profesional, Anda juga harus melihat ke belakang dan mengakui ada beberapa hal yang telah menjadi tantangan bagi Anda, hal-hal yang tidak berjalan dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada yang salah dengan kemunduran, bahkan saya percaya jika kita tidak memiliki kendala yang perlu diatasi dalam kehidupan ini, kita tidak akan dapat belajar dan bertumbuh. Thomas Watson, pendiri IBM pernah berkata, "Jika Anda ingin meningkatkan tingkat keberhasilan Anda, lebih baik Anda bersiap-siap untuk meningkatkan tingkat kegagalan Anda."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua memiliki harapan dan mimpi untuk masa depan. Sebentar lagi lembaran rencana tahunan kita akan dihapus bersih dan memulai segalanya dengan baru dan segar. Mengapa tidak meluangkan waktu sejenak untuk merenungkan tentang mimpi dan cita-cita Anda untuk tahun yang akan datang? Dalam bidang apa Anda ingin bertumbuh? Apa yang sesungguhnya penting bagi Anda? Tantangan apa yang ingin Anda hadapi? Banyak dari kita tidak menyadari bahwa kita dapat memperoleh sesuatu ketika kita melepaskan bakat tersembunyi yang kita miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membantu Anda menjadikan tahun mendatang sebagai tahun yang terbaik, luangkan waktu sebentar untuk merenungkan 11 saran ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tantang Diri Anda&lt;br /&gt;Miliki pandangan yang jelas dan fokus pada apa yang ingin Anda capai dan tentukan kurun waktunya. Tantang diri Anda untuk menjadi yang terbaik dalam setiap waktu. Visualisasikan apa yang ingin Anda raih. Bayangkan hal itu dalam benak Anda. Tulis harapan-harapan Anda, buat sebuah rencana pelaksanaan, dan jangan pernah ragu rencana tersebut tidak akan berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Temukan Faktor Cinta&lt;br /&gt;Tempatkan diri Anda dalam lingkungan orang-orang yang penuh kasih dan suportif. Jauhi orang-orang yang menjatuhkan Anda, orang-orang yang merendahkan mimpi-mimpi Anda. Hargai orang-orang istimewa dalam hidup Anda dan biarkan mereka mengetahui bahwa Anda menghargai mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Dedikasikan Waktu Berkualitas&lt;br /&gt;Hidup ini sangat berharga, manfaatkan sebaik-baiknya setiap hari. Bangun pagi, luangkan waktu berkualitas untuk diri Anda sendiri dan juga dengan orang-orang yang Anda kasihi. Pergilah berjalan-jalan, berolahraga, membaca buku. Hargai waktu-waktu yang Anda habiskan bukan hanya dengan orang-orang terdekat, tapi juga waktu yang Anda gunakan untuk diri Anda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Perbesar Zona Nyaman Anda&lt;br /&gt;Lakukan sedikitnya sebuah hal dalam sehari yang membuat Anda merasa tidak nyaman. Paksa diri Anda, dan Anda akan terkejut mengetahui sejauh mana Anda dapat mendorong diri Anda sendiri. Ingatlah sisi lain dari rasa takut adalah kebebasan. Tetap stagnan berarti tidak bertumbuh. Untuk meraih potensi penuh, Anda harus bangkit di atas rasa takut dan membubung bagai seekor elang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Bergairah&lt;br /&gt;Tunjukkan gairah dalam setiap hal yang Anda lakukan. Biarkan hal itu terlihat melalui bahasa tubuh, dalam senyum dan suara Anda. Biarkan mata Anda berkilau. Biarkan dunia melihat dan mendengarkan antusiasme dan merasakan semangat Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Layani Orang Lain&lt;br /&gt;Jadilah teladan dan guru bagi orang lain. Jadikan diri Anda seorang sukarelawan dalam komunitas dan bantu orang lain untuk meraih mimpi mereka. Dunia Anda akan diperkaya dan menjadi lebih baik dengan berbagi talenta dan memberikannya secara gratis. Tinggalkan sebuah warisan yang abadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Jangan Dipusingkan Dengan Hal-Hal Kecil&lt;br /&gt;Tinggalkan hal-hal kecil yang tidak dapat Anda kendalikan. Jangan menganggapnya terlalu serius. Sadari bahwa kesempurnaan bukanlah satu-satunya pilihan. Jangan biarkan ketidak-sempurnaan hidup mengganggu Anda. Ringankan perasaan Anda dan lihat sisi jenaka dari hal-hal yang berjalan salah, dan pelajarilah kesalahan tersebut. Jadilah toleran, tersenyum... Jangan habiskan energi Anda untuk hal-hal kecil, Anda masih memiliki hal-hal lain yang lebih besar untuk dikerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Hidup Dalam Kejujuran&lt;br /&gt;Selalu jujur terhadap diri Anda sendiri. Banggalah dengan apa yang Anda lakukan. Hargai diri Anda sendiri. Terimalah orang lain dengan kekurangan mereka. Tunjukkan kasih, kepedulian dan niat baik sebagai sesama manusia. Hidup dengan bermartabat. Jalani sebuah kehidupan dengan tujuan dan hargailah nilai-nilai yang ada dalam diri Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Tunjukkan Rasa Syukur&lt;br /&gt;Tunjukkan rasa syukur dan katakan terima kasih kepada orang-orang yang telah membantu Anda. Kirimkan sebuah surat dengan tulisan tangan pribadi kepada orang-orang yang telah membantu dan menyentuh batin Anda. Telepon seorang sahabat atau orang yang Anda kasihi dan katakan betapa berharganya mereka bagi Anda. Berikan pujian pada sesama rekan kerja atau rekan bisnis pada saat mereka berprestasi. Tunjukkan pada orang bahwa Anda menghargai dan peduli terhadap mereka. Tindakan penuh kebaikan tidaklah sulit untuk dilakukan namun sangat berarti bagi mereka yang menerimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Rayakan Keberhasilan&lt;br /&gt;Banggalah terhadap prestasi Anda. Luangkan waktu untuk merayakan pencapaian Anda dan orang lain walaupun itu hanyalah sebuah kesuksesan kecil. Selain itu Anda juga harus tetap rendah hati dan bermartabat, peka terhadap orang-orang yang tidak seberuntung Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Pancarkan Sikap Positif&lt;br /&gt;Saya tidak dapat mengungkapkan betapa pentingnya untuk memiliki sebuah sikap positif dan percaya pada diri Anda sendiri. Ya, Anda bisa saja bertujuan baik, Anda bisa saja bertekad, namun tanpa sebuah sikap positif dalam diri dan kehidupan, Anda tidak akan berhasil. Impian akan mati, cita-cita akan menghilang, kemurungan dan kegelapan akan menggantikan langit biru dan sinar mentari dalam pikiran dan hati Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah bahwa orang seringkali melupakan apa yang Anda katakan atau lakukan bagi mereka, namun mereka tidak akan pernah melupakan bagaimana Anda mempengaruhi perasaan mereka. Buat suatu komitmen bagi diri Anda sendiri bukan hanya untuk menjadikan tahun berikutnya sebagai tahun yang terbaik, tapi juga untuk menolong orang yang Anda kasihi untuk dapat memperoleh tahun yang terbaik juga bagi mereka.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-711329178101917573?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/711329178101917573/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/12/11-cara-untuk-menjadikan-tahun-ini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/711329178101917573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/711329178101917573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/12/11-cara-untuk-menjadikan-tahun-ini.html' title='11 Cara Untuk Menjadikan Tahun Ini Sebagai Tahun Yang Terbaik'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-2719666903698592294</id><published>2010-12-24T16:13:00.000+07:00</published><updated>2010-12-24T16:13:20.570+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><title type='text'>Saat Tuhan Berkata Tidak...</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;Saya meminta Tuhan untuk menghilangkan rasa sakit saya.&lt;br /&gt;Tapi Tuhan berkata, Tidak.&lt;br /&gt;Yang harus dilakukan bukanlah Aku yang menghilangkan rasa sakit itu,&lt;br /&gt;tapi justru bagimu untuk menyerahkan rasa sakit itu kepadaKu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya meminta Tuhan untuk menghilangkan cacad dari tubuh saya.&lt;br /&gt;Tapi Tuhan berkata, Tidak.&lt;br /&gt;Jiwamu sudah sempurna,&lt;br /&gt;sedangkan tubuhmu hanya sementara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya meminta Tuhan untuk memberikan saya kesabaran.&lt;br /&gt;Tapi Tuhan berkata, Tidak.&lt;br /&gt;Kesabaran adalah buah dari kesengsaraan,&lt;br /&gt;dan kesabaran bukanlah dianugrahkan, tapi diusahakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya meminta Tuhan untuk memberikan saya kebahagiaan.&lt;br /&gt;Tapi Tuhan berkata, Tidak.&lt;br /&gt;Aku memberikan kepadamu anugrah dan berkat,&lt;br /&gt;kebahagiaan itu tergantung dirimu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya meminta Tuhan untuk menghilangkan penderitaan saya.&lt;br /&gt;Tapi Tuhan berkata, Tidak.&lt;br /&gt;Penderitaan menjauhkanmu dari hal-hal duniawi,&lt;br /&gt;dan membawamu mendekat kepadaKu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya meminta Tuhan untuk mendewasakan saya.&lt;br /&gt;Tuhan berkata, Tidak.&lt;br /&gt;Kau harus bertumbuh sendiri,&lt;br /&gt;tapi Aku akan membantumu untuk berbuah lebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya meminta semua hal yang saya sukai dalam hidup.&lt;br /&gt;Tapi Tuhan berkata, Tidak.&lt;br /&gt;Aku akan memberimu kehidupan supaya kau dapat menikmati semua hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya meminta kepada Tuhan untuk dapat mencintai orang lain seperti Dia mencintai diri saya.&lt;br /&gt;Dan Tuhanpun berkata...&lt;br /&gt;Ahhhh, akhirnya kau mengerti.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Terkadang kita sebagai manusia sering mempertanyakan mengapa Tuhan membiarkan hal-hal buruk terjadi dalam hidup kita. Yang harus kita sadari adalah rencana dan waktuNya bukanlah rencana dan waktu manusia. Kuatkanlah keyakinan kita bahwa Tuhan itu ada, dan dia peduli terhadap kita. Seringkali hal-hal mengerikan terjadi justru untuk membuat kita menjadi lebih baik lagi. Proses pembentukan dari Tuhan tidaklah mudah, bagaikan emas yang dimurnikan dengan bara api. Tapi saat semuanya selesai, hasilnya akan mengejutkan kita semua. Sebuah kehidupan yang berkenan dimataNya, yang telah dibentuk sesuai dengan rencanaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan tidak selalu menjawab "Ya" dalam doa-doa kita. Tapi itu bukan berarti bahwa Tuhan tidak lagi peduli terhadap kita, dan justru sebaliknya, Tuhan terlalu peduli dengan manusia sehingga dia mau repot-repot membentuk manusia dalam proses kehidupan di dunia ini. Pada malam Natal ini marilah kita menyadari bahwa Tuhan itu baik, dan selalu baik walaupun banyak hal-hal buruk terjadi dalam hidup kita. 2000 tahun yang lalu Dia datang ke dunia ini sebagai manusia biasa, sebuah anugrah terbesar bagi kita umat manusia. KasihNya saat itu tidak berubah sampai sekarang, Dia tetap mengasihi kita semua sampai detik ini. Jangan pernah merasa kecewa saat Tuhan berkata "Tidak" dalam kehidupan kita, sebab rancanganNya bukanlah rancangan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Merry Christmas 2010 and Happy New Year 2011&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-2719666903698592294?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/2719666903698592294/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/12/saat-tuhan-berkata-tidak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/2719666903698592294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/2719666903698592294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/12/saat-tuhan-berkata-tidak.html' title='Saat Tuhan Berkata Tidak...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-6966314076652970708</id><published>2010-12-17T04:43:00.000+07:00</published><updated>2010-12-17T04:43:31.239+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Determination'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Esteem'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Reflection'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Confidence'/><title type='text'>True To Yourself...</title><content type='html'>Semua orang tahu : Anda tidak dapat menjadi segalanya bagi semua orang. Anda tidak dapat melakukan segala hal sekaligus. Anda tidak dapat melakukan segalanya dengan baik secara merata. Anda tidak dapat melakukan semua hal dan menjadi lebih baik dari semua orang. Sisi kemanusiaan Anda sangat nampak jelas sama seperti orang-orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi : Anda harus menemukan siapa diri Anda, dan jadilah seperti itu. Anda harus memutuskan hal apa yang utama, dan lakukanlah. Anda harus menemukan kekuatan Anda, dan mulai menggunakannya. Anda harus belajar untuk tidak bersaing dengan orang lain, karena tidak seorangpun berada dalam sebuah kontes untuk menjadi seperti Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu : Anda akan belajar menerima keunikan diri Anda. Anda akan belajar menentukan prioritas dan mengambil keputusan. Anda akan belajar untuk hidup dengan keterbatasan Anda. Anda akan belajar menghargai hal-hal yang memang patut dihargai. Dan Anda akan menjadi seorang manusia yang berarti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berani untuk percaya : Bahwa Anda adalah seorang pribadi yang indah dan unik. Menyadari bahwa diri Anda adalah bagian dari sejarah yang terjadi hanya sekali. Mengetahui bahwa untuk menjadi diri Anda bukan hanya hak Anda, tapi juga kewajiban Anda. Meyakini bahwa hidup bukanlah sebuah masalah untuk dipecahkan, tapi sebuah anugrah yang patut disyukuri. Dan akhirnya dengan semua ini Anda akan dapat terus bangkit dalam menghadapi hal-hal yang biasanya membuat Anda terpuruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;“Being happy doesn't mean that everything is perfect. It means that you've decided to look beyond the imperfections.” &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-6966314076652970708?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/6966314076652970708/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/12/true-to-yourself.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/6966314076652970708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/6966314076652970708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/12/true-to-yourself.html' title='True To Yourself...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-2231881252603381894</id><published>2010-12-01T02:21:00.000+07:00</published><updated>2010-12-01T02:21:46.437+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relationship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Influence'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Judgement'/><title type='text'>Menjaga Lidah...</title><content type='html'>Lahir dalam keluarga miskin dengan banyak anak, tidaklah mudah. Kurang terurus, nakal, tak dihargai. Di kelas 3 SD, guru saya berkata: “Hei, kamu adiknya Badu ya? Jangan buat ulah seperti kakakmu, ya - sudah goblok, nakal lagi, tahu sendiri nanti!” Ucapan itu seperti kutuk yang menusuk hati. Setahun itu, saya tersiksa. Saya jadi suka bolos, malas belajar, dan akhirnya tidak naik kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun ajaran berikutnya, dengan baju lusuh dan celana bertambal, saya mengulang kelas 3. Malu rasanya. Namun, setelah 2 bulan, guru baru saya berkata, “Kamu bukan anak bodoh, tetapi anak pintar. Ibu akan buktikan.” Kata-kata berkat itu mengiang dan membakar semangat saya untuk belajar. Walau saya harus menunggu malam, agar bisa meminjam buku teman yang telah selesai belajar - sebab saya tak mampu membeli. Menjelang penerimaan rapor, ibu guru memanggil saya. Ia bandingkan rapor saya dengan si juara 1, ternyata nilai saya ada di atasnya. Hanya, karena sudah mengulang, saya tak bisa menjadi juara satu. Namun, kata penguatannya terngiang hingga kini, khususnya saat menghadapi kesulitan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarlah berkat saja yang keluar dari mulut kita. Kata yang terucap tak bisa ditarik kembali, dan ia bisa membangun atau menghancurkan. Jagalah lidah kita dalam bertutur kata...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;Marilah Jaga Mulut Kita, Ucapkan Berkat Bukannya Mengutuk&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-2231881252603381894?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/2231881252603381894/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/12/menjaga-lidah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/2231881252603381894'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/2231881252603381894'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/12/menjaga-lidah.html' title='Menjaga Lidah...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-662123231907701512</id><published>2010-11-23T17:03:00.000+07:00</published><updated>2010-11-23T17:03:42.165+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friendship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relationship'/><title type='text'>Mengalah...</title><content type='html'>Ada sebuah cerita tentang dua kakak beradik yang hidup rukun. Rumah mereka bersebelahan. Sampai memasuki usia lanjut, tak sekali pun mereka berselisih paham. Perbedaan pendapat di antara mereka tentu ada, tetapi tidak membuat mereka bertengkar apalagi saling membenci. Suatu hari si adik berkata, “Saudaraku, kita telah lama hidup berdampingan, dan tidak pernah sekali pun kita bertengkar tentang apa pun. Aku punya ide, bagaimana kalau untuk sekali ini kita bertengkar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kakaknya berpikir sejenak, “Baiklah,” katanya. ”Apa yang akan kita pertengkarkan?” ia bertanya. “Bagaimana kalau sepiring nasi yang sedang kamu makan itu?” usul sang adik. Kakaknya setuju. Si adik lalu merebut piring nasi dari tangan kakaknya sambil berkata ketus, “Nasi ini kepunyaanku, kamu tidak boleh mengambilnya sedikit pun!” Sang kakak memandang si adik. “Baiklah, ambil saja,” katanya. Dan pertengkaran pun selesai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertengkaran besar antar saudara atau antar teman, kerap terjadi karena adanya sikap tidak mau mengalah. Masing-masing ngotot mempertahankan pendapat dan keinginannya. Kita bisa belajar dari kisah sederhana di atas. Pelajaran untuk kita: dalam sebuah pertengkaran, selama bisa mengalah, mengalahlah. Tuhan tidak akan salah memberi berkat-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;MENGALAH BUKAN BERARTI KALAH &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-662123231907701512?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/662123231907701512/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/11/mengalah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/662123231907701512'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/662123231907701512'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/11/mengalah.html' title='Mengalah...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-2789761648790366749</id><published>2010-11-11T15:05:00.000+07:00</published><updated>2010-11-11T15:05:34.828+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relationship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Till Death Do Us Part...</title><content type='html'>Serombongan turis Amerika yang berwisata di pedalaman Tiongkok berpapasan dengan arak-arakan meriah. Sebuah arak-arakan pernikahan; pengantin pria sedang menjemput pengantin wanita untuk menuju balai pesta. “Siapa yang wajahnya ditutup cadar tebal itu?” tanya para turis. “Pengantin wanita,” sahut pemandu lagi. “Mengapa wajahnya harus ditutup?” “Di desa ini, orangtua menjodohkan anak-anaknya, dan seorang pengantin dilarang melihat calon pasangannya sampai resmi menikah,” jelas si pemandu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang turis penasaran: “Di negara saya, di mana setiap orang memilih jodohnya sendiri - bahkan ada yang sudah serumah sebelum menikah - angka perceraian sangat tinggi. Di sini, pasti jauh lebih tinggi ya?” Dengan heran si pemandu menjawab: “Di sini justru hampir tak ada perceraian.” “Apa rahasianya?” tanya turis itu lagi. Si pemandu terdiam lama sebelum menjawab: “Di negara Anda, orang menikah dengan orang yang mereka cintai. Di sini, nenek moyang kami mengajar bahwa kami harus mencintai orang yang kami nikahi”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa sederhana petuah ini, tetapi masih berguna bagi setiap pasangan pada zaman ini; bahwa pernikahan, sejak penciptaan manusia, berarti penyatuan laki-laki dan perempuan menjadi satu daging. Perceraian hanya akan menimbulkan luka yang menyakitkan bagi keduanya, terlebih bagi anak-anak. Karenanya, lebih baik berjuang untuk bersatu, memperjuangkan keutuhan dan kelanggengan pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;PERNIKAHAN DIMULAI UNTUK DIPERJUANGKAN&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;AGAR IA TETAP UTUH HINGGA MAUT MEMISAHKAN&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-2789761648790366749?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/2789761648790366749/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/11/till-death-do-us-part.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/2789761648790366749'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/2789761648790366749'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/11/till-death-do-us-part.html' title='Till Death Do Us Part...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-7094842051847587675</id><published>2010-11-04T18:59:00.000+07:00</published><updated>2010-11-04T18:59:55.324+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bravery'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Determination'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Decision'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Confidence'/><title type='text'>Bangun Lagi...</title><content type='html'>Bruce adalah raja negeri Skotlandia pada zaman dulu. Enam kali ia gagal memimpin pasukannya melawan Inggris. Mereka selalu kalah dihajar musuh dan terpaksa melarikan diri ke hutan. Sementara bersembunyi di gubuk kosong - menyesali kegagalannya dan berputus asa, ia melihat laba-laba yang merajut sarang. Enam kali berturut-turut serangga itu berusaha sekuat tenaga mengaitkan salah satu ujung benang ke balok kayu di seberang, tetapi selalu gagal. “Kasihan, seharusnya kau menyerah saja!” bisik hati Bruce. Namun, laba-laba itu mencoba lagi dan berhasil! Ini memberinya inspirasi dan semangat baru. “Aku akan bertempur lagi untuk yang ketujuh kalinya!” teriak Bruce. Ia bangun, mengumpulkan dan melatih lagi sisa-sisa pasukannya; mengatur strategi dan menggempur kembali pertahanan musuh, sampai mereka terusir dari tanah airnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu penyebab orang tawar hati adalah kegagalan berulang kali. Namun, banyak tokoh besar dunia punya sederet pengalaman gagal sebelum berhasil tiba di puncak. Sebut saja Abraham Lincoln dan Albert Einstein. Yang pasti, keberhasilan mereka tak akan terpatri di sejarah jika pada kegagalan terakhir mereka tidak mau bangun lagi. Apakah kegagalan sedang menimpa Anda? Jangan tawar hati atau menyerah; bangkit dan berjuanglah lagi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;TAK JADI MASALAH BERAPA KALI ANDA JATUH - YANG PENTING MASIHKAH ANDA MAU UNTUK BANGUN KEMBALI? &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-7094842051847587675?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/7094842051847587675/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/11/bangun-lagi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/7094842051847587675'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/7094842051847587675'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/11/bangun-lagi.html' title='Bangun Lagi...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-3741605104480495440</id><published>2010-10-29T11:52:00.000+07:00</published><updated>2010-10-29T11:52:27.561+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friendship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relationship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Decision'/><title type='text'>Akibat Salah Bergaul...</title><content type='html'>Berbagai penelitian mengungkap bahwa pengaruh teman terhadap pengambilan keputusan dan perilaku seseorang sangat besar. Hasil penelitian Profesor Dadang Hawari, misalnya, menyatakan bahwa 81,3% pengguna narkotika didorong oleh pengaruh teman. Komnas Perlindungan Anak juga mencatat pengaruh teman sebagai salah satu pendorong utama anak-anak terjerumus ke dalam kebiasaan merokok. Di Amerika pernah dilakukan penelitian tentang bagaimana seseorang memutuskan membeli sebuah barang. Hasilnya, pengaruh teman menduduki urutan nomor dua di bawah iklan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besarnya pengaruh teman tak dapat disangkal. Kedekatan dan keakraban dengan seseorang dapat membuat kita percaya bahkan memercayakan diri, kepadanya. Kita bisa lebih mendengar dan menghargai pendapatnya daripada orang lain, bahkan keluarga. Tak jarang keputusan kita ikut ditentukan oleh teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa teman-teman dekat kita akan turut mengasah pemikiran dan batin kita, bahkan juga membentuk kebiasaan-kebiasaan dan karakter kita. Tidak jarang teman-teman dekat kita itu juga turut memengaruhi keberhasilan dan kegagalan kita, bahagia dan derita kita. Maka, baiklah kita berhati-hati memilih teman-teman dekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;- Pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik - &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-3741605104480495440?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/3741605104480495440/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/10/akibat-salah-bergaul.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/3741605104480495440'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/3741605104480495440'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/10/akibat-salah-bergaul.html' title='Akibat Salah Bergaul...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-3868274714905961785</id><published>2010-10-12T21:41:00.000+07:00</published><updated>2010-10-12T21:41:23.926+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Stupidity'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Awareness'/><title type='text'>Sakit Hati</title><content type='html'>Orang sulit. Begitulah julukan bagi orang yang mudah tersinggung. Ia sering merasa diejek atau dihina, padahal orang lain tidak bermaksud apa-apa. Ketika kita berbisik-bisik, ia mengira kita membicarakannya. Saat lupa mengucapkan salam atau terlambat membalas SMS, ia pikir kita memusuhinya. Ia bagai kentang berkulit tipis. Sedikit saja tergores, sudah merasa sakit hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kita cepat tersinggung? Sering salah paham? Rasa sakit hati bisa membuat kita bersikap membela diri. Ingin balas melukai, padahal belum tentu orang tersebut bermaksud buruk kepada kita. Orang yang cepat tersinggung akan dijauhi orang! Sakit hati tak perlu dibalas dengan menyakiti hati orang, yang terbaik hanyalah dengan mencurahkan isi hati kepada Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Do not give in too much to feelings. A overly sensitive heart is an unhappy possession on this shaky earth.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;- Johann Wolfgang von Goethe -&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-3868274714905961785?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/3868274714905961785/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/10/sakit-hati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/3868274714905961785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/3868274714905961785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/10/sakit-hati.html' title='Sakit Hati'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-1314712635559605153</id><published>2010-09-02T06:44:00.000+07:00</published><updated>2010-09-02T06:44:04.574+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='True Story'/><title type='text'>Terlalu Betah...</title><content type='html'>&lt;i&gt;Merhan Karimi Nasseri&lt;/i&gt;, seorang warga Iran, dicabut kewarganegaraannya ketika menaiki pesawat terbang menuju Paris. Pas­pornyapun diambil. Tanpa bukti kewarga­nega­raan, setibanya di Paris ia tidak diizinkan meninggalkan bandara. Selama sebelas ta­hun ia tinggal di Terminal 1; mandi di toi­let bandara, dan hidup dari bantuan staff bandara. Pada tahun 1999, pemerintah Pran­­­cis akhirnya memberinya izin untuk ting­gal dan bekerja. Sekarang ia bebas pergi ke­mana pun. Anehnya, ia memilih tetap ting­gal di ban­dara - sudah telanjur betah. Se­telah di­bujuk beberapa hari, barulah ia mau pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="340" width="560"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/6TZAGcjNxXU?fs=1&amp;amp;hl=en_US"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/6TZAGcjNxXU?fs=1&amp;amp;hl=en_US" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="560" height="340"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah bandara, sebesar dan seba­gus apa pun, bukan rumah. Begitu juga du­nia ini bukan rumah sejati kita. Kita tinggal di dunia hanya sementara. Oleh karena itu jangan sampai kita terlalu lekat dengan daya tarik dan kenikmatannya. Gaya hidup yang masih mementingkan perkara duniawi; mengejar hanya soal ma­kanan, kenikmatan, kemewahan, kehormatan, dan keuntungan. Se­ba­gai warga surga, cara hidup kita seharusnya berbeda - me­ngejar hal yang bernilai kekal, seperti kasih, keadilan dan kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang terlalu lekat pada dunia akan takut meninggalkan dunia ini apabila saatnya tiba. Segala hal yang telah telanjur digeng­gam erat biasanya sangat sulit dilepaskan. Maka, bersyukurlah jika terkadang Tuhan mengizinkan kita mengalami kehilangan, baik benda, kuasa, maupun kekasih tercinta. Semuanya menyadarkan bahwa dunia bukan rumah kita. Semuanya fana dan akan lenyap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;"Saat Hati Terpikat oleh Silaunya Dunia, Surga Tidak Lagi Tampak Mempesona"&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-1314712635559605153?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/1314712635559605153/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/09/terlalu-betah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/1314712635559605153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/1314712635559605153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/09/terlalu-betah.html' title='Terlalu Betah...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-4936241965562220574</id><published>2010-08-27T17:21:00.001+07:00</published><updated>2010-08-27T17:21:44.823+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relationship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Generosity'/><title type='text'>Kisah Sup Batu</title><content type='html'>Alkisah ada tiga pengembara, yang dalam perjalanannya singgah di se­buah kota. Warga kota itu tak pernah ber­gem­bira, sebab hidup mereka sa­ngat mementingkan diri sendiri. Mereka me­nger­jakan segala sesuatu sendiri dan un­tuk dirinya sendiri. Selain itu mereka su­ka mencurigai semua orang, termasuk kepa­da tiga pengembara kela­paran yang duduk di tengah alun-alun kota itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga pengembara itu mem­buat api la­lu merebus sebuah batu. “Apa yang kau­buat?” tanya seorang anak yang lewat. “Kami membuat sup batu yang sangat enak,” kata si pengembara, “tetapi akan ja­uh lebih enak jika ditambah se­siung kecil bawang,” lanjutnya. Anak itu pun berlari dan mengambilkan bawang. Orang-orang kota itu mulai penasaran. Mereka mengintip dan menengok satu per satu. “Sup ini akan jauh lebih enak jika ditambah wortel dan tomat. Seiris kecil daging juga membuat rasanya jauh lebih baik.” Didorong oleh rasa ingin tahu yang kuat, mereka membawakan satu per satu bahan yang disebut para pengembara. Alhasil, jadilah sup yang enak dan penduduk kota itupun turut menik­matinya. Untuk pertama kalinya penduduk kota itu meniadakan rasa curiga dan mengalami indahnya hidup berbagi dalam kebersamaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa indahnya apabila kita hidup ber­sa­­ma dengan rukun. Tidak hanya tinggal bersama-sama, teta­pi saling menerima dan saling berbagi dalam kasih. Hidup rukun tan­pa prasangka yang menghalangi interaksi dengan sesama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;"Orang yang Selalu Menaruh Curiga Membatasi Dirinya Untuk Bahagia"&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-4936241965562220574?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/4936241965562220574/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/08/kisah-sup-batu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/4936241965562220574'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/4936241965562220574'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/08/kisah-sup-batu.html' title='Kisah Sup Batu'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-7741333880510397863</id><published>2010-08-17T20:38:00.002+07:00</published><updated>2010-08-17T20:38:30.262+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bravery'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Determination'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><title type='text'>Jika Sudah Normal...</title><content type='html'>Sejak ditinggal mati suaminya, Desi kehilangan semangat hidup. Ia  tidak lagi tertarik untuk berolahraga atau merawat tubuh seperti dulu.  Ia selalu berpikir, “Nanti jika situasinya sudah kembali normal, aku  akan berolahraga lagi.” Tiga tahun berlalu dan Desi merasa situasinya  belum berubah. Tiba-tiba ia tersadar, ”Jika aku tidak mulai berusaha  melakukan apa yang masih bisa kulakukan, situasi tidak akan kembali  menjadi normal!” Ia pun memutuskan untuk kembali beraktivitas, lalu  semua menjadi normal lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situasi yang kita hadapi  kerap kali tidaklah ideal. Tidak normal. Investasi yang kita tanam belum  tentu langsung membuahkan hasil. Pemberian kita kepada orang lain belum  tentu bisa menolongnya keluar dari musibah. Cuaca dan arah angin hari  ini mungkin tidak ideal untuk menabur benih. Apa pun yang kita lakukan  selalu punya risiko untuk gagal. Namun, jauh lebih baik kita berusaha  berbuat sesuatu ketimbang terus menunggu situasi hingga menjadi ideal.  Jika kita selalu menanti ”saat yang tepat” untuk bertindak, kita akan  menunggu selamanya tanpa hasil apapun! Lebih baik kalah setelah mencoba,  daripada menyerah sebelum berusaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda merasa  beban persoalan membuat hidup Anda menjadi ”tidak normal”? Jangan  menunggu semuanya menjadi normal kembali. Bisa jadi Anda tidak akan  pernah bisa mengalami hidup seperti dulu. Pengalaman hidup kerap  mengubah diri dan lingkungan kita. Jadi, lebih baik lakukan saja apa  yang bisa Anda lakukan hari ini. Carilah ”rasa normal” yang baru...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Situasi hidup kita selalu normal saat kita berusaha menjalaninya dengan normal&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-7741333880510397863?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/7741333880510397863/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/08/jika-sudah-normal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/7741333880510397863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/7741333880510397863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/08/jika-sudah-normal.html' title='Jika Sudah Normal...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-3970310876308320759</id><published>2010-07-26T06:13:00.001+07:00</published><updated>2010-07-26T07:26:00.910+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Anger'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='True Story'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Forgiveness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Generosity'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Pengampunan, Kebebasan, Pelepasan dan Melanjutkan Hidup...</title><content type='html'>&lt;b&gt;Sebuah Kisah Yang Mengharukan Mengenai Pengampunan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan bagaimana rasanya berada di dalam kendaraan Anda, menyetir mobil dengan perasaan tenang dan damai, dan kemudian mendadak sesuatu yang keras menghantam dan memecahkan kaca mobil depan Anda, menghantam Anda dan meremukkan hampir semua tulang di wajah Anda. Dan ternyata "senjata" yang menghantam Anda itu adalah sebuah kalkun beku, dihempaskan dari jendela belakang sebuah mobil yang sedang mengebut dikendarai oleh seorang mahasiswa dalam perjalanan ugal-ugalan dengan teman-temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal inilah yang terjadi pada Victoria Ruvolo, seorang manajer berusia 44 tahun, pada sebuah jalan pada bagian Timur kota &lt;i&gt;Riverhead &lt;/i&gt;di &lt;i&gt;Long Island&lt;/i&gt;. Dia bisa saja terbunuh, dan bisa saja mengalami kerusakan otak. Para ahli bedah harus memperbaiki wajahnya menggunakan pelat logam dan baut. Namun secara luar biasa, dia sembuh dan dalam beberapa bulan dia pulih dan kembali bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi itu bukan cerita yang ingin dissampaikan. Yang terjadi pada bulan Agustus di persidangan inilah yang menjadikan cerita ini sebuah kisah yang perlu diingat. Bocah yang melempar kalkun tersebut, Ryan Crushing berusia 19 tahun dan menderita gangguan penglihatan, didakwa atas serangan tingkat pertama dan menghadapi hukuman maksimal 25 tahun penjara. Dan kemudian Ruvolo pun masuk ke ruang sidang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Saya belajar bahwa pengampunan dimulai dengan melepaskan kemarahan kita. Saat hal itu telah dilakukan, kebebasan hadir kembali dalam diri kita. Kita dapat melanjutkan ke tahap berikutnya dari pengampunan,yaitu mendoakan mereka yang telah menyakiti kita dan menyadari bahwa insan ini juga ciptaan Tuhan.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Dia melihat Crushing pertama kali saat di luar ruang sidang. Sang pemuda berhenti, tersedak dan menangis sambil berusaha untuk meminta  maaf kepada perempuan malang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dalam beberapa menit yang sangat emosional, Ruvolo justru merangkul pemuda itu dengan erat, mengelus wajahnya dan menepuk pundak pemuda itu saat dia terisak tak terkendali," tulis seorang reporter &lt;i&gt;New York Times&lt;/i&gt;. Saat sang pemuda terus menerus berkata, "Saya minta maaf, saya sungguh-sungguh tidak bermaksud menyakiti Anda," sang wanita yang bisa saja terbunuh menjawab berulang kali, "Tidak apa-apa. Tidak apa-apa. Saya hanya ingin kamu menjalani hidupmu sebaik mungkin."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, dengan desakan Ruvolo, penuntut setuju untuk menurunkan masa hukuman Crushing sehingga dia hanya mendekam enam bulan di penjara dan lima tahun masa percobaan, bukan 25 tahun kurungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang penuntut yang sudah menjalani profesinya selama 30 tahun berkata "Saya tidak pernah melihat seorang korban yang begitu pemaaf."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu banyak kisah dan tulisan yang telah ada mengenai pengampunan. Saya sendiri telah berusaha untuk mendedikasikan waktu dan kata-kata untuk membagikan proses yang harus saya lewati agar dapat memaafkan orang-orang yang begitu kejam dalam hidup saya. Jika saya ditanya : Apakah pengampunan memungkinkan bagi orang  yang menghancurkan hidup Anda? Memang butuh waktu, tapi bila tiba saatnya saya akan menjawab ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat-saat mencari pengampunan saya menyadari hal apa yang membuat pengampunan menjadi sangat sulit. Kemarahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat saya melihat cahaya dan kebenaran dari apa yang dapat dilakukan rasa marah terhadap diri saya, seketika itu juga saya menggarisbawahi kebutuhan saya untuk sebuah pengampunan. Saya merelakan niat dan kemampuan untuk mengejar prinsip yang populer tapi palsu bahwa kita dibenarkan untuk "membalas dendam."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan disinilah saya belajar bahwa pengampunan dimulai dengan melepaskan kemarahan kita. Saat hal itu telah dilakukan, kebebasan hadir kembali dalam diri kita. Kita dapat melanjutkan ke tahap berikutnya dari pengampunan,yaitu mendoakan mereka yang telah menyakiti kita dan menyadari bahwa insan ini juga ciptaan Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya rasa hal ini jugalah yang dipercayai oleh Ruvolo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;New York Times &lt;/i&gt;juga menulis sebuah editorial mengenai Ruvolo, berjudul "Sebuah Momen Anugrah." Kata-kata yang tertulis di dalamnya sungguh mengharukan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Diberikan kesempatan untuk mendapatkan keadilan, Nona Ruvolo justru memberi dan mendapat sesuatu yang lebih baik : penghapusan kemarahan dan pemulihan harapan, sebuah sikap penyembuhan yang membersihkan bagaikan air matanya yang membasuh wajahnya yang rusak dan wajah sang bocah bodoh yang menyedihkan, dimana hidup pemuda tersebut dipulihkan oleh Nona Ruvolo seorang diri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah anugrah luar biasa yang diberikan oleh Victoria Ruvolo...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu banyak video yang telah diposting mengenai pengampunan dan memaafkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/iv50xrsFNdU&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/iv50xrsFNdU&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/9nH3gFXQVPI&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/9nH3gFXQVPI&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="340" width="560"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/XjgJdrcHjWs&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/XjgJdrcHjWs&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="560" height="340"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="340" width="560"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/F4WUsr689Y4&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/F4WUsr689Y4&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="560" height="340"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/3D4VMZb8wLY&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/3D4VMZb8wLY&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="padding-top: 3px;"&gt;Saya berharap tulisan dan beberapa video ini dapat membantu kita untuk dapat memaafkan dan mengampuni. Maukah Anda dan Saya terbebas dari beban yang selama ini menghantui hidup kita hanya dengan satu tindakan - Mengampuni?&lt;span class="sqq"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="padding-top: 3px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="padding-top: 3px; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="sqq"&gt;“To forgive is the highest, most beautiful form of love. In return, you will receive untold peace and happiness”&lt;/span&gt; - Robert Muller &lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-3970310876308320759?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/3970310876308320759/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/07/pengampunan-kebebasan-pelepasan-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/3970310876308320759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/3970310876308320759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/07/pengampunan-kebebasan-pelepasan-dan.html' title='Pengampunan, Kebebasan, Pelepasan dan Melanjutkan Hidup...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-7670415086133339803</id><published>2010-07-26T04:34:00.000+07:00</published><updated>2010-07-26T04:34:47.238+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><title type='text'>365 Hari Bersyukur...</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;&lt;b&gt;Seni Bersyukur...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata bersyukur memiliki beberapa arti. Yang pertama adalah untuk berterima kasih atau menunjukkan rasa syukur. Arti lainnya adalah untuk menaikkan atau meningkatkan nilai sesuatu, misalnya menghargai waktu sebagai investasi yang berharga. Saya merasa dengan menghargai dan bersyukur, nilai dari hal-hal yang kita miliki dan kita inginkan dalam hidup kita juga akan meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hidup kita yang penuh hiruk-pikuk dan serba cepat, sangatlah mudah bagi kita untuk melupakan banyak hal yang seharusnya kita syukuri. Kita cenderung mengejar prestasi, dan menjadi orang yang berorientasi pada hasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tidak ada yang salah dengan hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun demikian, sangatlah vital dan penting bagi kita untuk tidak kehilangan pandangan pada hal-hal yang jelas-jelas ada di dekat kita, hal-hal yang seringkali kita anggap sepele.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang kita fokuskan akan berkembang. Jika kita fokus pada masalah-masalah dalam hidup kita, mereka cenderung akan bertambah sulit. Jika kita fokus pada hal-hal baik yang telah kita miliki, hal ini juga, memiliki kecenderungan untuk bertumbuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya melihat hal ini sebagai bentuk lain dari doa. Jika kita kuatir dan resah oleh berbagai masalah, kita menjadikan masalah-masalah itu bertambah besar dari keadaan sesungguhnya, dan hal ini bagaikan magnet yang akan menambah masalah-masalah itu menjadi benar-benar besar. Hal ini bagaikan sebuah doa negatif... sebuah doa yang terbalik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berfokus pada apa yang kita PUNYA dan apa yang kita INGINI, mulai menghargai hal-hal ini - dan mereka akan benar-benar bertumbuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat sebelum pergi tidur setiap malam, saya dan istri saya berbagi setidaknya tiga hal yang patut kita syukuri. Kami menyebutnya sebagai ritual "Bersyukur." Hanya perlu beberapa saat, tapi ritual ini mengalihkan pikiran kami pada hal-hal yang baik... pada hal-hal yang kami harapkan untuk bertambah dan bertumbuh dalam hidup kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menyarankan untuk melakukan perenungan secara sadar atas berkat-berkat yang Anda terima tiap-tiap hari daripada melakukannya dalam periode per tahun. Jika Anda melakukannya, Anda akan merasakan bagaimana hal-hal ini lebih nyata hadir - tidak hanya hadir, tetapi juga bertumbuh - dalam hidup Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;"Jika Anda belajar untuk lebih menghargai terhadap hal-hal yang telah Anda miliki, Anda akan menyadari ternyata Anda memiliki lebih banyak hal yang patut Anda syukuri." - Michael Angier.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Sungguh luar biasa saat kita menyadari begitu banyak hal yang dapat kita syukuri setiap hari. Pernahkah terpikir oleh Anda untuk membuat jurnal harian untuk hal-hal yang patut Anda syukuri? Mungkin pernah terbersit di benak Anda, tapi seringkali kesibukan membuat kita lupa untuk tetap konsisten dalam membuat jurnal ini. Mungkin &lt;a href="http://www.ourstory.com/grateful"&gt;situs ini&lt;/a&gt; dapat membantu, sebuah situs bertema &lt;i&gt;356 Days of Being Grateful &lt;/i&gt;(365 Hari Dengan Bersyukur).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;When you’re grateful, that allows God to do great things in your life - Joel Osteen&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-7670415086133339803?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/7670415086133339803/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/07/365-hari-bersyukur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/7670415086133339803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/7670415086133339803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/07/365-hari-bersyukur.html' title='365 Hari Bersyukur...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-7918262513642933114</id><published>2010-07-25T01:46:00.000+07:00</published><updated>2010-07-25T01:46:11.196+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jealousy'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Priority'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Awareness'/><title type='text'>Tidak Banyak Melihat...</title><content type='html'>Kawan saya, suami-istri pemilik warung makan sederhana, mengatur keuangan mereka secara menarik. Setiap hari mereka menyisihkan penghasilan ke dalam beberapa kaleng menurut keperluan-keperluan tertentu. Dengan cara itu, mereka berhasil mencicil sepeda motor selama dua tahun, dan kini masih aktif membayar premi asuransi pendidikan untuk kedua anak mereka. Apa kunci mereka dalam berdisiplin mengelola keuangan? “Tidak sering jalan-jalan,” kata sang istri. "Kenapa begitu?" “Kalau sering jalan-jalan, kan banyak yang dilihat. Kalau banyak yang dilihat, banyak juga yang diinginkan,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keinginan memang ada dalam diri setiap manusia. Sesuatu yang masih tersimpan di dalam hati; belum terwujud menjadi tindakan - tetapi, mengapa dilarang? Memangnya ada yang salah dengan keinginan? Apakah manusia tidak boleh memiliki keinginan? Tentu tidak. Yang terpenting adalah mengendalikan keinginan. Tidak semua hal perlu diinginkan. Keinginan ada yang patut dan ada yang tidak patut; mesti dipilah dan dipilih mana yang sesuai dengan situasi dan kondisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun masih di dalam hati, keinginan yang tidak terkendali menjadikan kita rentan terhadap pencobaan. Daripada mengumbar keinginan, marilah kita belajar mencukupkan diri dalam segala keadaan. Belajar untuk bersyukur atas apa yang sudah kita miliki; berkat yang sudah disediakan Tuhan untuk kita. Dengan begitu, kita akan menggunakan berkat tersebut secara efektif. Kita tidak menghambur-hamburkannya untuk keinginan yang sia-sia, tetapi memanfaatkannya untuk hal-hal yang bermakna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Keinginan yang tidak dikendalikan akan berbalik mengendalikan kita.&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-7918262513642933114?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/7918262513642933114/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/07/tidak-banyak-melihat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/7918262513642933114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/7918262513642933114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/07/tidak-banyak-melihat.html' title='Tidak Banyak Melihat...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-2771866600740106003</id><published>2010-07-22T02:36:00.000+07:00</published><updated>2010-07-22T02:36:10.054+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relationship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='True Story'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Reflection'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Awareness'/><title type='text'>Siapa Peduli?</title><content type='html'>Akhir April lalu terjadi peristiwa tragis. Hugo Tale Yax, seorang gelandangan, tertikam senjata tajam karena menolong seorang perempuan yang dirampok. Saat ia sekarat di tepi jalan selama dua jam, tak seorang pun peduli untuk menolongnya walaupun banyak orang lalu lalang. Ada yang memotret, memperhatikan, juga mencoba mengangkatnya dari genangan darah, tetapi kemudian tetap ditinggalkan. Ironisnya, peristiwa ini terjadi di New York di mana kantor pusat PBB yang mengurus masalah kemanusiaan berada. Akhirnya polisi menemukan gelandangan baik hati itu telah menjadi mayat. Jangan kaget apabila ketidakpedulian telah menjadi hal yang lumrah pada jaman sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="340" width="560"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/j-20dURI9qA&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/j-20dURI9qA&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="560" height="340"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada zaman modern di mana tingkat persaingan makin tinggi, ketika hati manusia semakin dingin dan lebih mencintai dirinya sendiri, kita dipanggil untuk mendemonstrasikan kasih kepada sesama dalam tindakan nyata. Kepedulian memang tidak menghentikan kejahatan, tetapi bisa memberi kesempatan kepada mereka yang terkapar sebagai “korban ketakpedulian” untuk tetap hidup dan berjuang dengan penuh harapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Jangan biarkan kepedulian punah dalam hidup ini...&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-2771866600740106003?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/2771866600740106003/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/07/siapa-peduli.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/2771866600740106003'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/2771866600740106003'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/07/siapa-peduli.html' title='Siapa Peduli?'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-859086029658709331</id><published>2010-07-22T02:01:00.000+07:00</published><updated>2010-07-22T02:01:43.514+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><title type='text'>Bengkok, Tapi Jangan Sampai Patah</title><content type='html'>Salah satu kenangan yang teringat di benak saya adalah saat saya berada di sungai dan duduk di tepiannya. Di sana saya menikmati kedamaian dan kesunyian, memandangi air yang mengalir turun, mendengarkan kicauan burun dan suara dedaunan dari pohon-pohon di sekitar. Saya juga mengamati pohon-pohon bambu yang bengkok akibat tekanan udara yang kuat dan secara anggun mereka kembali ke posisi tegak setelah angin yang menerpa mereka berlalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya memikirkan kemampuan pohon bambu tersebut yang dapat memantulkan tekanan atau kembali ke posisi semula, kata &lt;i&gt;ketahanan &lt;/i&gt;datang dalam pikiran saya. Bila digunakan sebagai acuan untuk seseorang kata ini berarti kemampuan untuk segera pulih dari goncangan, depresi atau situasi apapun yang menekan batas diri seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda pernah merasa seperti akan patah? Apakah Anda pernah merasa seperti berada di titik puncak daya tahan Anda? Bersyukurlah karena Anda mampu bertahan dalam menghadapi pengalaman itu dan tetap hidup untuk membagikannya kepada yang membutuhkan. Selama pengalaman itu mungkin Anda merasa merasakan berbagai perasaan bercampur aduk dan kesehatan fisik Anda terganggu. Anda secara emosional kering, lelah secara mental dan bukan tidak mungkin mengalami gejala-gejala gangguan kesehatan fisik yang tidak menyenangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup adalah kombinasi dari saat-saat indah dan saat-saat buruk, momen-momen bahagia dan momen-momen tidak bahagia. Bila Anda mengalami saat-saat buruk atau momen-momen tidak bahagia yang membawa Anda pada titik patah, bengkoklah, tapi jangan patah. Berusaha sebaik mungkin untuk tidak dikuasai oleh situasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah sikap penuh pengharapan akan membantu Anda menghadapi masa-masa tidak menyenangkan ini. Dengan harapan untuk hari esok yang lebih baik atau situasi yang lebih baik, keadaan jadi terlihat lebih ringan dari sebelumnya. Siksaan yang Anda hadapi akan lebih mudah dihadapi dengan melihat hasil akhir yang akan Anda dapatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika keadaan menjadi buruk dan Anda pada titik patah Anda, tunjukkan &lt;b&gt;ketahanan&lt;/b&gt;. Seperti pohon bambu, &lt;b&gt;bengkok, tapi jangan sampai patah!&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-859086029658709331?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/859086029658709331/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/07/bengkok-tapi-jangan-sampai-patah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/859086029658709331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/859086029658709331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/07/bengkok-tapi-jangan-sampai-patah.html' title='Bengkok, Tapi Jangan Sampai Patah'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-4773263326142962339</id><published>2010-07-09T05:13:00.000+07:00</published><updated>2010-07-09T05:13:58.320+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='True Story'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humble'/><title type='text'>Roda Kehidupan...</title><content type='html'>Selama 45 tahun, Ken Karpman hidup nyaris dalam kesempurnaan. Ia lulus dari salah satu universitas terbaik di Amerika dan menikah dengan gadis impiannya. Kariernya sebagai pialang saham terus menanjak dan memberinya penghasilan hingga Rp8,8 miliar per tahun. Lalu tibalah saat itu. Tahun 2008 resesi menghantam perekonomian Amerika. Hidup Karpman pun “terjun bebas” dalam sekejap. Ia kehilangan pekerjaan, tabungan, dan hartanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghidupi keluarganya, Karpman mengambil langkah drastis. Ia melamar pekerjaan sebagai pengantar pizza dengan penghasilan yang amat pas-pasan, bahkan untuk orang kebanyakan. Kehidupannya pun berubah 180 derajat, tetapi ia tidak menyesalinya, “Ini hanya sebuah proses. Saya mensyukuri tiap sen yang saya dapat. Ada pelajaran berharga dari setiap potong pizza yang saya antar, yaitu kerendahan hati.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/_9-C1BwEz3I&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1?rel=0"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/_9-C1BwEz3I&amp;amp;hl=en_US&amp;amp;fs=1?rel=0" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup di dunia ini memang serba tidak pasti. Apa yang ada kini, bisa tiba-tiba hilang tak berbekas. Hari ini kita berhasil, besok gagal. Usaha yang semula maju mendadak bangkrut. Kita semula sehat, tiba-tiba sakit. Namun, tak usah khawatir. Sejauh kita berjalan bersamaNya, semua itu tak akan “melumpuhkan” kita. Bersama Yang Kuasa, kita siap menghadapi perubahan apa pun yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;"Roda kehidupan selalu berubah, terkadang di atas, terkadang di bawah. Tetapi ingat kasih setia-Nya tidak pernah berubah."&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-4773263326142962339?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/4773263326142962339/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/07/roda-kehidupan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/4773263326142962339'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/4773263326142962339'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/07/roda-kehidupan.html' title='Roda Kehidupan...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-5933566900526862668</id><published>2010-05-30T03:00:00.002+07:00</published><updated>2010-05-30T03:02:59.182+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relationship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Forgiveness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Joy'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Awareness'/><title type='text'>Bangkitkan Cinta Mula-Mula...</title><content type='html'>Seringkali kita merasakan bahwa hidup ini mulai terasa membosankan saat kita berkeluarga, mulai segalanya terasa perlahan-lahan kering. Rasa cinta yang begitu besar awalnya pada saat mulai berpacaran, perlahan-lahan mulai surut seiring dengan berjalannya waktu. Saat ini saya hanya ingin berbagi cerita agar rasa cinta kita terhadap pasangan kita dapat disegarkan kembali melalui kisah yang menyentuh ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Kisah ini menceritakan tentang pasangan muda yang bernama Jim dan Della. Mereka miskin namun mereka saling mencintai satu sama lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat menjelang Natal, Della berpikir untuk memberikan Jim sebuah hadiah Natal. Dia sangat ingin memberikan suaminya sebuah rantai untuk jam kantungnya, tetapi dia tidak memiliki cukup uang. Kemudian diapun mendapat sebuah ide. Dia memiliki rambut panjang yang indah. Dan akhirnya Della memutuskan untuk memotong rambutnya dan menjualnya supaya dia dapat membelikan sebuah rantai yang bagus untuk jam kantungnya Jim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada malam Natal dia pulang ke rumah, dan di dalam tangannya ada sebuah kotak indah berisi rantai jam terbuat dari emas yang dia beli dengan menjual rambutnya. Kemudian Della mulai kuatir. Dia tahu Jim sangat mengagumi rambut panjangnya, dan dia bertanya-tanya apakah Jim akan kecewa saat Jim mengetahui bahwa dia memotong rambutnya dan menjualnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Della pun menaiki tangga dengan penuh rasa bingung menuju apartemen mereka yang kecil. Saat dia membuka pintu, dia terkejut melihat Jim sudah berada di rumah dan sedang menunggunya. Di dalam genggaman tangannya ada sebuah kotak yang terbungkus rapi berisi kado yang Jim belikan untuk istrinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Della melepas scarfnya dan Jim melihat rambut Della yang pendek, mata Jim mulai berkaca-kaca. Tapi dia menahan air matanya agar tidak menetes dan memberikan Della kotak hadiahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Della membukanya, diapun tidak dapat mempercayai apa yang ada di depannya. Di dalam kotak itu ada satu set sisir perak yang indah untuk rambutnya yang panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan saat Jim membuka bingkisannya, diapun juga terkejut. Di dalam kotak itu ada sebuah rantai emas yang indah untuk jam kantung emasnya. Hanya saja saat itu Della mengetahui bahwa Jim menggadaikan jam emasnya untuk membelikan istrinya sisir-sisir perak tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadiah-hadiah ini sebenarnya sangat indah, tetapi jauh lebih indah cinta yang dilambangkan oleh hadiah-hadiah yang mereka berikan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: right;"&gt;O. Henry &lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Mari kita segarkan kembali kasih dan cinta kita kepada pasangan kita. Saat segalanya mulai terlihat tidak baik, ingat saat pertama kali kita bertemu dengan pasangan kita. Bangkitkan cinta yang dahulu pernah ada. Belajar mengingat kebaikan pasangan kita, bukan hanya melihat keburukannya. Anda pernah mencintainya dengan sepenuh hati jiwa raga Anda, mengapa sekarang tidak? Semoga kisah sederhana di atas dapat membangkitkan rasa cinta mula-mula yang sekarang mulai pudar...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-5933566900526862668?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/5933566900526862668/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/05/bangkitkan-cinta-mula-mula.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/5933566900526862668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/5933566900526862668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/05/bangkitkan-cinta-mula-mula.html' title='Bangkitkan Cinta Mula-Mula...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-7494091893109889092</id><published>2010-05-25T05:01:00.001+07:00</published><updated>2010-05-27T23:33:19.986+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bravery'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Determination'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='True Story'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Esteem'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Confidence'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Joy'/><title type='text'>Sebuah Kisah Tentang Tekad</title><content type='html'>Hidup dapat menjadi hal yang paling kejam bagi beberapa orang dan ketika hal itu terjadi pada seseorang hanya tersisa dua pilihan. Mereka dapat mengalah dan menyerah, atau bahkan mencoba untuk bunuh diri, atau berusaha untuk melawan balik keadaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TinyRay Grier adalah seorang petarung. Pada tahun 1972 di usia 17 tahun TinyRay sedang bermain bola kaki di SMU ketika sebuah kecelakaan mengakibatkan kerusakan tulang belakang yang parah. Ini adalah momen yang menghapus semua impian pemuda itu dan meninggalkan dirinya dengan masa depan yang penuh ketidak pastian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Operasi demi operasi berlangsung dan TinyRay menderita rasa sakit tiada akhir. Cedera tulang belakangnya menjadi komplikasi yang sangat parah akibat sebuah kecelakaan mobil dan beberapa gegar otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tubuh ini tidak pernah dirancang untuk diam. Tubuh ini tidak dirancang untuk tetap berada dalam satu posisi di kursi roda walaupun menjalani latihan, TinyRay merasakan rasa sakit akibat berada dalam posisi lumpuh permanen ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam beberapa tahun dia telah berjuang mengatasi beberapa penyakit ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asthma - COPD&lt;br /&gt;Degenerative Joint Disease&lt;br /&gt;Strokes - April 98, July 98&lt;br /&gt;Hypertension&lt;br /&gt;Diabetes&lt;br /&gt;Acid Reflux&lt;br /&gt;Diastolic Dysfunction&lt;br /&gt;Reflex Sympathetic Dystrophy&lt;br /&gt;Spinal Stenosis&lt;br /&gt;Spina Bifida - Occulta&lt;br /&gt;Right Shoulder Impingement&lt;br /&gt;Carpel Tunnel Syndrome&lt;br /&gt;Calcified Granuloma - Bottom Lobe Right Lung&lt;br /&gt;Sleep Apnea&lt;br /&gt;Chronic Sinusitis - Allergies&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar dari penyakit ini adalah dampak akibat kecelakaan yang diakibatkan ketika seorang pemuda pergi untuk menikmati sebuah permainan bola kaki tanpa menyadari bahwa itu adalah kesempatan terakhirnya untuk menikmati permainan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini TinyRay menunggu dengan penuh harap dan kesabaran untuk beberapa suntikan tulang belakang, yang *mungkin* menghalau rasa sakit yang menyiksa itu untuk sementara, atau untuk sebuah operasi, sebuah pilihan yang mungkin menjadikannya lebih lumpuh lagi dan lebih bergantung pada orang lain dibanding saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi TinyRay Grier tidak pernah menyerah. Dia menggunakan bakat luar biasanya dalam menggambar dan melukis untuk mengungkapkan perasaannya, untuk melawan keganasan rasa sakit yang dihadapinya setiap hari. Bakat dan dedikasinya pada seni menjadikan dirinya dihormati diantara rekan-rekannya dan gaya lukisannya mencerminkan sebuah ciri khas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari dia melukis, bersantai bersama keluarga atau menikmati kebebasan yang diberikan kepadanya melalui dunia internet. Dia mengisi hari-harinya dengan hal-hal yang dia nikmati, mengangkat rasa sakit dan mengalihkan pandangannya dari masalah yang ada di depannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam menjalani tahun-tahun penuh rasa sakit TinyRay bisa saja mengembangkan rasa benci pada dunia karena dunia telah mengambil kemampuannya untuk berjalan dan dia tetap hidup untuk menjalani hari-hari penuh siksaan ini. Tapi hal itu tidak terjadi. TinyRay merasa jika dunia ini tidak mau membantunya, dengan imannya kepada Tuhan, keluarga dan teman-teman, dia akan memperjuangkan hidup ini langkah demi langkah, dan dia melakukannya, setiap hari dan dalam setiap cara.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-7494091893109889092?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/7494091893109889092/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/05/sebuah-kisah-tentang-tekad.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/7494091893109889092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/7494091893109889092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/05/sebuah-kisah-tentang-tekad.html' title='Sebuah Kisah Tentang Tekad'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-6140652200187210024</id><published>2010-05-19T01:12:00.000+07:00</published><updated>2010-05-19T01:12:46.384+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Family'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='True Story'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Joy'/><title type='text'>Menjadi Kaya - Sebuah Kisah Nyata</title><content type='html'>Seringkali kita mengeluh saat himpitan materi menekan kita, terutama kita yang tinggal di kota-kota besar. Semua orang berlomba untuk menumpuk harta dan kekayaan untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik. Memang di jaman sekarang ini segalanya butuh uang, tapi bukan berarti uang dapat membeli segalanya. Kebahagiaan tidak dapat dibeli oleh materi, dan seringkali kita melupakan hal itu. Berikut kisah seorang Jaye Lewis, sebuah kisah sederhana dan biasa saja, tapi menggugah hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Sehari setelah Natal kami berkeliaran pada sebuah toko buku bekas, dengan suami saya, Louie, anak perempuan kami, Jenny dan Helen, dan saya sendiri. Ini adalah waktu yang sangat berarti buat kami, karena kami akan berpisah lagi sebagai sebuah keluarga, hanya dalam beberapa hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Delapan bulan terakhir terasa sangat berat semenjak suami saya pensiun dari Angkatan Laut. Kami telah memanipulasi "sistem militer," ketika pada saat bertugas, kami berusaha untuk menghindari perpisahan yang lama satu sama lain semampu kami. Sekarang di sinilah kami, pensiun, dan hanya tersisa delapan bulan menjelang pepisahan terpanjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika suami saya pensiun, kami mengetahui bahwa pekerjaan yang tersedia untuknya hanyalah di kota Norfolk, Virginia. Impian kami adalah untuk menghabiskan sisa hidup kami di pegunungan sebelah Barat Daya Virginia, sejauh enam setengah jam perjalanan. Dengan kondisi kesehatan saya yang menurun, sangatlah tidak memungkinkan untuk saya untuk tinggal bersama Louie di kota. Kami terus menerus dipisahkan, berdoa dan berharap agar ada sebuah pekerjaan yang tersedia di sebuah daerah indah yang kami sukai. Jadi disinilah kami, menunda hal yang tidak dapat dihindarkan, menghabiskan waktu di sebuah toko buku bekas, sebelum anak-anak dan saya kembali menuju ke Barat Daya Virginia. Saat itu kami miskin seperti hari-hari sebelumnya; namun kami sangat bersyukur karena bersama-sama, dan memanfaatkan setiap kesempatan yang ada untuk pelukan ekstra, berbagi impian dan tawa. Di sana hanya ada seorang lagi di dalam toko buku selain sang pemilik, seorang wanita yang menawan berusia lebih kurang sama dengan saya. Saya memperhatikan pakaiannya, sepatunya dan tas tangannya yang mahal, dan saya bertanya-tanya dalam hati apa rasanya menjadi kaya, masuk ke sebuah toko buku dan memiliki uang untuk membeli buku apapun yang saya inginkan. Tapi saat itu kami sangat bergembira, dan dalam sekejap saya melupakan wanita itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami berkelakar sambil melanjutkan perburuan harta kami, menggenggam uang kami sebanyak lima dollar, berharap untuk dapat menjadi yang pertama untuk menemukan buku yang paling tua, dan tentu saja paling murah. Itu adalah perjalanan yang menyedihkan sekaligus menyenangkan. Seringkali Louie dan saya melewati satu sama lain, mencari alasan untuk bersentuhan atau untuk memberi satu sama lain genggaman tangan ekstra. Jenny teringat tidak jauh dari toko buku ada sebuah mesin ATM, dan dia memutuskan bahwa dia membutuhkan tambahan duapuluh dollar dan bergegas pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak adil!" Saya mengeluh. "Kami semua hanya dapat membelanjakan lima dollar, dan kamu akan menghabiskan duapuluh lima dollar?!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami semua tertawa dan mulai mengolok-olok Jenny tanpa ampun, tapi dia dapat meyakinkan ayahnya bahwa dia harus mendapatkan $20 tambahan agar dapat membeli buku yang tidak dapat ditolaknya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ayo, Jenny," Louie tertawa. "Ayah akan mengantarmu ke ATM."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian kami melakukan sebuah babak berpelukan dan berciuman lagi, tidak satupun dari kami ingin berpisah bahkan hanya untuk beberapa menit. Tak lama kemudian Louie dan saya berkata "selamat tinggal." Kami tidak dapat menolak kesempatan untuk meyakinkan satu sama lain tentang cinta kami, dan keyakinan kami bahwa perpisahan kami akan segera berakhir. Hal ini bagaikan sebuah sandiwara, drama situasi keluarga, namun kami tidak peduli tentang apa pendapat orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga militer sepertinya dapat dikategorikan menjadi dua : mereka yang mencari kesempatan untuk menunjukkan rasa sayang, dan mereka yang menghindari kontak, karena "selamat tinggal" adalah menyakitkan. Saya harus akhi kami adalah keluarga yang sangat penuh dengan "peluk-cium," dengan tidak menghiraukan orang lain, kami melanjutkan untuk memberikan kecupan dan pelukan terus menerus. Dalam karir militer, kami telah menyadari apapun dapat terjadi bahkan dalam perpisahan yang sangat singkat. Tapi sekarang ketika saya mengingat kembali, saya menyadari bagaimana kami terlihat sangat aneh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, di antara banyak pelukan dan ciuman, saya melihat sebuah buku yang sempurna untuk saya! Buku itu berusia seratus tahun, dan berkisah persis pada periode waktu yang menjadi favorit saya, abad pertengahan. Oh, betapa saya menginginkan buku itu! Saya segera memeriksa berapa harganya, dan hati saya hancur. Harganya duapuluh lima dollar! Kami tidak memiliki uang sebanyak itu. Saya menatap Louie, dan seketika itu juga saya mengetahui jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia pasti sangat menginginkan agar saya dapat memiliki buku itu. Saya dapat melihat kesedihan itu di matanya. Louie mengulurkan tangan dan memberikan saya pelukan ekstra. Saya mengerti pesan "sayang, kita tidak mampu untuk membelinya," yang hendak ia sampaikan. Saya bersandar pada lengannya, dan saya melihat perempuan menawan tadi juga memegang buku yang saya inginkan. Ya sudahlah, biarkan dia memilikinya. Saya memeluk Louie lagi, dan setengah serius, saya bergumam, saat mata saya beradu pandangan dengan perempuan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oooohh, Andaikan saja saya kaya raya!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Terlihat bagiku, Anda sudah terlihat kaya." dia berkata sambil tersenyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu ada jeda yang cukup lama dan hati saya dipenuhi dengan pemahaman. Saya melihat suami saya, menatap anak-anak saya, saling merangkul bagaikan dalam naungan penuh cinta, dan saat itu saya menyadarinya. Saya kaya. Sangat kaya. Saya segera berbalik untuk berterima kasih pada wanita itu untuk mengingatkan hal ini kepada saya, tapi dia telah pergi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa dia? Saya tidak akan pernah tahu. Tapi apa yang dia lakukan menurut pandangan saya sangatlah penuh mujizat. Saya tidak akan melupakannya. Kemana dia menghilang? Saya tidak tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup aneh, dalam hitungan hari suami saya menerima tawaran kerja di Barat Daya Virginia. Dalam waktu kurang dari dua minggu, dia dipekerjakan dan pindah ke tempat yang sekarang menjadi rumah kami. Surat panggilan kerja itu telah dikirimkan dua hari sebelum Natal, bahkan pada saat kami berpelukan dan berciuman di toko buku itu. Bahkan momen saya mendengar kata-kata,  "Terlihat bagiku, Anda sudah terlihat kaya," saat itu sudah dalam proses pergerakan untuk menyatukan keluarga kami. Saya sangat yakin bahwa ini semua adalah rencana Tuhan, untuk mengingatkan saya apa arti dari menjadi "kaya" ... keyakinan, cinta, keluarga, dan sahabat. Dan ketika saya sampai di surga, saya tidak akan terkejut sama sekali saat saya menyadari bahwa Tuhan mengirimkan seorang malaikat ke sebuah toko buku bekas, di Norfolk, Virginia, untuk memberikan pesan yang paling kaya, sehari setelah Natal, bertahun-tahun yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jaye Lewis, 2003&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Kekayaan bukan hanya soal materi. Orang-orang terdekat kita juga merupakan harta yang tidak ternilai harganya. Saat kita kehilangan materi, kita dapat membelinya lagi. Tapi saat kita kehilangan orang-orang yang kita kasihi, mereka akan pergi untuk selamanya. Marilah sebelum terlambat, sadarilah bahwa kita kaya, dan mulai menunjukkan kasih kita kepada mereka. Jangan tunda lagi, mulailah dari sekarang...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-6140652200187210024?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/6140652200187210024/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/05/menjadi-kaya-sebuah-kisah-nyata.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/6140652200187210024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/6140652200187210024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/05/menjadi-kaya-sebuah-kisah-nyata.html' title='Menjadi Kaya - Sebuah Kisah Nyata'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-6134959645104784954</id><published>2010-05-06T01:48:00.001+07:00</published><updated>2010-05-06T01:48:55.584+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Determination'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='True Story'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Esteem'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Confidence'/><title type='text'>Pianis Berjari 4...</title><content type='html'>&lt;b&gt;Kisah ini akan menginspirasi Anda... untuk dapat menyadari bahwa siapapun dapat mengatasi kesulitan!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang Anda lakukan ketika Anda dilahirkan dengan dua jari pada setiap tangan dan kedua kaki Anda diamputasi dari lutut ke bawah ketika Anda berusia tiga tahun? Jika Anda seorang Hee Ah Lee, Anda akan menjadi seorang pianis konser. Dia sudah cukup professional sekarang, dan Anda akan sangat suka mendengarnya bermain piano... Silahkan saksikan video berikut ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="385" width="480"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/2FSnalrPYpc&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/2FSnalrPYpc&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="480" height="385"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hee Ah Lee dilahirkan dengan cacad fisik yang cukup parah. Dia hanya memiliki dua jari pada setiap tangan. Dan kedua kakinya hanya utuh sampai ke lutut. Dokter yang merawatnya tidak berharap dia dapat bertahan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi dia tetap bertahan hidup. Pada usia enam tahun dia mulai bermain piano. Saat itu keempat jarinya sangat lemah. Dia bahkan tidak dapat memegang sebuah pensil. Sang ibu berharap dengan bermain piano genggaman sang anak dapat menjadi lebih kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata hal itu berhasil. Tetapi lebih dari itu, Lee menyadari panggilannya. Dia sekarang tur keliling dunia, bermain piano untuk para pemirsanya yang terkesan. Dia memainkan lagu-lagu yang bahkan sulit untuk dimainkan oleh manusia berjari lengkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sebuah kisah nyata yang menggetarkan hati...&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini nyata dan Hee Ah Lee memang benar-benar ada. Ini adalah sebuah kisah mengenai seorang ibu dan seorang anak perempuan yang mampu mengatasi permasalahan dari awal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu Lee secara tidak diketahui hamil saat dia menikah dengan seorang yang lumpuh. Para dokter berkata akibat penggunaan obat tertentu mungkin anaknya tidak dapat dilahirkan normal. Namun dia memilih untuk melanjutkan kehamilannya dan pada tahun 1985 di Seoul, Korea Selatan, Hee Ah Lee kecil dilahirkan dengan hanya dua jari pada masing-masing tangan, kerusakan pada kedua kakinya, dan sedikit cedera otak. Pihak rumah sakit berkata kepada sang ibu bahwa dia tidak dapat merawat anaknya di rumah dan pihak keluarga menginginkannya untuk menempatkan anak tersebut untuk diadopsi di negara lain. Namun sang ibu tetap berpikir bahwa anaknya sempurna, dan bertekat bahwa anak tersebut dapat menjalani sebuah hidup yang sukses dan berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa kanak-kanak Lee, sang ibu memutuskan untuk memberikan anaknya pelajaran piano untuk dua alasan. Yang pertama adalah dengan belajar piano akan memperkuat kedua tangan anaknya sehingga dia dapat memegang pensil. Yang kedua adalah jika anak ini dapat menguasai permainan piano, dia dapat menguasai apapun. Begitu banyak kesulitan, pergumulan dan air mata yang dijalani pasangan ibu dan anak ini selama beberapa tahun. Dan pada usia 7 tahun Lee memenangkan &lt;i&gt;Korea’s 19th National Handicap Conquest Contest &lt;/i&gt;dan mendapatkan penghargaannya langsung dari Presiden Korea.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang Lee berusia 22, memiliki banyak penghargaan, dan telah menjadi seorang pianis konser kelas dunia dengan lebih dari 200 pertunjukan. Album pertamanya berjudul “&lt;i&gt;Hee-ah, a Pianist with Four Fingers&lt;/i&gt;” dirilis pada Juni 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lee memberikan penghargaan kepada ibunya untuk tantangannya menguasai piano dan berkata walaupun begitu banyak kesulitan pada masa-masa latihan, "dengan berlalunya waktu, sang piano menjadi sumber inspirasi saya dan sahabat saya."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-6134959645104784954?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/6134959645104784954/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/05/pianis-berjari-4.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/6134959645104784954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/6134959645104784954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/05/pianis-berjari-4.html' title='Pianis Berjari 4...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-9036749611939203467</id><published>2010-04-25T08:08:00.000+07:00</published><updated>2010-04-25T08:08:56.474+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Joy'/><title type='text'>Attitude of Gratitude...</title><content type='html'>Siapapun yang menulis ini, adalah seorang ahli dalam bersikap penuh syukur (&lt;i&gt;attitude of gratitude&lt;/i&gt;). Saya sangat ingin memberikan penghargaan kepada si penulis, tapi saya tidak tahu siapa penulisnya. Saya menerima referensi ini via &lt;i&gt;email &lt;/i&gt;dan berusaha mencari sumbernya di internet, tapi tidak pernah berhasil untuk menemukan si penulis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Silahkan baca tulisan ini dan bila Anda merasa bersikap penuh syukur adalah hal yang sulit untuk dipelajari, saya yakin setelah membacanya Anda akan menyadari bahwa hal ini sesungguhnya tidak sesulit yang Anda bayangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.inspirational-short-stories.com/images/thanks.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://www.inspirational-short-stories.com/images/thanks.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;Saya Berterima Kasih&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Penulis Tidak Diketahui &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berterima kasih untuk seorang istri walaupun dia hanya menyajikan hot dog untuk makan malam namun dengan demikian saya tahu bahwa dia berada di rumah bersama saya bukan dengan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk seorang suami yang berada di sofa dengan setumpuk keripik kentang karena itu berarti dia berada di rumah bersama saya dan bukan di luar di sebuah bar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk remaja yang mengeluh ketika mencuci piring, karena dia berada di rumah, bukan berada di jalanan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk pajak yang saya bayar, karena hal itu berarti saya bukan pengangguran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kekacauan yang harus saya bereskan sesudah sebuah pesta, karena itu berarti saya dikelilingi oleh teman-teman. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk pakaian yang terasa agak sempit, karena berarti saya cukup makan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk bayangan saya yang menemani sepanjang hari, karena hal itu berarti saya masih disinari oleh mentari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk rumput yang perlu di potong, jendela yang perlu dibersihkan, dan selokan yang perlu dikeruk, karena hal itu berarti saya memiliki sebuah rumah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk semua keluhan yang saya dengar mengenai pemerintahan, karena itu berarti kita memiliki kebebasan berpendapat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk tempat parkir yang tersedia di ujung lapangan parkir, karena itu berarti saya masih mampu berjalan dan saya telah diberkati dengan sarana transportasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk tagihan listrik yang membengkak akibat AC, karena itu berarti saya merasa sejuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk seorang perempuan di gereja yang berada di belakang saya dan menyanyi dengan sumbang, karena itu berarti saya dapat mendengar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk tumpukan pakaian yang perlu di cuci dan di setrika, karena itu berarti saya tidak kekurangan pakaian untuk dipakai. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk kelelahan dan otot yang sakit di penghujung hari, karena itu berarti saya mampu untuk bekerja keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk alarm yang berbunyi dan segera mati di pagi hari, karena itu berarti saya masih hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terakhir, untuk terlalu banyak &lt;i&gt;email&lt;/i&gt;, karena itu berarti saya memiliki teman-teman yang peduli dengan saya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-9036749611939203467?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/9036749611939203467/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/04/attitude-of-gratitude.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/9036749611939203467'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/9036749611939203467'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/04/attitude-of-gratitude.html' title='Attitude of Gratitude...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-7525141931938983396</id><published>2010-04-09T00:00:00.000+07:00</published><updated>2010-04-09T00:00:56.783+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friendship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bravery'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Determination'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='True Story'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><title type='text'>Survival... True Story...</title><content type='html'>Joe Simpson dan rekannya sesama pemanjat tebing, Simon Yates, berhasil mencapai puncak sebuah gunung dengan ketinggian puncak 21.000 kaki pegunungan Andes ketika sebuah bencana menerpa mereka. Simpson terjatuh dari sebuah permukaan es vertikal dan mematahkan kakinya. Dalam beberapa jam berikutnya, keadaan menjadi gelap dan badai salju mulai menerpa saat Yates mencoba untuk menurunkan temannya ke tempat yang aman. Dan akhirnya, Yates dengan sangat terpaksa mengambil keputusan untuk memotong tali yang menopang temannya, beberapa saat sebelum mereka berdua terjatuh bersama-sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga hari berikutnya adalah hari-hari penuh perjuangan yang hampir tidak masuk akal bagi mereka berdua. Yates yakin bahwa Simpson telah meninggal, kembali ke &lt;i&gt;base camp &lt;/i&gt;diliputi perasaan duka dan bersalah karena meninggalkan temannya. Tapi sebuah keajaiban terjadi, Simpson bertahan hidup walaupun terjatuh dari tebing, tapi dalam kondisi pincang, kelaparan, dan kedinginan parah akibat terjebak dalam jurang yang dalam. Dengan berbagai cara dia mengeluarkan seluruh kekuatan fisik dan spiritualnya, dan Simpson merangkak melewati jurang dan ngarai pegunungan Andes, sampai ke &lt;i&gt;base camp &lt;/i&gt;beberapa jam sebelum Yates meninggalkan tempat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kedua pria ini mengatasi siksaan dan tekanan pada hari-hari yang mengerikan itu menjadi sebuah legenda kepahlawanan dalam mengatasi rasa takut, penderitaan, kelangsungan hidup dan juga sebuah kesaksian yang pedih mengenai sebuah keberanian dan persahabatan yang tidak tergoyahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah nyata ini sudah didokumentasikan dalam sebuah buku, &lt;i&gt;Touching The Void&lt;/i&gt;, dan juga sebuah film. Berikut trailernya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/t65VrYZ2U9s&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/t65VrYZ2U9s&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12 seri wawancara dari Joe Simpson dan Simon Yates yang menceritakan perjuangan mereka dapat juga Anda saksikan di sini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="340" width="560"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/b7zadH1ZqAE&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/b7zadH1ZqAE&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="560" height="340"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/xU7dGDqbgOk&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/xU7dGDqbgOk&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="340" width="560"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/T2gAJuJOmOw&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/T2gAJuJOmOw&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="560" height="340"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/cQ8bqe4vxvI&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/cQ8bqe4vxvI&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="340" width="560"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/7NI9GYxXhiE&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/7NI9GYxXhiE&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="560" height="340"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/3nTOqtRZtAQ&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/3nTOqtRZtAQ&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/b6ivhmvKOFg&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/b6ivhmvKOFg&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/ChRdSRU_-DI&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/ChRdSRU_-DI&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="340" width="560"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/_T24VjonU7A&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/_T24VjonU7A&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="560" height="340"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="340" width="560"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/9y6K898Yf5A&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/9y6K898Yf5A&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="560" height="340"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/4338okAy54E&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/4338okAy54E&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="344" width="425"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/Ja6TAhtsOEg&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/Ja6TAhtsOEg&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kisah luar biasa, keadaan yang sungguh tidak mungkin menjadi mungkin, dengan satu modal yang sederhana : Tekad. Sebuah pelajaran bagi kita yang merasa saat ini tidak kuat lagi menghadapi tekanan-tekanan hidup atau apapun masalah kita, selalu ada jalan keluar dan selalu ada kekuatan lebih selama kita mau dan tidak putus asa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah pemikiran sederhana dari saya, &lt;i&gt;surviving &lt;/i&gt;bukanlah suatu pergumulan dengan kekuatan penuh dan semaksimal mungkin untuk mencari jalan keluar, tetapi lebih tepat kalau saya sebut bagaimana bertahan dengan diri kita, &lt;i&gt;keeping us in one piece, keep a clear head&lt;/i&gt;, bukan masalah kekuatan, tetapi masalah daya tahan. Semoga kisah ini bisa menjadi inspirasi buat kita semua...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-7525141931938983396?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/7525141931938983396/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/04/survival-true-story.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/7525141931938983396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/7525141931938983396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/04/survival-true-story.html' title='Survival... True Story...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-4639635770628983886</id><published>2010-03-28T22:19:00.000+07:00</published><updated>2010-03-28T22:19:42.058+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Exploration'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Esteem'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Confidence'/><title type='text'>Menerima Diri Sendiri...</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;&lt;b&gt;Sebuah kisah pribadi mengenai menerima dan menyangkal&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;Ketika saya masih muda, saya tidak menyukai senyum saya.&lt;br /&gt;Saya memiliki gigi taring yang besar, dan hasilnya, senyum yang menakutkan.&lt;br /&gt;Saya terus menyangkal senyum saya; Saya tidak mau tersenyum. Saya selalu berusaha untuk menyembunyikannya.&lt;br /&gt;Tapi saya tidak bahagia, jadi saya mengambil kesimpulan bahwa saya harus mengubah keadaan ini.&lt;br /&gt;Anda tahu cara terbaik untuk mengubah keadaan? Justru lakukanlah kebalikannya.&lt;br /&gt;Jadi saya melakukan yang sebaliknya - saya tersenyum setiap saat.&lt;br /&gt;Saya berkata kepada diri saya sendiri bahwa saya memiliki senyum yang paling indah.&lt;br /&gt;Dan Anda tahu apa yang terjadi?&lt;br /&gt;Orang-orang mulai berkata saya memiliki senyum yang indah!&lt;br /&gt;Dan saya mulai merasa senang mengenai hal itu, saya menyukai senyum saya - seketika itu juga saya telah mengubah keadaan.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Apa yang dapat Anda pelajari dari cerita ini? &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan yang Anda miliki dengan dunia ini adalah sebuah refleksi dari hubungan Anda dengan diri Anda sendiri. Coba Anda renungkan sejenak.&lt;br /&gt;Dalam bahasa lain, inilah yang disebut dengan percaya diri. Semua dimulai dari hal-hal yang sederhana. Cara Anda memegang gelas, cara Anda menulis dengan sebuah pena, cara Anda berjalan, dan sebagainya.&lt;br /&gt;Semua ini terjadi secara alamiah jika Anda merasa nyaman dengan diri Anda sendiri. Tentu saja, Anda bisa "memalsukannya" sampai Anda merasa nyaman dengan diri Anda sendiri, tapi mengapa harus melakukan hal itu?&lt;br /&gt;Bukankah lebih baik menjadi seorang yang percaya diri, dan memiliki segala hal sepele tersebut bekerja untuk diri Anda, bukan sebaliknya justru Anda yang bekerja untuk hal-hal sepele tersebut? Saya rasa ini adalah pendekatan yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimalah segalanya. Terimalah diri Anda sendiri. Silahkan Anda coba sendiri dan beri tahu saya bagaimana hasilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;“Love yourself - accept yourself - forgive yourself - and be good to yourself, because without you the rest of us are without a source of many wonderful things.” - Leo F. Buscaglia &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-4639635770628983886?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/4639635770628983886/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/03/menerima-diri-sendiri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/4639635770628983886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/4639635770628983886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/03/menerima-diri-sendiri.html' title='Menerima Diri Sendiri...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-3119082650553052659</id><published>2010-03-12T13:12:00.000+07:00</published><updated>2010-03-12T13:12:44.485+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Exploration'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Reflection'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Joy'/><title type='text'>Pribadi Yang Di Dalam...</title><content type='html'>Hari ini saya membaca sebuah kisah menarik dari sebuah buku. Kira-kira begini kisahnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang ayah yang sangat lelah baru saja tiba di rumah, dan berharap dapat bersantai sejenak menonton televisi. Tapi kelihatannya hal tersebut tidak mungkin dilakukan, karena saat dia membuka pintu rumahnya sang anak sudah menunggunya di depan pintu dengan wajah "butuh perhatian." Sang anak pun langsung menyibukkan sang ayah dengan permintaannya untuk diperhatikan. Namun kelelahan sang ayah sudah tidak tertahankan lagi, dia butuh waktu untuk bersantai sejenak. Tanpa ingin mengecewakan anaknya, dia memutar otak bagaimana caranya dia dapat menyelesaikan situasi sulit ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil melihat surat kabar, dia mendapat sebuah ide untuk menyibukkan anaknya itu. Pandangannya tertuju pada sebuah gambar peta dunia di salah satu halaman surat kabar tersebut. Beliau mengambil gunting, dan menggunting gambar peta tersebut menjadi banyak bagian. Lalu kata sang ayah : "Nak, coba kau gabungkan serpihan-serpihan gambar ini menjadi sebuah peta dunia yang utuh." Sang anak pun mulai sibuk dengan potongan-potongan kertas tadi dan mulai berkonsentrasi penuh. Melihat perhatian anaknya telah terpecah, sang ayah merasa akhirnya saya memiliki waktu setidaknya satu jam untuk bersantai dan menyaksikan acara televisi kesayangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lima belas menit berlalu, sang ayah sedang asyik menonton televisi, dan si anak pun sibuk dengan potongan-potongan kertas tersebut. Tak lama kemudian sang anak memanggil ayahnya : "Sudah selesai pa. Kita main apalagi sekarang?" Sang ayah pun terkejut, mana mungkin anak sekecil itu tahu letak posisi tiap negara dengan tepat? Bagaimana mungkin secepat itu dia dapat menyusunnya kembali? Dengan rasa penasaran, sang ayah bertanya kepada anaknya : "Bagaimana caramu menyusun gambar itu dengan begitu cepat nak?" Dengan polos anak itu menjawab : "Mudah sekali pa. Di belakang gambar peta itu ada gambar orang. Saya hanya menyusun gambar orang tersebut, ketika selesai saya membalikkan gambarnya dan saya telah menyelesaikan sebuah peta dunia yang utuh."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering kali kita tidak bertindak seperti anak itu. Dalam menghadapi kehidupan setiap hari kita disibukkan dengan banyak masalah, berusaha menyusun kepingan-kepingan permasalahan tersebut dalam susunan yang benar. Yang sebenarnya perlu kita lakukan sangat sederhana, kita hanya perlu menyusun "gambar orang" yang ada di dalam diri kita. Mengapa kita sibuk membenahi apa yang di luar, sedangkan sebenarnya inti permasalahan hidup kita ini datang dari kita sendiri? Apakah tidak lebih mudah untuk menyelesaikan "pribadi" yang di dalam, sehingga masalah-masalah yang ada di luar juga secara otomatis akan selesai dengan sendirinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;It is not easy to find happiness in ourselves, and it is not possible to find it elsewhere.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;- Agnes Repplier -&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Memang pembenahan pribadi bukanlah suatu hal yang mudah. Saya sendiri merasa sulit untuk membenahi hal-hal yang kurang baik di dalam diri saya. Tapi hanya melalui pembentukan karakter saja saya dapat menghadapi dunia yang semakin lama semakin kejam ini. Dunia ini tidak akan berubah menjadi lebih baik, dan kita tidak dapat melakukan apapun untuk mengubah hal itu. Hanya dengan pribadi yang utuh dan tangguh saya dapat berjalan dengan berani untuk menghadapi hari-hari yang sulit ini...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-3119082650553052659?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/3119082650553052659/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/03/pribadi-yang-di-dalam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/3119082650553052659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/3119082650553052659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/03/pribadi-yang-di-dalam.html' title='Pribadi Yang Di Dalam...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-1647386890781168140</id><published>2010-02-26T23:46:00.000+07:00</published><updated>2010-02-26T23:46:11.262+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Determination'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Reflection'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Awareness'/><title type='text'>Kebutuhan Atau Kecanduan???</title><content type='html'>Hari ini saya menonton sebuah film fiksi berjudul &lt;i&gt;Surrogates&lt;/i&gt;. Sebuah gambaran tentang kemajuan teknologi yang mempermudah hidup banyak orang, dan mengurangi banyak resiko dalam hidup ini. Dalam film ini dikisahkan tentang kehidupan manusia di masa depan dengan menggunakan teknologi terbaru memungkinkan untuk manusia dapat mengerjakan banyak hal dari dalam rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang pengguna hanya perlu berbaring dan mengenakan sensor untuk mengendalikan sebuah boneka yang mirip dengan manusia dan melakukan kegiatannya sehari-hari. Sang boneka pun keluar beraktifitas, menggantikan sang manusia dalam melakukan banyak hal. Saat terjadi kecelakaan, yang mengalami musibah adalah sang boneka, bukan manusianya. Saat dirampok, sang pengguna boneka tersebut pun terhindar dari resiko luka ataupun terbunuh. Segala macam resiko ditanggung oleh boneka tersebut, sedangkan si manusia aman berbaring di dalam rumah. Selengkapnya mengenai kisah film tersebut, silahkan Anda tonton sendiri. Saya tidak mau merusak kesenangan Anda dengan membeberkan seluruh kisah film tersebut di blog ini :p&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira-kira begitulah nantinya kehidupan manusia di masa mendatang, setidaknya itu yang digambarkan dalam film "&lt;i&gt;Surrogates&lt;/i&gt;." Saat teknologi semakin maju, manusia dapat mengurangi resiko bencana&amp;nbsp; yang akan menimpa dirinya. Tidak hanya di film itu, saat ini hal tersebut juga mulai dapat dirasakan. Kemudahan berkomunikasi, &lt;i&gt;video call&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;conference call&lt;/i&gt;, dan lain-lain banyak memudahkan hidup kita untuk bertemu dan bersosialisasi dengan orang lain tanpa harus keluar rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin film tersebut adalah sebuah contoh yang terlalu ekstrim, menggambarkan bagaimana sebuah boneka akan menggantikan seluruh kegiatan dalam hidup kita. Tetapi hal tersebut bukanlah tidak mungkin, melihat bagaimana perkembangan teknologi sekarang yang sedemikian pesat. Memang teknologi adalah hal yang baik, bahkan hal-hal seperti inipun juga bermanfaat, seperti memungkinkan penyandang cacat untuk dapat hidup normal dengan organ buatan yang dapat dikendalikan sepenuhnya, dan bagi para pekerja konstruksi atau pekerjaan apapun yang mengandung resiko tinggi sehingga kehilangan nyawa dapat dihindarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun bagi saya apapun yang dilakukan dengan "terlalu" tidak pernah berdampak baik. Saat manusia mulai mengandalkan teknologi dalam menjalani hidupnya, segalanya akan menjadi lebih mudah. Namun saat manusia mulai "terlalu" mengandalkan teknologi dalam hidup, sesuatu yang pada awalnya adalah kebutuhan berubah menjadi kecanduan. Sama seperti kita sekarang ini. Berapa banyak dari kita yang mulai kecanduan, dan merasa tak berdaya saat kita tidak menggunakan teknologi? Berapa banyak dari kita yang mulai panik saat kita lupa dan tidak membawa ponsel? Berapa banyak dari kita yang saat listrik mati mulai merasa gelisah? Berapa banyak dari kita saat komputer kita rusak kita merasa bingung karena tidak dapat bekerja? Saya pun pernah mengalami hal seperti itu, merasa tidak lengkap saat tidak membawa ponsel, merasa haus informasi saat internet saya mati, dan lain sebagainya. Beruntung saya menonton film ini, menyadarkan saya tentang bagaimana manusia dapat merasakan kecanduan terhadap hal yang disebut dengan "teknologi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disinilah saya menyadari, bahwa teknologi yang demikian maju memang baik untuk hidup saya, tetapi teknologi tersebut hanyalah alat bantu. Saya sendirilah yang harus menyelesaikan segala sesuatunya saat teknologi tersebut gagal untuk membantu saya. Sebagai manusia saya diciptakan dengan segala macam kemampuan untuk menyelesaikan berbagai macam tugas, dengan ataupun "tanpa" bantuan teknologi. Jangan membuat hal berbalik 180 derajat, sebuah teknologi yang harusnya menjadi budak kita, bukan kita yang menjadi budak teknologi...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-1647386890781168140?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/1647386890781168140/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/02/kebutuhan-atau-kecanduan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/1647386890781168140'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/1647386890781168140'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/02/kebutuhan-atau-kecanduan.html' title='Kebutuhan Atau Kecanduan???'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-7563127143326833514</id><published>2010-02-22T01:29:00.000+07:00</published><updated>2010-02-22T01:29:56.414+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Exploration'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relationship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Esteem'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Awareness'/><title type='text'>Kepingan Puzzle</title><content type='html'>Dia orangnya begitu, saya orangnya begini. Dia pelit, saya royal. Dia baik hati, saya tidak baik hati. Dia supel, saya sulit bergaul, Dia hemat, saya boros. Dia mandiri, saya bergantung pada orang. Dia tegas, saya plin plan. Dia jenaka, saya serius. Dia pandai melihat peluang, saya sering melewatkan peluang. Dia pendiam, saya bawel. Dan lain sebagainya. Tapi mengapa saya masih bergaul dengannya? Dan mungkin dia pun bertanya mengapa dia bergaul dengan saya? Begitu banyak ketidak cocokan dalam sifat dan karakter kami masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin pertanyaan seperti itu sering terbersit di pikiran kita. Sering kali kita bersosialisasi dengan orang yang jauh berbeda dengan kita. Sifat yang bertolak belakang, namun "&lt;i&gt;get along&lt;/i&gt;" baik-baik saja, bahkan sampai bertahun-tahun lamanya. Mungkin bukan hanya sekedar kenal, tapi teman, bahkan menjadi sahabat terlebih lagi menjadi pasangan hidup tempat berbagi suka dan duka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu pertanyaan besar yang sempat mengisi hati saya mengenai hal ini, mengapa orang dengan berbagai sifat yang tidak cocok bisa menjadi sahabat, bahkan tidak jarang menjadi pasangan hidup. Dan mereka bahagia dengan hal itu. Begitu banyak ketidak cocokan, tetapi mereka tetap bertahan menjadi orang-orang yang dekat di hati. Berhari-hari, berbulan-bulan, bertahun-tahun, bahkan sepanjang hidup mereka. Sampai saya tiba di sebuah pemikiran yang membuka mata hati saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan ini. Seperti apa dunia ini saat Anda keluar dari rumah, dan melihat semua orang seperti Anda. Tabiat, perilaku, karakter, sifat, bahkan sampai ke penampilan fisik yang identik dengan Anda. Mungkin pada awalnya Anda akan merasa nyaman, karena Anda berpikir mereka tentu mengerti Anda sebab mereka sama dengan Anda. Tapi apakah tidak membosankan, setiap hari bertemu sosok yang identik dengan diri Anda sendiri, tanpa mengetahui begitu banyak karakter-karakter lain yang dapat di eksplorasi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah realita kehidupan di dunia ini. Saat Anda merasa sedih dan terluka, seseorang dengan karakter yang riang dan ceria akan mampu mengobati rasa pedih di hati Anda. Saat Anda berperilaku boros dalam keuangan Anda memiliki seseorang yang mengingatkan untuk berhemat. Saat Anda terdiam dan merasa hening dan hampa selalu ada seseorang yang begitu gemar berbicara berbagi hal-hal menarik untuk dipikirkan dan direnungkan. Saat Anda hampir melewatkan peluang besar dalam hidup, selalu ada orang yang mengingatkan dan mendorong Anda untuk mengambil langkah ekstrim untuk mengambil peluang tersebut. Saat Anda merasa pesimis akan selalu ada orang yang memberikan rasa nyaman dan optimisme di hati Anda untuk bangkit kembali menghadapi masalah Anda. Dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua diciptakan berbeda. Bahkan sepasang anak kembar yang identik pun memiliki karakter yang berbeda. Tidak ada manusia yang sama persis satu pun di dunia ini. Semua memiliki ciri dan karakternya masing-masing, diciptakan sesuai dengan perannya masing-masing di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaikan susunan &lt;i&gt;puzzle &lt;/i&gt;yang berbeda setiap kepingnya, masing-masing keping memiliki peranannya sendiri untuk melengkapi rangkaian &lt;i&gt;puzzle &lt;/i&gt;tersebut menjadi suatu karya yang indah. Anda dan saya adalah sebuah kepingan &lt;i&gt;puzzle &lt;/i&gt;yang memiliki tugas untuk menjadi bagian dari mahakarya yang indah dalam hidup ini. Perbedaan individu bukanlah suatu kekurangan, melainkan suatu bentuk rangkaian kehidupan antar manusia yang unik, yang terkait satu sama lain. Yang jadi pertanyaan, apakah kita mau menempatkan diri kita sebagai kepingan &lt;i&gt;puzzle &lt;/i&gt;di tempat dimana seharusnya kita berada, dan terkait satu sama lainnya dengan &lt;i&gt;puzzle-puzzle&lt;/i&gt; lainnya yang berbeda dengan kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan akan selalu ada dalam hiidup ini, dan kehadiran kita bukanlah tanpa arti. &lt;i&gt;You can make a difference&lt;/i&gt;. Apalah artinya sebuah &lt;i&gt;puzzle &lt;/i&gt;yang sempurna, namun memiliki sebuah lubang kecil karena kita tidak mau ikut berperan sebagai kepingan &lt;i&gt;puzzle &lt;/i&gt;yang melengkapi rangkaian &lt;i&gt;puzzle-puzzle &lt;/i&gt;tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai detik ini pun saya masih belajar, belajar untuk menerima orang dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Menjadi pribadi yang semakin hari semakin bijak, menjadi pribadi yang lebih dapat bertoleransi dengan segala keadaan di lingkungan yang ada. Marilah kita belajar untuk memahami peranan kita, sebesar apapun perbedaan yang ada di sekitar kita...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pahamilah bahwa kita pribadi yang unik, dan kita adalah spesial. Sebab tanpa kita, dunia ini tidak akan lengkap. &lt;i&gt;Be yourself, and try to accept people as they are, because we are connected one another&lt;/i&gt;. &lt;i&gt;GBU all&lt;/i&gt;...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-7563127143326833514?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/7563127143326833514/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/02/kepingan-puzzle.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/7563127143326833514'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/7563127143326833514'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/02/kepingan-puzzle.html' title='Kepingan Puzzle'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-8155621626651402465</id><published>2010-02-14T03:22:00.000+07:00</published><updated>2010-02-14T03:22:09.517+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relationship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Generosity'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Judgement'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Awareness'/><title type='text'>Cinta Tak Bersyarat....</title><content type='html'>Ini adalah sebuah kisah tentang seorang prajurit yang akhirnya pulang setelah selesai bertugas di Vietnam. Sang prajurit menelpon kedua orang tuanya dari San Fransisco. "Ayah dan Ibu, saya akan segera pulang, tapi saya punya sebuah permintaan. Saya mau mengajak seorang teman bersama-sama dengan saya." "Tentu saja boleh," jawab mereka, "Kami sangat senang untuk bertemu dengannya." "Tapi sebelumnya ada suatu hal yang perlu kalian ketahui," lanjut sang anak, "Dia kehilangan sebuah tangan dan sebuah kakinya. Dia tidak memiliki tempat untuk pergi dan saya ingin dia untuk tinggal bersama-sama dengan kita." "Kami sangat menyesal mendengar hal itu, nak. Mungkin kita dapat membantunya untuk menemukan tempat di mana dia dapat tinggal." "Tidak, Ayah dan Ibu. Saya mau dia tinggal bersama-sama dengan kita." "Anakku," kata sang ayah, "Kau tidak tahu apa yang kau minta. Seseorang dengan kondisi cacad seperti itu akan menjadi beban yang sangat berat bagi kita semua. Kita memiliki kehidupan kita masing-masing, dan kita tidak dapat hal-hal seperti ini mengganggu kehidupan kita. Menurut kami kau sebaiknya pulang dan lupakan mengenai orang ini. Dia akan menemukan jalan untuk hidup mandiri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seketika itu juga, sang anak memutuskan telepon. Kedua orang tua itu tidak pernah mendengar lagi kabar tentang anaknya. Namun beberapa hari kemudian, mereka menerima telepon dari kepolisian San Fransisco. Mereka mendapat kabar bahwa anak mereka telah meninggal setelah terjatuh dari atap sebuah gedung. Pihak kepolisian meyakini bahwa kejadian ini adalah bunuh diri. Kedua orang tua yang berduka itu terbang ke San Fransisco dan diantar ke kamar mayat untuk mengidentifikasi tubuh sang anak. Mereka mengenalinya, tetapi hal yang lebih mengejutkan bagi mereka adalah ketika mereka mengetahui suatu hal yang tidak pernah mereka tahu. Anak mereka hanya memiliki satu kaki dan satu tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua dari anak di dalam kisah ini mirip dengan banyak dari kita. Kita merasa mudah untuk mencintai dan menyukai orang yang tampan/cantik atau menyenangkan, tetapi kita tidak menyukai pribadi yang membuat kita tidak nyaman atau membuat kita tidak merasa senang. Kita memilih untuk menjauh dari orang-orang yang tidak sesehat, secantik/setampan, atau sepandai kita. Namun untungnya masih ada orang-orang yang tidak memperlakukan kita seperti itu. Seseorang yang mencintai kita dengan cinta tak bersyarat yang selalu menyambut kita ke dalam keluarga mereka, tidak peduli seberapa kacau balaunya diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah video mengenai cinta tak bersyarat, "&lt;i&gt;People Helping People&lt;/i&gt;." Semoga video ini dapat membuka mata hati kita semua untuk mengetahui bahwa masih ada banyak pribadi di luar sana yang membutuhkan bantuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="505" width="640"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/DcHQ8LOdmYM&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/DcHQ8LOdmYM&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="640" height="505"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di hari kasih sayang ini, marilah kita belajar untuk mengasihi sesama kita bukan karena kelebihannya, tapi karena mereka juga manusia seperti kita, insan-insan yang butuh kasih sayang. Kalau hanya orang-orang sempurna yang layak mendapatkan cinta, alangkah malangnya orang-orang yang cacad atau memiliki kekurangan. Mereka juga manusia, sama seperti kita. Mari berbagi cinta tidak hanya bagi mereka yang elok dipandang mata, tetapi juga bagi mereka yang memiliki kekurangan, karena mereka juga butuh untuk dicintai dan diterima...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-8155621626651402465?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/8155621626651402465/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/02/cinta-tak-bersyarat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/8155621626651402465'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/8155621626651402465'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/02/cinta-tak-bersyarat.html' title='Cinta Tak Bersyarat....'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-7083946656504102982</id><published>2010-02-14T02:29:00.000+07:00</published><updated>2010-02-14T02:29:16.876+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Exploration'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Joy'/><title type='text'>Seperti Apa Harimu?</title><content type='html'>Saya bangun pagi-pagi sekali hari ini, sangat bersemangat untuk melakukan banyak hal sebelum lonceng jam 12 malam berdentang. Tugas saya adalah untuk memilih hari seperti apa yang akan saya jalani hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini saya dapat mengeluh karena hujan yang menyebalkan atau saya dapat bersyukur karena rumput-rumput mendapat air secara gratis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini saya dapat merasa sedih karena saya tidak memiliki uang atau justru saya dapat merasa senang bahwa kondisi keuangan saya mendorong saya untuk merencanakan pembelanjaan saya secara bijak dan menuntun saya untuk tidak melakukan pemborosan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini saya dapat menggerutu mengenai kondisi kesehatan saya atau saya dapat bersukacita karena saya masih diberi kesempatan untuk hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini saya dapat meratapi atas hal-hal yang tidak diberikan oleh orang tua saya ketika saya tumbuh dewasa atau saya dapat merasa bersyukur karena mereka memberikan saya kesempatan untuk dilahirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini saya dapat menangis karena mawar-mawar memiliki duri atau saya dapat bergembira karena duri-duri itu memiliki mawar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini saya dapat berduka karena kehilangan teman atau saya dapat merasa bersemangat untuk memulai suatu petualangan baru dalam menjalin hubungan pertemanan dengan lebih banyak orang lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini saya dapat mengeluh karena saya harus pergi bekerja atau saya dapat berteriak kegirangan karena saya memiliki pekerjaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini saya dapat mengeluh karena saya harus pergi ke sekolah atau justru merasa bersemangat untuk membuka pikiran saya dan mengisinya dengan pengetahuan dan petualangan baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini saya dapat merasa jengkel karena saya harus membereskan rumah atau saya dapat merasa bersyukur karena memiliki tempat bernaung untuk pikiran, tubuh dan jiwa saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini membentang di hadapan saya, menunggu untuk dibentuk, dan inilah saya, sang pemahat yang bertugas untuk membentuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana hari ini akan berjalan adalah tergantung saya sendiri. Dan saya yang memutuskan hari seperti apa yang akan saya jalani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana Anda akan menjalani HARI INI?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-7083946656504102982?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/7083946656504102982/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/02/seperti-apa-harimu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/7083946656504102982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/7083946656504102982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/02/seperti-apa-harimu.html' title='Seperti Apa Harimu?'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-751233327029462832</id><published>2010-01-28T06:15:00.000+07:00</published><updated>2010-01-28T06:15:39.364+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Determination'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Decision'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Reflection'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Joy'/><title type='text'>Kebahagiaan Adalah Sebuah Keputusan</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;Ada sebuah kisah mengenai seorang penjudi yang terjerat hutang sedemikian besar sehingga satu-satunya cara untuk menyelesaikan masalahnya adalah dengan menikahi anak dari boss mafia yang buruk rupa. Sayangnya, sang penjudi telah menikah. Atas nama persahabatan sejati, seorang teman sang penjudi setuju untuk menikahi anak perempuan yang buruk itu agar dapat membantu sahabatnya. Pada malam pengantin mereka, ketika teman sang penjudi keluar dari kamar mandi untuk menemui istri barunya yang jelek itu, dia tidak menemuinya di sana. Sang wanita buruk itu telah berubah menjadi wanita cantik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa sepengetahuan siapapun sebelumnya, sang istri menjelaskan bagaimana sebuah mantra telah diberikan kepadanya. Dia dikutuk untuk menjadi cantik selama dua belas jam dan buruk selama dua belas jam. Sekarang dia memberikan kesempatan kepada suami barunya untuk memilih dua belas jam mana yang akan dilalui dengan tampil cantik - sepanjang siang hari saat dia berada di tempat umum, atau pada malam hari saat mereka berdua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawaban suaminya? "Lakukan apa yang membuatmu bahagia." Coba tebak, respon sang suami tersebut membebaskan perempuan itu dari mantra tersebut dan dia bisa tampil cantik selama dua puluh empat jam penuh dalam sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah cerita yang bagus bukan? Jika saja kita mengetahui mengenai hal ini dari awal. Tidak perlu berusaha untuk menyenangkan masyarakat, keluarga, teman. Tidak ada perasaan sengsara akibat apa yang diharapkan orang lain dari kita. Lakukanlah hal-hal yang membuat Anda bahagia. Hal ini penting supaya dapat tetap sehat, untuk terus melakukan apa yang membuat kita bahagia. Daripada terjebak dalam situasi untuk membuat orang lain bahagia, kita perlu untuk mengijinkan diri kita sendiri untuk melakukan apa yang membuat kita bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sebagian orang, hal ini berarti tinggal di rumah dan membesarkan anak. Untuk sebagian lainnya, hal ini berarti memiliki karir. Beberapa akan memilih pernikahan dengan segala hal di dalamnya yang akan merubah kehidupan seseorang secara drastis; yang lainnya memilih untuk tetap sendiri. Hidup tidak dimaksudkan untuk menjadikan kita individu yang penurut. Hidup kita bukanlah suatu keharusan sebagai suatu hasil dari apa yang orang lain paksakan terhadap kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup dimaksudkan untuk bahagia. Hidup dimaksudkan untuk dijalani sepenuh-penuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lakukan apa yang membuat ANDA bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Dikutip dari sebuah artikel oleh Bernie Siegel, MD.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda bahagia? Apakah Anda telah sungguh-sungguh membuat suatu keputusan untuk menjadi bahagia dalam hidup Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda gembira dalam menjalani hidup Anda setiap hari? Apakah Anda bahagia menjalani hidup Anda hari ini, saat ini juga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika tidak, mengapa demikian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah indahnya untuk bangun di pagi hari dengan penuh rasa syukur atas kesempatan untuk menjalani hidup yang luar biasa hari ini, dan kemudian keluar untuk menjalaninya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda bisa memiliki dan mengalami itu semua, dan Anda dapat mulai memilikinya sekarang juga, mulai hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menghabiskan bertahun-tahun masa hidup dewasa saya (belum lagi masa kanak-kanak pertumbuhan saya selama beberapa tahun) dengan mempercayai bahwa saya harus menjalani hidup sesuai dengan aturan seseorang. Saya terkunci dalam sebuah rumus dan pedoman yang memberi tuntutan kepada saya oleh lingkungan (orang tua, sekolah, pemerintah, gereja, dan lain sebagainya.) dimana saya dibesarkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira-kira intinya seperti ini : dapatkan pendidikan yang baik, dapatkan pekerjaan yang baik, bekerja keras dan tekun, berhemat dan simpan uangmu, tunda melakukan hal-hal yang kamu sukai, hindari mengambil resiko, dan jika kamu beruntung maka kamu akan menikmati hidup di usia senja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah ini samar- samar terdengar &lt;i&gt;familiar&lt;/i&gt;?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kasus khusus saya, hal-hal ini berjalan dengan baik dan masuk akal. Saya pernah memiliki pendidikan yang baik, sebuah pekerjaan yang baik, mendapat gaji yang lumayan dan pernah mencapai sebuah tingkat kesuksesan dalam hidup saya. Atau setidaknya itu yang terlihat di luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi di dalam batin saya merasa sengsara. Saya terjebak dalam pergumulan untuk hidup dari hari ke hari - secara harafiah memilih untuk menjadikannya sebuah pergumulan tanpa pernah menyadari bahwa itulah yang sedang saya lakukan. Saya berjalan dalam tidur dengan kebosanan dari hari ke hari. Saat itu saya tahu bahwa saya tidak menjalani kehidupan yang saya impikan, kehidupan yang saya cintai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai suatu hari saya secara sederhana memutuskan bahwa ini adalah waktunya untuk berhenti. Saya memilih untuk bangun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya datang suatu hari ketika saya secara sederhana tidak dapat menanggungnya lagi dan saya membuat sebuah keputusan bahwa ini adalah waktunya untuk berhenti. Saya membuat keputusan untuk mengubah cara saya menjalani hidup dan melompat turun dari &lt;i&gt;treadmill&lt;/i&gt;. Saya telah membuat keputusan untuk mengubah hidup saya. Saya telah mengambil keputusan untuk menjalani hidup sesuai dengan definisi saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dampaknya sangat luar biasa. Ratusan kilo beban terangkat dari pundak saya. Saya merasa lega. Saya merasa hidup. Saya merasa terinspirasi. Saya mulai sungguh-sungguh menikmati hidup saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sekarang saya menyarankan bahwa Anda dapat memulai hidup sebagaimana yang Anda inginkan - sebuah kehidupan yang Anda cintai - sekarang juga mulai hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua yang dibutuhkan hanyalah untuk Anda membuat keputusan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, saya tahu ini kedengarannya sederhana. Namun ini benar, dan di dalam hati Anda juga tahu bahwa ini benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sungguh-sungguh mengambil keputusan tersebut - sebuah keputusan tunggal, sebuah keputusan batiniah - segalanya berubah. Segalanya berubah karena cara pandang Anda berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya, keputusan saya mengarahkan saya kepada beberapa tindakan yang sangat eksplisit. Saya berhenti dari pekerjaan saya dan memutuskan untuk membangun usaha saya sendiri dan melakukan hal-hal yang saya sukai, dari rumah. Sejujurnya saya tidak punya bayangan bagaimana semua ini dapat berjalan dan bagaimana saya dapat mencukupi diri saya sendiri, hanya sebuah rasa percaya bahwa hal ini dapat terjadi. Bila melihat kembali ke belakang, Saya yakin sekali hal ini dapat terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal-hal baru dalam hidup saya telah berjalan secara indah. Langit tidaklah runtuh. Dunia tidak kiamat. Begitu banyak perubahan yang terjadi. Saya tidak lagi bergaul dengan orang yang dulu biasa ada di lingkungan kerja saya. Kegiatan saya lebih berfokus pada keluarga dan teman dibandingkan pekerjaan saya. Saya menjalani hidup yang jauh dari tekanan. Saya lebih bergembira. Saya bahagia setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana dengan Anda? Hal apa yang Anda cintai? Apa yang ingin Anda lakukan dalam hidup? Dapatkah Anda merasakan hal-hal ini memanggil batin Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda dapat merasakannya, mulailah mendengarkan dan mengikutinya. Ada satu hal yang tidak dapat dipungkiri kebenarannya : tidak perlu bergumul dalam hidup Anda. Sesuatu menjadi nyata saat Anda mempercayainya. Ini adalah hukum dasar dari alam semesta, hukum daya tarik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal pertama yang perlu dilakukan adalah melepaskan pendapat bahwa Anda tidak berbeda dengan orang lain, atau pendapat bahwa Anda tidak diijinkan untuk menjalani hidup yang Anda inginkan. Lepaskan asumsi yang membuat Anda merasa anda tidak pantas mendapatkan keistimewaan ini. Berhenti me-&lt;i&gt;marginal&lt;/i&gt;-kan diri Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda berhak untuk bahagia dan menikmati hidup Anda. Ini adalah intisari dalam hidup - untuk mengalami kebahagiaan di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, terkadang ide untuk mengikuti kebahagiaan dapat menjadi sangat menakutkan. Dan rasa takut itu mengarah kepada segala jenis emosi yang liar, namun itu adalah salah satu bagian dalam menjadi manusia. Satu hal yang perlu diingat, ketakutan ada di dalam pikiran Anda. Ini adalah apa yang Anda bayangkan mungkin terjadi. Emosi-emosi liar yang Anda rasakan sebagai ekspresi dari rasa takut Anda tidak mengubah diri Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bukunya &lt;i&gt;Conversations With God&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;Neale Donald Walsh &lt;/i&gt;mengatakan bahwa manusia memiliki tiga alat penciptaan. Mereka adalah pikiran, kata-kata, dan perbuatan. Adalah pikiran perkataan dan perbuatan Anda yang mendefinisikan diri Anda - karena mereka keseluruhan adalah cerminan diri Anda seutuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang muncul suatu pertanyaan baru, Anda ingin jadi siapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Carilah kebenaran di dalam diri Anda mengenai siapa yang Anda ingin jadi dan mulailah menjadi orang tersebut sekarang, hari ini juga. Hidupkan kembali gairah dan nikmati hidup Anda. Hal ini jauh lebih mudah dari yang Anda bayangkan. Anda akan terkejut bagaimana mudahnya untuk membuka hal-hal yang disebut "bagaimana", cukup dengan membiarkan insiprasi yang menuntun Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inspirasi tidak akan pernah menyesatkan Anda. Dengan berfokus pada apa dan siapa yang Anda inginkan, Anda akan terinsipirasi untuk memikirkan pikiran-pikiran baru, berkata-kata dengan kata-kata baru dan melakukan tindakan baru yang menjadikan semua itu menjadi suatu kenyataan. Demikianlah setiap hari Anda semakin mencintai kehidupan yang Anda jalani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah hal yang luar biasa. Ini adalah kebebasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sekarang adalah waktu Anda untuk mulai menjalani langkah dalam menjalani kehidupan yang Anda cintai. Mulailah merintis kehidupan yang Anda inginkan sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulailah dengan membuat sebuah keputusan untuk bahagia dengan hidup Anda sekarang. Mulailah hari ini...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-751233327029462832?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/751233327029462832/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/01/kebahagiaan-adalah-sebuah-keputusan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/751233327029462832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/751233327029462832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/01/kebahagiaan-adalah-sebuah-keputusan.html' title='Kebahagiaan Adalah Sebuah Keputusan'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-5605426627761365164</id><published>2010-01-25T12:58:00.000+07:00</published><updated>2010-01-25T12:58:00.589+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Exploration'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Awareness'/><title type='text'>Sempurna...</title><content type='html'>Seorang teman saya dinasihati agar belajar untuk bersikap dewasa. Apa yang ia lakukan? Jika ditanyai berapa umurnya, ia menyebutkan angka yang membuat dirinya dua-tiga tahun lebih tua. Ia juga suka berlagak menasihati teman-teman lain yang sebaya atau malah sebenarnya lebih tua darinya. Pengertian yang keliru menghasilkan tindakan yang keliru. Demikian pula kita yang mungkin juga bingung ketika diperintahkan untuk menjadi semakin hari semakin sempurna. Apakah itu berarti kita harus kebal terhadap kesalahan dan kegagalan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sempurna, atau bahasa Yunaninya &lt;i&gt;teleios&lt;/i&gt;, berarti dewasa, matang, sudah mencapai tujuan, lengkap, utuh. &lt;i&gt;Kathleen Norris &lt;/i&gt;dalam buku &lt;i&gt;Amazing Grace &lt;/i&gt;menguraikan arti kesempurnaan secara menarik. Ia menulis, “Kesempurnaan, dalam pengertian kristiani, berarti menjadi cukup dewasa, sehingga kita mampu memberikan diri kita kepada orang lain. Apa pun yang kita miliki, tidak peduli betapa pun kecil tampaknya hal itu, adalah sesuatu yang dapat kita bagikan dengan mereka yang lebih miskin. Kesempurnaan semacam ini menuntut kita untuk menjadi diri kita sepenuhnya sebagaimana ditetapkan oleh Allah : dewasa, matang, utuh, siap menanggung apa saja yang menimpa hidup kita.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjadi sempurna, kita tidak perlu bertingkah aneh seperti teman saya tadi. Tuhan telah meneladankan kesempurnaan dengan memberkati orang yang baik dan juga orang yang jahat. Kita pun dapat menjadi sempurna dengan belajar mengasihi tanpa pandang bulu dan bersikap lebih sabar terhadap orang lain. Kesempurnaan bukanlah keadaan yang tanpa cacat cela, melainkan sikap hati yang rela berbagi dengan siapa saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;“Live life fully while you're here. Experience everything. Take care of yourself and your friends. Have fun, be crazy, be weird. Go out and screw up! You're going to anyway, so you might as well enjoy the process. Take the opportunity to learn from your mistakes: find the cause of your problem and eliminate it. Don't try to be perfect; just be an excellent example of being human.”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;- Anthony Robbins -&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-5605426627761365164?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/5605426627761365164/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/01/sempurna.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/5605426627761365164'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/5605426627761365164'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/01/sempurna.html' title='Sempurna...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-1473942565568559886</id><published>2010-01-13T03:23:00.001+07:00</published><updated>2010-01-13T03:24:36.619+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Exploration'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><title type='text'>Belajar Dari Kesalahan</title><content type='html'>Saat Anda melakukan sesuatu, ada kemungkinan Anda membuat suatu kesalahan. Bila Anda membuat kesalahan, itu adalah hal yang baik karena Anda berkesempatan untuk belajar sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akui kesalahan Anda, teliti dan pelajari secara mendalam. Jawablah kesalahan Anda tersebut. Kesalahan adalah guru yang luar biasa. Dengan mengenal apa yang salah, Anda dibantu untuk menemukan apa yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tom Watson, pendiri IBM, tahu persis nilai sebuah kesalahan.Suatu saat, seorang pegawai membuat kesalahan besar yang merugikan IBM senilai jutaan dollar. Sang pegawai yang dipanggil ke kantor Watson, berkata "Anda pasti menghendaki saya mengundurkan diri." Jawab Watson, "Anda pasti bercanda. Saya baru saja menghabiskan 10 juta dollar untuk mendidik Anda..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang berbakat sukses, akan belajar dari apapun yang terjadi, termasuk kesalahan. Bila Anda membuat sebuah kesalahan, hal yang terbaik adalah mengumpulkan kembali keping-keping yang terserak, dan memperhatikan bagaimana hal itu bisa terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan menangisi kesalahan. Periksa dan pelajari kesalahan. Selanjutnya manfaatkan pengetahuan baru Anda itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;"Your mistake does not define who you are...you are your possibilities."&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;- Oprah Winfrey -&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-1473942565568559886?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/1473942565568559886/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/01/belajar-dari-kesalahan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/1473942565568559886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/1473942565568559886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/01/belajar-dari-kesalahan.html' title='Belajar Dari Kesalahan'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-3296110257855549991</id><published>2010-01-12T05:52:00.001+07:00</published><updated>2010-01-12T05:55:30.575+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Family'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relationship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Awareness'/><title type='text'>Semangkuk Mie...</title><content type='html'>Pada malam itu, Anna bertengkar dengan ibunya. Penuh dengan amarah, Anna segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tidak membawa uang sepeserpun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai mie dan mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk mie, tetapi ia tidak mempunyai uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilik kedai melihat Anna berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata: "Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk mie?" "Ya, tetapi aku tidak membawa uang." sahut Anna dengan malu-malu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu." jawab si pemilik kedai. "Silakan duduk, aku akan memasakkan semangkuk mie untukmu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama kemudian, pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk bakmi. Anna segera makan beberapa suap, kemudian air matanya mulai berlinang. "Ada apa nona?" tanya si pemilik kedai. "Tidak apa-apa, aku hanya terharu." jawab Anna sambil mengeringkan air matanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bahkan seorang yang baru kukenal pun memberi aku semangkuk mie! Tetapi... ibuku sendiri, setelah bertengkar denganku, mengusirku dari rumah dan mengatakan kepadaku agar jangan kembali lagi. Kau, seorang yang baru kukenal, tetapi begitu peduli denganku dibandingkan dengan ibu kandungku sendiri." katanya kepada pemilik kedai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilik kedai itu setelah mendengar perkataan Anna, menarik nafas panjang lalu berkata: "Nona, mengapa kau berpikir seperti itu? Renungkanlah ini, aku hanya memberimu semangkuk mie dan kau begitu terharu. Ibumu telah memasak begitu banyak mie dan nasi untukmu saat kau kecil sampai saat ini, mengapa kau tidak berterima kasih kepadanya? Malah kau bertengkar dengannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seketika itu juga Anna terhenyak mendengar hal tersebut. Mengapa aku tidak berpikir tentang hal itu? Untuk semangkuk mie dari orang yang baru kukenal, aku begitu berterima kasih. Tetapi kepada ibuku yang memasak untukku selama bertahun-tahun, aku bahkan tidak memperlihatkan kepedulianku kepadanya. Dan hanya karena persoalan sepele, aku bertengkar dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anna segera menghabiskan bakminya, mengucapkan terima kasih kepada pemilik kedai bukan hanya untuk semangkuk mie yang baru saja disantapnya, tetapi juga untuk membuka mata hatinya, dan akhirnya iapun menguatkan dirinya untuk segera pulang ke rumahnya. Saat berjalan ke rumah, ia memikirkan kata-kata yang harus diucapkan kepada ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu sampai di ambang pintu rumah, ia melihat ibunya berwajah letih dan cemas. Ketika bertemu dengan Anna, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah "Anna, kau sudah pulang. Cepat masuklah, Ibu telah menyiapkan makan malam. Makanlah dulu sebelum kau tidur. Kalau makanan itu dingin tidak enak lagi nanti rasanya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seketika itu juga Anna tidak dapat menahan tangisnya. Ia pun menangis di pelukan ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kalanya, kita mungkin akan sangat berterima kasih kepada orang lain di sekitar kita untuk suatu pertolongan kecil yang diberikan kepada kita. Tetapi kepada orang yang sangat dekat dengan kita, khususnya orang tua kita, kita harus ingat bahwa kita wajib berterima kasih kepada mereka seumur hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;"Appreciation can make a day, even change a life.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Your willingness to put it into words is all that is necessary."&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;- Margaret Cousins -&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-3296110257855549991?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/3296110257855549991/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/01/semangkuk-mie.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/3296110257855549991'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/3296110257855549991'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/01/semangkuk-mie.html' title='Semangkuk Mie...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-5332858753104582331</id><published>2010-01-09T04:54:00.000+07:00</published><updated>2010-01-09T04:54:13.461+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Decision'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Priority'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Awareness'/><title type='text'>Hal Terpenting Dalam Hidup Anda...</title><content type='html'>Suatu hari seorang ahli 'Managemen Waktu' berbicara di depan sekelompok mahasiswa bisnis, dan ia memakai ilustrasi yang tidak akan mudah dilupakan oleh mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika dia berdiri di hadapan siswanya dia berkata: "Baiklah, sekarang waktunya kuis."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dia mengeluarkan toples berukuran sangat besar dan meletakkannya di atas meja. Lalu ia juga mengeluarkan sekitar selusin batu berukuran segenggam tangan dan meletakkan batu-batu itu dengan hati-hati ke dalam toples.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika batu itu memenuhi toples sampai ke ujung atas dan tidak ada batu lagi yang muat untuk masuk ke dalamnya, dia bertanya : "Apakah toples ini sudah penuh?" Semua siswanya serentak menjawab, "Sudah!" Kemudian dia berkata, "Benarkah?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian dia meraih dari bawah meja sekeranjang kerikil. Lalu dia memasukkan kerikil-kerikil itu ke dalam toples sambil sedikit mengguncang-guncangkannya, sehingga kerikil itu mendapat tempat diantara celah batu-batu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ia bertanya kepada siswanya sekali lagi : "Apakah toples ini sudah penuh?" Kali ini para siswanya hanya tertegun, "Mungkin belum!", salah satu dari siswanya menjawab. "Bagus!" jawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali dia meraih ke bawah meja dan mengeluarkan sekeranjang pasir. Dia mulai memasukkan pasir itu ke dalam toples, dan pasir itu dengan mudah langsung memenuhi ruang-ruang kosong diantara kerikil dan bebatuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi dia bertanya, "Apakah toples ini sudah penuh?" "Belum!" serentak para siswanya menjawab. Dan sekali lagi diapun berkata, "Bagus!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ia mengambil sebotol air dan mulai menyiramkan air ke dalam toples, sampai toples itu terisi penuh hingga ke ujung atas. Lalu si Ahli Manajemen Waktu ini memandang kepada para siswanya dan bertanya : "Apa maksud dari ilustrasi ini?" Seorang siswa yang antusias langsung menjawab, "Maksudnya, betapapun penuhnya jadwal Anda, jika Anda berusaha Anda masih dapat menyisipkan jadwal lain ke dalamnya!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jawaban yang bagus!", jawab si ahli, "Tapi bukan itu maksudnya. Sebenarnya ilustrasi ini mengajarkan kita bahwa : &lt;b&gt;JIKA BUKAN BATU BESAR YANG PERTAMA KALI ANDA MASUKKAN, MAKA ANDA TIDAK AKAN PERNAH DAPAT MEMASUKKAN BATU BESAR ITU KE DALAM TOPLES TERSEBUT&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah batu-batu besar dalam hidup Anda? Mungkin anak-anak Anda, suami/istri Anda, orang-orang yang Anda sayangi, persahabatan Anda, kesehatan Anda, mimpi-mimpi Anda, ibadah Anda atau dengan istilah lain hal-hal yang Anda anggap paling berharga dalam hidup ini. Ingatlah untuk selalu meletakkan batu-batu besar tersebut sebagai yang pertama, atau Anda tidak akan pernah punya waktu untuk memperhatikannya. Jika Anda mendahulukan hal-hal yang kecil dalam prioritas waktu, maka Anda hanya akan memenuhi hidup ini dengan hal-hal yang kecil, dan Anda tidak akan punya waktu untuk melakukan hal yang besar dan berharga dalam kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;"Time is free, but it's priceless.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;You can't own it, but you can use it.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;You can't keep it, but you can spend it.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Once you've lost it you can never get it back.”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;-&amp;nbsp; Harvey MacKay -&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-5332858753104582331?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/5332858753104582331/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/01/hal-terpenting-dalam-hidup-anda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/5332858753104582331'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/5332858753104582331'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/01/hal-terpenting-dalam-hidup-anda.html' title='Hal Terpenting Dalam Hidup Anda...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-4927605212856742498</id><published>2010-01-03T13:54:00.004+07:00</published><updated>2010-01-03T23:25:50.949+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friendship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='True Story'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Reflection'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Awareness'/><title type='text'>Sebuah Pelajaran dari Mobil Tua...</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/S0A-u_lptnI/AAAAAAAAAF4/NiT_sDDffuc/s1600-h/starlet.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/S0A-u_lptnI/AAAAAAAAAF4/NiT_sDDffuc/s200/starlet.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Dulu saya punya sebuah mobil kecil yang biasa-biasa saja. Setiap hari selama bertahun-tahun saya beraktifitas ditemani olehnya. Mulai dari SMA, kuliah, bekerja, saya terus menggunakan mobil ini. Siang dan malam, kapanpun saya butuh kendaraan, dia selalu setia menemani saya. Terik matahari dan hujan deras tidak membuat saya kepanasan atau basah sampai saya tiba di tempat tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering saat sedang berkendara, saya melihat ke kiri-kanan jendela mobil saya. Tidak jarang terbersit rasa iri melihat mobil lain yang lebih besar dan mewah. Mulai muncul rasa kesal karena saya masih terus mengendarai mobil mungil ini. Memang sudah agak tua, mobil ini sudah mulai menyita waktu saya karena mulai "merongrong" dan perlu perawatan ekstra. Ingin rasanya segera menjual mobil ini dan menggantinya dengan&amp;nbsp; yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulailah muncul sebuah pikiran picik di dalam benak saya. Sengaja mobil itu tidak saya rawat lagi berharap suatu saat dia tidak lagi layak paka sehingga saya punya alasan untuk membeli yang baru. Dengan 1001 alasan sibuk kuliah dan pekerjaan saya akhirnya mulai menelantarkan perawatan mobil ini. Tidak lagi dicuci, tidak diperhatikan perawatan berkalanya, bahkan saya mulai mengabaikan beberapa hal kecil yang mulai tidak berfungsi, sampai suatu saat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba juga. Suatu hari bagian depan mobil saya terbakar akibat korsleting listrik di bagian lampu. Kerusakan yang dialami saat itu cukup parah dan memerlukan perbaikan besar dan sudah pasti tidak dapat dikendarai lagi saat itu. Seharusnya saya senang, kesempatan yang dinantikan akhirnya tiba juga. Tapi mengapa saat itu saya justru merasa sedih? Tidak terbayang rasanya saat saya melihat mobil saya dilalap api. Saya mati-matian berusaha untuk memadamkan apinya, bahkan saat itu saya sampai ikut terluka. Muncul penyesalan saat melihat mobil itu yang sebagian telah menjadi hitam hangus. Saat itu saya terus berusaha untuk mengeraskan hati dan berpikir, "Akhirnya saya punya alasan untuk mengganti mobil baru," tapi batin saya berkata lain. Pertarungan antara pikiran picik dan perasaan hati terjadi di dalam diri saya. Andai saja saya lebih memperhatikan mobil ini lebih baik lagi, hal seperti ini tidak mungkin terjadi. Tapi saya terus berusaha menyangkal dan tidak mau dipersalahkan dengan terus berkata, "Saya sudah tidak sanggup lagi mengurus mobil tua yang penyakitan seperti ini, saya tidak punya waktu untuk hal-hal seperti ini!" Namun tetap saja perasaan ini tidak dapat dibohongi. Penyesalan pun akhirnya mengalahkan segala alibi-alibi saya. Saat itu saya merasa jahat dan kejam sekali, "teman setia" telah diperlakukan sedemikian buruk sampai terjadi hal seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya saya memutuskan untuk memperbaiki mobil ini. Sejak saat itu saya mencurahkan seluruh perhatian saya untuk mengembalikan kondisinya seperti semula. Memang tampak lebih baik setelah perbaikan, mobil ini kembali mulus dan rapi. Namun luka bakar yang ada di mobil saya ini tidak akan pernah hilang, hanya ditutup oleh lapisan cat saja. Sebuah luka untuk terus mengingatkan saya bahwa sang pemilik telah memperlakukannya dengan buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah sifat manusia ini. Saat mulai jenuh dan bosan, kita mulai tidak memperdulikan apapun atau siapapun yang kita anggap membosankan itu. Sedikit demi sedikit kita mulai melukai dia sampai akhirnya timbul goresan luka dalam yang tidak dapat hilang. Saat itu barulah kita menyesali perbuatan kita dan ingin memperbaiki semuanya. Nasi telah menjadi bubur, luka bisa disembuhkan, tapi bekasnya akan tetap ada. Itulah realita hati dan pikiran manusia yang tidak pernah puas dengan apa yang dimilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang saya telah menjual dan mengganti mobil tersebut dengan sebuah mobil baru. Namun kenangan dan pelajaran yang saya dapatkan bersamanya sungguh berharga. Sebuah pelajaran untuk menghargai mereka yang dekat di hati. Cerita di atas hanyalah tentang sebuah mobil, sebuah benda tidak bernyawa. Terlebih lagi dengan orang-orang di sekeliling kita, yang memiliki emosi dan jiwa. Sudah sepantasnya bukan bagi kita untuk lebih peka terhadap mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali dalam hubungan bersosialisasi kita mulai merasa jenuh dan bosan. Perlahan-lahan kita mulai tidak menghargai keberadaan teman-teman, rekan kerja, dan orang-orang di sekeliling kita, dan ingin mulai menjaga jarak dalam pergaulan. Mulai muncul berbagai alasan, tidak cocok, tidak sesuai, karakternya tidak menyenangkan, dan lain sebagainya. Adalah hal yang wajar untuk tidak merasa cocok dengan orang lain, sebab kita diciptakan berbeda, tiap orang memiliki hal yang disukai dan tidak disukainya sendiri. Saya pun menyadari tidak semua orang bisa &lt;i&gt;get along&lt;/i&gt; dengan saya, dan saya memaklumi hal itu. Saatnya bagi saya untuk mundur teratur, dari seorang teman baik menjadi teman yang biasa-biasa saja. Dari seorang rekan kerja yang akrab menjadi sekedar teman kerja. Sebuah sikap yang saya pelajari untuk tetap membuat diri saya nyaman, dan tidak melukai orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sayang sekali ada banyak orang yang belum bisa melakukan hal ini. Bagi beberapa orang, saatnya menjaga jarak berarti saatnya melukai. Saat mereka berpikir sudah saatnya tidak menjadi teman baik, saat itu pula mereka merasa perlu untuk mencampakkan orang tersebut. Mulai menghina, meremehkan, menghasut bahkan melakukan hal-hal jahat lainnya sehingga orang tersebut terluka. 1001 alasan muncul untuk menyakiti orang tersebut, meninggalkan jurang yang sangat dalam yang tidak dapat diseberangi lagi. Sebuah sikap yang jahat dan egois. Mengapa tidak berusaha melepaskan diri dan berpisah tanpa harus melukai pihak lain? Apakah akhir sebuah hubungan sosial harus diahiri dengan perasaan buruk? Apakah tidak mungkin menjaga jarak tanpa harus menyakiti?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama seperti sebuah mobil baru, di tahun ini sebuah lembaran baru pun di buka. Sebuah pelajaran yang harus saya simpan di benak saya baik-baik. Mungkin kita pernah menyakiti orang lain secara tidak sadar, dan saatnya untuk memperbaiki hal itu. &lt;i&gt;&lt;b&gt;It wouldn't be new year's if I didn't have regrets&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; (&lt;i&gt;William Thomas&lt;/i&gt;), awal tahun ini adalah sebuah momentum yang baru untuk merubah apa yang belum bisa diubah di tahun-tahun sebelumnya. Mari jadikan tahun yang baru ini sebuah tahun penuh kasih, bukan sebuah tahun penuh dengan luka...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-4927605212856742498?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/4927605212856742498/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/01/sebuah-pelajaran-dari-mobil-tua.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/4927605212856742498'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/4927605212856742498'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/01/sebuah-pelajaran-dari-mobil-tua.html' title='Sebuah Pelajaran dari Mobil Tua...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/S0A-u_lptnI/AAAAAAAAAF4/NiT_sDDffuc/s72-c/starlet.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-4572599574127946878</id><published>2010-01-01T10:49:00.002+07:00</published><updated>2010-01-03T23:27:20.778+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Exploration'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Determination'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Decision'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Joy'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Awareness'/><title type='text'>Berkelebihan atau Berkecukupan???</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Sebuah Harapan di Pagi Hari...&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Matahari baru saja terbit sekali lagi di pagi hari yang baru ini, di hari pertama di tahun yang baru. Apa yang bisa saya harapkan hari ini, mengenai bagaimana tahun ini akan saya jalani seperti apa?&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;Sesuatu yang tidak membuat orang lain menjadi miskin, sesuatu yang tidak mengorbankan orang lain; hanya beberapa hal di mana kehadirannya tidak akan membuat saya berhenti tapi justru menyentuh dan memberikan saya kekuatan :&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Beberapa teman yang mengerti dan menerima saya apa adanya, dan tetap mau menjadi teman saya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pekerjaan yang memiliki nilai nyata tanpa membuat orang lain merasa lebih miskin.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Imbalan untuk pekerjaan yang secukupnya yang tidak membebani siapapun yang membayarnya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sikap yang tidak takut untuk bepergian, walaupun jalan yang harus dilalui tidaklah mulus.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hati yang pengertian.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebuah pemandangan lembah yang abadi dan lautan tanpa batas, juga sesuatu yang indah yang dibuat oleh tangan penciptanya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Rasa humor dan kekuatan untuk tertawa.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sedikit waktu santai tanpa melakukan apapun.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sejenak waktu yang tenang, sebuah meditasi sunyi. Merasakan keberadaan Sang Pencipta.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dan kesabaran untuk menunggu hadirnya hal-hal di atas, disertai kebijaksanaan untuk tahu keberadaan mereka saat mereka hadir.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;i&gt;W.R. Hunt&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;Tahun 2009 telah berlalu, hadir tahun 2010 di hadapan kita. Banyak orang memimpikan hal-hal muluk dalam menyongsong tahun yang baru ini, berharap segalanya akan menjadi lebih baik lagi. Memang tidak salah menginginkan hal yang lebih baik, tapi andaikan tidak tercapai, jangan pernah merasa kecewa karena kita telah berusaha melakukan yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan &lt;i&gt;W.R. Hunt &lt;/i&gt;di atas membuat saya berpikir dalam. Sedikit harapan, tidak terlalu muluk, tapi cukup untuk membuat seseorang merasa bahagia. Mengharapkan secukupnya, bukan sebanyak-banyaknya, itulah kunci kebahagiaan. Saat kita merasa puas dengan kecukupan, kita akan bersyukur dan berterima kasih. Justru saat kita berharap sebanyak-banyaknya, kita akan terus merasa kurang saat segalanya belum diraih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tahun yang baru ini saya belajar untuk meraih apa yang terpenting di hidup saya. Saya sadar sebagai manusia saya tidak mungkin meraih segala hal dalam hidup ini, karena sebagai manusia saya pun punya banyak keterbatasan. Belajar untuk meraih kebahagiaan bukan hanya dalam pengertian berkelebihan, tapi berkecukupan. Seperti harapan &lt;i&gt;W.R. Hunt&lt;/i&gt; untuk sebuah pagi yang baru, seperti itulah harapan saya di tahun yang baru ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;“Seorang yang optimis menunggu tengah malam untuk menyongsong hadirnya tahun yang baru. Seorang yang pesimis menunggu tengah malam untuk memastikan tahun yang lama telah berlalu.”&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;- Bill Vaughn -&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Hadapi tahun yang baru ini dengan penuh harapan, bukan dengan kenangan masa lalu yang mengecewakan. &lt;i&gt;&lt;b&gt;Happy New Year 2010 for all of you. May this year brings better happiness than last year...&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-4572599574127946878?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/4572599574127946878/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/01/berkelebihan-atau-berkecukupan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/4572599574127946878'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/4572599574127946878'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2010/01/berkelebihan-atau-berkecukupan.html' title='Berkelebihan atau Berkecukupan???'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-8427253749402797050</id><published>2009-12-30T19:35:00.001+07:00</published><updated>2010-01-03T23:27:46.918+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Family'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relationship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Forgiveness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Joy'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Awareness'/><title type='text'>Kita Butuh Keluarga...</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;Saya sekarang berusia 16 tahun. Satu hal yang perlu Anda ketahui adalah bahwa Ibu kami meninggalkan kami ayah dan anak-anaknya 6 tahun yang lalu. Saya mulai melarikan diri ketika ayah saya meninggalkan negeri supaya dia bisa bersama seorang perempuan yang berusia 21 - sedangkan dia berusia 42 tahun. Dia meninggalkan kami pada kakek dan nenek. Dia bilang dia tidak akan pergi lama, hanya sebulan atau dua bulan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya begitu marah ketika saya harus kehilangan orang tua lagi yang membuat saya memulai membolos sekolah, dan kabur bersama sahabat saya yang juga mempunyai banyak masalah pada saat itu. Saya merasa begitu terbakar oleh kemarahan terhadap keluarga saya sehingga saya tidak berpikir bagaimana hal ini akan mempengaruhi adik-adik saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya di jalanan, saya dan sahabat saya tinggal berpindah-pindah dari teman ke teman lainnya, dan suatu hari kami tidak memiliki tempat untuk didatangi. Jadi kami berkeliling sepanjang malam tanpa sepatu dan pakaian kering karena basah akibat hujan. Keesokan harinya kami harus menyerahkan diri ke kantor polisi karena kami sakit akibat basah dan kedinginan, padahal kami baru saja kabur selama satu minggu. Kemudian saya ditahan di pusat kenakalan remaja selama 2 hari sampai bibi saya datang dan mengeluarkan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua minggu kemudian saya melarikan diri lagi dengan sahabat saya pada ulang tahun saya yang ke-16 dan esok harinya tertangkap kembali. Saya ditahan selama 3 hari dan ketika saya keluar mereka menjadikan saya sebagai tahanan rumah, dan saya masih menjalaninya sampai hari ini.&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;Apa yang ingin saya sampaikan di sini adalah - kehidupan di luar sana sangatlah keras. Anda butuh uang dan tempat berteduh. Sungguh pengorbanan yang sangat mahal untuk melarikan diri dari keluarga. Walaupun Anda tidak bahagia dengan keluarga Anda, Anda tetap membutuhkan mereka, tidak peduli apakah Anda membenci ataupun mencintai mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disadur dari &lt;i&gt;&lt;a href="http://www2.lv.psu.edu/jkl1/runawaylives/index.html"&gt;Runaway Lives : Personal Stories and Reflections by Runaways and Their Families&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Ada kalanya orang-orang di sekeliling kita terasa begitu menyebalkan, sehingga kita ingin melarikan diri dan menjauh dari mereka. Kadang saat bersama mereka yang muncul dalam perbincangan hanyalah perdebatan dan pertengkaran, sehingga lebih baik bagi kita untuk menjaga jarak dan membuat batas maya dengan mereka. Kita begitu jenuh dengan suasana seperti itu, bosan dengan nasihat dan petuah juga kadang kita merasa tersinggung dengan perkataan atau perbuatan mereka. Saat-saat seperti itu kita merasa solusi terbaik hanyalah melarikan diri, menjauh dari mereka sejauh-jauhnya, dan lepas dari segala kendali dan pengaruh mereka dalam kehidupan kita. Seakan-akan pelarian adalah satu-satunya jawaban untuk dapat memadamkan segala macam perasaan yang mengganggu di dalam hati kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin itu yang sedang Anda alami, seperti yang pernah saya alami dulu. Seringkali saya merasa menyendiri adalah pilihan terbaik dalam hidup ini. Semakin saya menjauh, semakin nyaman perasaan hati saya. Semakin lama saya tidak bersama mereka, semakin kecil kemungkinan hati dan perasaan saya terluka. Bahkan saya pernah sampai ke suatu titik dimana saya merasa tidak membutuhkan siapa-siapa, karena berhubungan dengan orang lain hanya berarti satu buat saya : rasa sakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup terus berlangsung di dalam kesendirian, sampai saya sampai ke suatu titik dimana saya menyadari bahwa hidup ini penuh dengan rasa sakit, dan luka ini adalah proses bagi kita untuk menjadi lebih baik. "&lt;i&gt;&lt;b&gt;Pain is what keep me growing&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;," sebuah frase yang sering kali digunakan oleh seorang teman saya. Memang tidak mungkin bagi kita untuk menyenangkan semua orang dan berdamai dengan semua orang karena hal itu adalah hal yang mustahil. Tapi hal itu bukanlah alasan bagi kita untuk menjauh dan menyendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah hak Anda untuk menjauh dari orang-orang yang menyebalkan. Saya pun memilih demikian, menjauh dari orang-orang yang membuat saya terluka dan sakit hati, menghapus mereka dari lembar kehidupan saya. Tapi lain halnya dengan keluarga kita. Bagaimanapun luka yang mereka timbulkan, tetap mereka adalah keluarga kita. "&lt;i&gt;Darah lebih kental daripada air&lt;/i&gt;," ikatan batin antar anggota keluarga sangat erat, bahkan untuk diputuskan oleh rasa sakit hati sekalipun. Kita butuh keluarga, kita butuh mereka. Sebuah tempat yang disebut "rumah" dimana saat kita masuk ke dalamnya kita merasa aman dan nyaman setelah seharian menghadapi dunia yang kejam di luar sana. Sebuah tempat yang bisa memberikan rasa hangat saat hati ini mulai dingin melihat dunia yang egois. Sebuah tempat yang mampu meneduhkan hati saat perasaan ini sedang marah akibat perbuatan-perbuatan jahat orang-orang di luar sana. Sebuah tempat peristirahatan, tempat untuk menanggalkan beban-beban di hati dan tidur dengan nyenyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah akhirnya saya membutuhkan keluarga saya. Saat saya belum menikah, saya butuh kedua orang tua dan saudara-saudara saya. Nanti setelah menikah saya pun tetap membutuhkan mereka, bahkan saya memiliki pasangan untuk berbagi segala beban, juga orang tua (&lt;i&gt;baca : mertua&lt;/i&gt;) dan saudara (&lt;i&gt;baca : ipar&lt;/i&gt;) baru, dan nantinya anak-anak sebagai tempat curahan kasih. Saat seluruh dunia berpaling menentang Anda, keluarga lah yang akan menjadi tempat Anda bernaung. Percaya atau tidak, kita butuh keluarga kita, sebagaimana mereka membutuhkan kita...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;You don't choose your family. They are God's gift to you, as you are to them.&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;- Desmond Tutu -&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-8427253749402797050?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/8427253749402797050/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/12/kita-butuh-keluarga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/8427253749402797050'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/8427253749402797050'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/12/kita-butuh-keluarga.html' title='Kita Butuh Keluarga...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-6215912422986327201</id><published>2009-12-26T23:41:00.003+07:00</published><updated>2010-01-03T23:28:22.696+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bravery'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Determination'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='True Story'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Decision'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Esteem'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><title type='text'>Hanya Masalah Cara Pandang...</title><content type='html'>Andrew Jackson lahir pada 15 Maret 1767 di daerah Lancaster, California Selatan. Sebagai seorang anak kecil dia hanya bisa menikmati pendidikan secara sporadis di sekolah-sekolah dusun yang terpencil, dan pada usia tiga belas tahun, Jackson bergabung sebagai kurir pada Perang Revolusi. Pada masa Revolusi Amerika, Andrew dan adiknya Robert tertangkap oleh pasukan Inggris, dan hampir mati kelaparan. Saat menjadi tawanan, Andrew membangkang ketika diperintahkan untuk membersihkan sepatu seorang perwira Inggris, yang berakibat goresan luka pada muka dan tangan kirinya akibat sabetan pedang perwira tersebut. Andrew dan Robert juga terkena cacar saat ditawan, dan Robert meninggal beberapa hari setelah mereka berdua dilepaskan. Insiden-insiden ini mengakibatkan kebencian abadi terhadap Kerajaan Inggris. Jackson telah menjadi presiden terakhir yang menduduki masa jabatan selama Perang Revolusi, dan satu-satunya presiden yang pernah menjadi seorang tawanan perang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 1787, Andrew telah tinggal di negara bagian Tennessee. Jackson telah menjadi seorang pengacara ternama, dan akan dicalonkan sebagai anggota kongres pertama ketika Tennessee resmi menjadi sebuah negara bagian di tahun 1796. Jackson dilantik oleh Senat Amerika Serikat pada tahun 1797, dan mengundurkan diri pada tahun 1798, dan kemudian dia menempati sebuah kursi di pengadilan tinggi negara. Jackson juga melayani sebagai kolonel milisi negara, dan selama perang di tahun 1812, angkatan militer Jackson mengalahkan "&lt;i&gt;The Red Stick Creeks&lt;/i&gt;" pada perang "&lt;i&gt;Horseshoe Bend&lt;/i&gt;" di Alabama pada 27 Maret 1814. Karir militer Jackson menanjak pesat, dan mencapai puncaknya pada Perang New Orleans, yang diperangkan pada 8 Januari 1815. Pada perang ini, Jackson memimpin pasukan sebesar enam ribu personil melawan armada Inggris yang berisi dua belas ribu personil, dan mengalahkan mereka dengan mudah. Jackson dijuluki "&lt;i&gt;Old Hickory&lt;/i&gt;," mengingat ketangguhannya yang legendaris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini hanyalah sebuah kisah dari ribuan kisah-kisah lainnya yang luar biasa tentang seorang anak kecil yang serba kekurangan, tertindas, bertahan, dan akhirnya bersinar bagaikan sebuah berlian yang belum diasah, perlahan-lahan mulai menunjukkan kilaunya saat diproses menjadi batu mulia. Kita tidak bisa memilih dimana kita dilahirkan. Kita sama sekali tidak memiliki kendali terhadap apa yang akan terjadi dalam hidup kita. Mengapa saya harus dilahirkan tidak sempurna? Mengapa saya harus lahir di keluarga yang miskin? Mengapa kedua orang tua saya harus berpisah? Mengapa begitu banyak orang yang kejam dan jahat di sekeliling saya? Mengapa saya tidak memiliki bakat yang luar biasa seperti orang lain? Mengapa saya tidak memiliki kesempatan untuk mengecap pendidikan yang layak? Mengapa fisik saya tidak secantik atau setampan orang lain? Mengapa saya harus mengalami kegagalan dalam percintaan dan rumah tangga? Mengapa saya terus menderita? Dan berbagai "mengapa-mengapa" lainnya akan berlanjut tidak berujung jika kita mau memikirkan betapa nestapanya hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua orang dilahirkan unik, untuk tujuannya masing-masing. Seorang Nick Vujicic (&lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/nick-vujicic-sosok-tanpa-tungkai.html"&gt;baca kisah lengkapnya&lt;/a&gt;) yang lahir tanpa tangan dan kaki melewati proses yang berat dan menjadi bukti bahwa kebahagiaan bukan datang dari keadaan lahiriah. Seorang Marion Luna Brem (&lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/unstoppable-women-kisah-seorang-marion.html"&gt;baca kisah lengkapnya&lt;/a&gt;) yang mengidap kanker dan divonis mati, terus berjuang menjalani hidup dan tetap hidup sampai detik blog ini dibuat, bahkan dia sekarang sangat sukses sebagai seorang pengusaha wanita. Sepasang ayah dan anak Dick dan Rick Hoyt (&lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/great-father-and-son-dick-and-rick-hoyt.html"&gt;baca kisah lengkapnya&lt;/a&gt;) yang sangat membara semangatnya dalam menembus rintangan, walaupun si anak lumpuh total dan semua orang menertawakannya saat mereka hendak ikut dalam perlombaan atletik. Dan masih banyak lagi kisah-kisah hidup pribadi-pribadi yang kurang beruntung tapi pada akhirnya menjadi berkat dan inspirasi bagi orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kita bisa menjadi seperti mereka? Kalau mau direnungkan lagi, kita memiliki banyak kelebihan dibanding mereka. Kita masih memiliki tangan dan kaki, tidak seperti Nick Vujicic yang benar-benar tanpa tungkai. Kita masih sehat walafiat, dibanding Marion Luna Brem yang mengidap kanker dan divonis mati dalam beberapa tahun. Kita memiliki keluarga yang sehat, yang dengan mudah saling menolong satu sama lain, tidak seperti Dick dan Rick Hoyt yang mengorbankan banyak hal untuk dapat saling membantu. Mengapa kita tidak bisa seperti mereka, menjadi orang yang luar biasa dan bersinar di tengah-tengah keriuhan dunia ini? Ada beberapa hal yang membedakan kita dengan mereka. Yang pertama, &lt;i&gt;Rasa Syukur&lt;/i&gt;. Mereka mensyukuri keadaan yang ada, dan berusaha untuk mencari solusi masalahnya dengan lapang dada. Sebaliknya kita, bukannya memikirkan solusi, justru kita malah menghabiskan waktu untuk menggerutu dan mengeluh. Yang kedua, &lt;i&gt;Keteguhan Hati&lt;/i&gt;. Saat mereka dihadapkan dengan situasi yang sebegitu sulitnya, mereka tidak menyerah dan berujung pada depresi dan bunuh diri. Mereka terus berusaha, berusaha, dan berusaha. Tidak terhitung jatuh bangun yang dialami oleh mereka, tapi mereka tetap bertahan. Apakah kita sudah memiliki mental Keteguhan Hati seperti mereka? Apakah justru saat mengalami situasi sulit kita memilih untuk melarikan diri daripada menghadapinya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Oke, oke, mudah bicara sulit melakukannya. Bagaimana caranya saya harus bersyukur dan tegar dalam menghadapi hal yang sedemikian buruknya?" mungkin saja Anda bertanya seperti itu. Kunci dari semua ini adalah &lt;b&gt;CARA PANDANG&lt;/b&gt;. Apapun keadaannya, semua bisa menjadi lebih baik hanya dengan mengubah cara Anda memandang. Apakah Anda memandang situasi dan keadaan yang sulit sebagai suatu tekanan, ataukah justru suatu tantangan? Sebagai sebuah tekanan, tentu saja Anda akan merasa dongkol dan menjalaninya dengan setengah hati. Tapi sebagai suatu tantangan, masalah apapun akan bisa dihadapi dengan lapang dada dan keteguhan hati, sebab kita berfokus bukan pada keadaan sekarang, tapi pada keadaan di masa depan. Sebuah &lt;b&gt;VISI&lt;/b&gt;, menjadikan apapun situasi kita saat ini, baik atau buruk, sebagai pijakan ke arah depan yang lebih baik....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="padding-top: 3px; text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;“Keep your dreams alive. Understand to achieve anything requires faith and belief in yourself, vision, hard work, determination, and dedication. Remember all things are possible for those who believe.”&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="padding-top: 3px; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;- Gail Devers -&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-6215912422986327201?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/6215912422986327201/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/12/hanya-masalah-cara-pandang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/6215912422986327201'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/6215912422986327201'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/12/hanya-masalah-cara-pandang.html' title='Hanya Masalah Cara Pandang...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-291121687354575350</id><published>2009-12-25T18:10:00.001+07:00</published><updated>2010-01-03T23:28:57.147+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Reflection'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Generosity'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Awareness'/><title type='text'>Sebuah Kisah Natal...</title><content type='html'>Saya sedang bergegas menuju sebuah &lt;i&gt;department store &lt;/i&gt;untuk membeli kado Natal di saat-saat terakhir. Saat melihat antrian saya pun mulai menggerutu. Saya akan menghabiskan waktu yang banyak di sini sedangkan saya masih harus melakukan banyak hal. Natal pun mulai terasa sangat merepotkan. Saya agak berharap kalau saja saya bisa tidur sepanjang liburan Natal. Tapi saya memaksa diri untuk bergegas sebisa mungkin menerobos sedemikian banyak orang di bagian mainan anak-anak. Sekali lagi saya sedikit menggerutu pada diri saya sendiri saat melihat harga mainan-mainan itu. Dan saya kuatir apakah cucu-cucu saya suka dengan mainan-mainan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pun berakhir di lorong boneka. Di sebuah pojok pandangan saya tertuju pada seorang anak laki-laki berusia sekitar 5 tahun yang sedang menggendong sebuah boneka cantik. Dia terus mengelus rambutnya dan menggendongnya dengan lembut. Saya tidak dapat menahan diri saya dan terus melihat anak laki-laki itu sambil diliputi rasa penasaran boneka itu diperuntukkan kepada siapa. Saya melihatnya berpaling ke arah seorang wanita dan dia memanggilnya bibi dan berkata, "Apakah bibi yakin saya tidak mempunyai cukup uang?" Sang bibi menjawab dengan sedikit kesal, "Kau tahu bahwa kau tidak mempunyai cukup uang untuk membeli boneka itu." Sang bibi pun memberitahu anak tersebut untuk tidak pergi kemana-mana karena dia harus mencari beberapa barang lainnya dan akan kembali dalam beberapa menit. Kemudian dia meninggalkan lorong itu dan anak tersebut melanjutkan acaranya menggendong boneka itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat kemudian saya bertanya kepada anak itu boneka itu diperuntukkan untuk siapa. Dia berkata, "Ini adalah boneka yang sangat diinginkan oleh adik saya untuk Natal. Dia yakin sekali bahwa Santa akan memberikan boneka ini kepadanya." Saya berkata kepada anak itu bahwa mungkin saja Santa akan memberikannya. Dia berkata "Tidak, Santa tidak dapat pergi ke tempat dimana adik saya berada... Saya harus menitipkan boneka ini kepada ibu untuk dapat diberikan kepada adik saya." Saya pun bertanya kepadanya dimana adiknya berada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia melihat saya dengan pandangan penuh duka dan berkata "Dia telah pergi ke tempat Yesus. Ayah saya berkata ibu saya juga akan segera pergi menyusul dia." Jantung saya serasa hampir berhenti berdetak. Kemudian sang anak melihat ke arah saya lagi dan berkata, "Saya bilang kepada ayah saya untuk memberi tahu ibu jangan pergi dahulu. Saya berkata kepadanya untuk memberitahu ibu agar menunggu saya sampai saya pulang dari &lt;i&gt;department store&lt;/i&gt;." Kemudian dia bertanya kepada saya apakah saya ingin melihat gambar yang baru saja dibuatnya. Saya merespon dengan senang hati. Dia mengeluarkan sebuah gambar sederhana yang baru dibuatnya tadi di depan &lt;i&gt;department store&lt;/i&gt;. Dia berkata "Saya mau ibu turut membawa ini dengannya supaya dia tidak akan pernah lupa dengan saya. Saya sangat mencintai ibu dan berharap dia tidak harus pergi. Tapi ayah berkata dia harus pergi agar bisa bersama adik saya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya melihat anak laki-laki ini menundukkan kepala dan terdiam. Ketika dia tidak melihat ke arah saya, saya pun meraih dompet saya dan mengeluarkan beberapa lembar uang. Saya berkata kepada anak ini, "Bolehkah saya menghitung uangmu sekali lagi?" Dia menjadi sangat bersemangat, sambil menyodorkan uangnya kepada saya diapun berkata "Ya, boleh, dan saya yakin sekali ini cukup." Demikianlah saya menyelipkan uang saya di antara uang miliknya dan mulai menghitung, dan tentu saja jumlahnya cukup untuk membeli boneka tersebut. Dia berkata dengan lembut, "Terima kasih Yesus untuk memberikan saya uang yang cukup." Kemudian si anak berkata "Saya tadi baru saja meminta kepada Yesus untuk memberikan saya uang yang cukup untuk membeli boneka ini supaya ibu bisa membawanya bersama dia untuk diberikan kepada adik saya. Dan Dia mendengar doa saya. Tadinya saya mau meminta kepadaNya uang lebih untuk membeli boneka ini dan setangkai mawar putih untuk ibu, tapi saya tidak jadi memintaNya. Tapi Dia tahu isi hati saya dan memberi saya lebih dari cukup untuk membeli sebuah boneka dan setangkai mawar untuk ibu. Ibu saya sangat menyukai mawar putih."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa menit kemudian sang bibi kembali dan saya pun mendorong gerobak belanja saya pergi menjauh. Saya tidak dapat berhenti memikirkan anak laki-laki tadi saat saya selesai belanja dalam suasana hati yang sangat bertolak belakang pada saat saya mulai berbelanja. Dan saya juga terus teringat sebuah cerita yang saya lihat di surat kabar beberapa hari sebelumnya mengenai seorang pengemudi mabuk yang menabrak sebuah mobil membunuh seorang anak perempuan dan sang ibu dalam kondisi sangat memprihatinkan. Keluarga korban sedang memutuskan untuk melanjutkan atau menghentikan pengobatan terhadap sang ibu. Saya saat itu yakin bahwa anak laki-laki ini tidaklah berkaitan dengan cerita ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hari kemudian saya membaca di surat kabar bahwa keluarga tersebut telah menghentikan segala upaya pengobatan dan pendukung kehidupan sehingga sang wanita muda itu telah meninggal. Saya tidak dapat melupakan anak laki-laki itu dan terus bertanya dalam hati apakah mereka saling berhubungan. Hari itu juga, saya tidak dapat menahan diri saya untuk pergi keluar membeli beberapa mawar putih dan membawanya ke rumah duka di mana wanita itu berada. Dan jenazahnya ada di sana sambil memegang sebuah mawar putih yang indah, sebuah boneka cantik, dan gambar dari anak laki-laki yang saya temui di &lt;i&gt;department store&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya meninggalkan tempat itu dengan berlinang air mata, cara saya melihat kehidupan telah berubah semenjak saat itu. Cinta anak laki-laki itu terhadap adik dan ibunya sangat berlimpah ruah, dan dalam hitungan detik seorang pengemudi mabuk telah menghancurkan kehidupan anak laki-laki tersebut menjadi kepingan-kepingan yang tidak akan pernah dapat diperbaiki lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;"Kita menjalani hidup dengan apa yang kita peroleh; Kita menjadikan sesuatu terasa hidup dengan apa yang kita beri."&lt;/b&gt; Semoga di hari Natal ini kita bisa belajar memberi, walaupun hal kecil, akan sangat bermakna bagi orang yang menerimanya. &lt;i&gt;Merry Christmas and Happy New Year&lt;/i&gt;, semoga semangat Natal terus ada di hati kita sepanjang tahun mendatang...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-291121687354575350?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/291121687354575350/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/12/sebuah-kisah-natal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/291121687354575350'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/291121687354575350'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/12/sebuah-kisah-natal.html' title='Sebuah Kisah Natal...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-945472703767044154</id><published>2009-12-22T15:23:00.001+07:00</published><updated>2010-01-03T23:29:15.395+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Family'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relationship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Awareness'/><title type='text'>Menjadi Seorang Ibu...</title><content type='html'>Setelah 21 tahun menikah, istri saya ingin agar saya mengajak wanita lain untuk pergi makan malam dan menonton bioskop. Katanya, "Aku mencintaimu, tapi aku tahu bahwa wanita lain ini juga mencintaimu, dan dia sangat berharap untuk menghabiskan sedikit waktu bersamamu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita lain yang disebut-sebut oleh istri saya tadi adalah IBU saya, yang telah menjanda selama 19 tahun, dan karena tuntutan pekerjaan dan keluarga dengan tiga anak membuat saya jarang sekali dapat mengunjunginya. Malam itu saya menghubunginya untuk mengundangnya pergi makan malam dan menonton bioskop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada apa nak, semua baik-baik saja?" tanyanya. Ibu saya adalah tipe wanita yang selalu kuatir dan menganggap sebuah panggilan di malam hari atau undangan mendadak sebagai suatu pertanda kabar buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya hanya berpikir bahwa alangkah menyenangkannya untuk menghabiskan waktu bersama ibu," jawab saya. "Hanya kita berdua saja." Dia termenung untuk sesaat, dan berkata, "Saya sungguh menyukai hal itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumat itu seusai kerja, saat saya mengemudi untuk menjemputnya, saya merasa sedikit gugup. Ketika saya tiba di rumahnya, saya merasakan bahwa dia juga sedikit gugup mengenai acara ini. Dia menunggu di depan pintu lengkap dengan mantelnya. Dia menata rambutnya dan mengenakan gaun yang dipakai pada acara ulang tahun perkawinan terakhirnya. Dia tersenyum bagaikan senyum seorang malaikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya memberi tahu teman-teman saya bahwa saya akan menghabiskan waktu berdua dengan anak saya, dan mereka benar-benar terkesima," katanya, sambil masuk ke dalam mobil. "Mereka tidak sabar untuk mendengar cerita tentang kencan kita ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami pergi ke sebuah restoran, walaupun tidak elegan, tapi terasa sangat menyenangkan dan nyaman. Ibu saya menggandeng tangan saya serasa seorang wanita terhormat. Saat kami duduk, kami mulai melihat menu makanan. Matanya yang sudah tua hanya dapat membaca huruf-huruf yang dicetak besar. Belum selesai membaca menu makanan tersebut, saya melihat ibu saya yang sedang duduk sambil menatap saya. Sebuah senyum bernada nostalgia terbersit di bibirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dulu biasanya aku yang membacakan menu ketika kau masih kecil," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Berarti sekarang waktunya untuk ibu bersantai dan ijinkan saya membalas budi ibu," respon saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang makan malam, kami bercengkrama dengan sangat menyenangkan - tidak ada sesuatu yang luar biasa, hanya sekedar mengetahui perkembangan dari kehidupan masing-masing. Kami terlarut dalam percakapan sedemikian asiknya sehingga kami lupa waktu dan terlambat untuk acara nonton di bioskop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat tiba di rumahnya, dia berkata, "Aku akan pergi lagi denganmu, tapi jika kau ijinkan aku yang mengundangmu." Saya pun menyetujuinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagaimana kencan makan malammu?" tanya istri saya ketika saya tiba di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sangat menyenangkan. Jauh diluar dugaan saya," jawab saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian ibu saya meninggal karena serangan jantung. Semuanya terjadi begitu cepat dan saya tidak sempat berbuat apa-apa. Beberapa waktu kemudian, saya menerima sebuah amplop berikut sebuah salinan kwitansi restoran dari tempat yang sama saat kami pergi makan malam. Sebuah catatan terlampir bertuliskan : "Aku telah membayar tagihan ini di muka. Aku tidak yakin kalau aku dapat hadir di sana, walaupun demikian, aku membayar untuk dua orang - satu untukmu dan yang lainnya untuk istrimu. Kau tidak tahu betapa berartinya makan malam kemarin untuk aku. Aku mencintaimu, anakku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seketika itu juga, saya mengerti betapa pentingnya untuk mengucapkan: "AKU MENCINTAIMU" dan untuk meluangkan waktu buat orang-orang yang kita kasihi. Tidak ada hal yang lebih penting daripada keluarga dalam kehidupan Anda. Berikan waktu yang mereka layak dapatkan, karena hal-hal seperti ini tidak dapat ditunda sampai "lain waktu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;BEBERAPA FAKTA MENGENAI HAL-HAL YANG BERKAITAN DENGAN IBU&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Sebagian orang berkata butuh waktu sekitar enam minggu untuk kembali normal setelah memiliki seorang bayi... berarti mereka tidak tahu ketika Anda menjadi seorang ibu, kata "normal" tinggal sejarah.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Sebagian orang berkata Anda akan belajar menjadi seorang ibu secara naluriah... berarti mereka tidak pernah mengajak seorang anak kecil berusia tiga tahun pergi berbelanja.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Sebagian orang berkata menjadi seorang ibu adalah membosankan... berarti mereka tidak pernah naik mobil yang dikendarai oleh anak remajanya yang baru saja memiliki ijin mengemudi.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Sebagian orang berkata jika Anda adalah seorang ibu yang "baik", anak Anda juga akan menjadi seorang anak yang "baik"... berarti mereka berpikir bahwa seorang anak lahir dilengkapi dengan buku petunjuk dan garansi.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Sebagian orang berkata ibu yang "baik" tidak pernah berteriak pada anaknya... berarti mereka tidak pernah melihat anaknya melempar sebuah bola golf ke arah jendela tetangganya.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Sebagian orang berkata Anda tidak perlu pendidikan untuk menjadi seorang ibu... berarti mereka tidak pernah membantu pelajaran matematika seorang anak kelas empat sekolah dasar.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Sebagian orang berkata Anda tidak dapat mencintai anak kelima sebesar cinta Anda terhadap anak pertama... berarti mereka tidak memiliki lima anak.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Sebagian orang berkata seorang ibu dapat menemukan semua jawaban dalam merawat anaknya... berarti mereka belum pernah merasakan memiliki seorang anak yang kuping atau hidungnya kemasukan kacang.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Sebagian orang berkata bagian terberat dalam menjadi seorang ibu adalah saat persalinan... berarti mereka tidak pernah melihat anak mereka naik bis jemputan pada hari pertama sekolah... ataukah jangan-jangan dia naik sebuah bis yang menuju pusat kota?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian orang berkata seorang ibu dapat melakukan pekerjaannya dengan mata tertutup dan satu tangan terikat di belakang... berarti mereka tidak pernah mengurus tujuh anak kecil berlarian kesana-kemari di dalam rumah.&lt;/i&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Sebagian orang berkata seorang ibu dapat berhenti kuatir saat anaknya menikah... berarti mereka tidak tahu bahwa pernikahan berarti menambah seorang "anak" menantu pada seorang ibu.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Sebagian orang berkata bahwa pekerjaan seorang ibu selesai saat anak terakhirnya pergi meninggalkan rumah... berarti mereka tidak pernah memiliki cucu.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Sebagian orang berkata ibu Anda tahu bahwa Anda mencintainya, sehingga Anda tidak perlu mengatakan hal tersebut kepadanya... berarti mereka bukanlah seorang ibu.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;SELAMAT HARI IBU... untuk semua Ibu, bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk setiap hari sepanjang tahun!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-945472703767044154?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/945472703767044154/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/12/menjadi-seorang-ibu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/945472703767044154'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/945472703767044154'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/12/menjadi-seorang-ibu.html' title='Menjadi Seorang Ibu...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-4236891073721745247</id><published>2009-12-17T16:26:00.001+07:00</published><updated>2010-01-03T23:29:33.708+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Reflection'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Awareness'/><title type='text'>Sibuk...</title><content type='html'>Pada suatu hari ada seorang penebang pohon yang sangat kuat meminta pekerjaan  pada sebuah perkebunan, dan dia mendapatkannya. Bayaran yang diterimanya sangatlah bagus demikian pula dengan suasana kerjanya. Oleh karena itu, sang penebang pohon bertekad untuk melakukan yang terbaik dalam pekerjaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Majikannya memberikan sebuah kapak dan menunjukkan area yang harus dikerjakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari pertama, sang penebang pohon membawa 18 pohon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selamat," kata majikannya. "Lanjutkan ke arah sana!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat termotivasi oleh ucapan majikannya, sang penebang pohon berusaha lebih keras lagi keesokan harinya, namun dia hanya sanggup membawa 15 pohon. Pada hari ketiga bahkan dia mencoba lebih keras lagi, tapi dia hanya mampu membawa 10 pohon. Hari demi hari pohon yang dia bawa terus berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya pasti telah kehilangan kekuatan saya," pikir sang penebang pohon. Dia pergi menghadap majikannya dan meminta maaf, sambil berkata bahwa dia sungguh-sungguh tidak mengerti apa yang sebenarnya sedang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kapan terakhir kali kamu mengasah kapakmu?" tanya si majikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mengasah? Saya tidak punya waktu untuk mengasah kapak saya.&lt;br /&gt;Saya telah terlalu sibuk berusaha untuk menebang pohon..."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-4236891073721745247?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/4236891073721745247/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/12/sibuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/4236891073721745247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/4236891073721745247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/12/sibuk.html' title='Sibuk...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-341949002844777410</id><published>2009-12-10T19:25:00.002+07:00</published><updated>2010-01-03T23:29:54.683+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friendship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relationship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Influence'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Awareness'/><title type='text'>Terlalu Sibuk Untuk Seorang Teman...</title><content type='html'>Suatu hari seorang guru meminta murid-muridnya untuk membuat sebuah daftar yang berisi nama-nama murid lainnya yang ada di dalam kelas pada selembar kertas. Kemudian dia menyuruh mereka untuk memikirkan hal-hal baik yang mereka lihat mengenai teman-teman sekelas mereka tersebut dan kemudian menuliskannya di kertas tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tugas ini menghabiskan waktu satu semester untuk dapat diselesaikan oleh mereka, dan ketika saatnya tiba, tiap murid menyerahkan kertas yang ditugaskan tersebut. Hari Sabtu itu, sang guru menuliskan nama tiap murid pada lembaran kertas yang berbeda, dan mencantumkan apa yang telah dituliskan oleh murid lain hal-hal baik mengenai orang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari Senin dia memberikan tiap murid kertas yang bertuliskan namanya. Tak lama berselang, seluruh kelas tersenyum. "Sungguh?" dia mendengar bisikan. "Saya tidak pernah tahu bahwa saya berarti untuk seseorang!" dan "Saya tidak tahu bahwa orang lain begitu menyukai diri saya" adalah sebagian besar komentar-komentar yang terlontar. Tidak ada seorangpun yang pernah membahas lagi mengenai tugas tersebut di kelas. Sang guru juga tidak tahu apakah mereka mendiskusikannya di luar kelas atau dengan orang tua mereka, tetapi hal itu tidak lagi menjadi masalah. Tugas itu telah mengenai sasarannya. Para murid telah menghargai murid-murid lainnya dan juga diri mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan hidup pun berlanjut. Beberapa tahun berselang, salah seorang murid tersebut terbunuh di Vietnam dan sang guru datang menghadiri pemakaman murid istimewa tersebut. Dia tidak pernah melihat pemakaman ala militer sebelumnya. Muridnya terlihat begitu tampan, begitu dewasa. Gereja tempat acara berlangsung penuh dengan teman-temannya. Satu persatu orang yang mengasihinya berjalan memberi penghormatan terakhir di sisi peti matinya. Sang guru adalah orang terakhir yang memberikan penghormatan kepada murid tersebut. Saat dia berdiri di sana, salah seorang perwira yang berperan sebagai pengusung jenazah menghampirinya. "Apakah Anda guru matematika Mark?" tanyanya. Sang guru menjawab : "Ya." Kemudian perwira tersebut berkata : "Mark banyak bercerita tentang Anda."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pemakaman, sebagian besar bekas teman-teman sekelas Mark berkumpul bersama untuk ikut dalam perjamuan. Ibu dan ayah Mark juga hadir di sana, terlihat jelas sedang menunggu kesempatan untuk berbicara dengan gurunya. "Kami ingin menunjukkan Anda sesuatu," kata ayahnya, sambil mengeluarkan sebuah dompet dari kantungnya. "Mereka menemukan ini pada saat Mark terbunuh. Kami pikir Anda mungkin mengenalinya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil membuka dompet tersebut, dia dengan hati-hati mengambil selembar kertas tua yang dengan jelas telah direkatkan dengan isolasi, terlipat dan berulang kali terlipat. Sang guru saat itu juga tahu tanpa harus membaca isinya bahwa itu adalah secarik kertas berisi hal-hal baik yang dituliskan oleh teman-teman sekelas Mark.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Terima kasih banyak untuk melakukan hal ini," kata ibunda Mark. "Seperti yang Anda lihat, Mark menyimpan dan memeliharanya baik-baik." Semua bekas teman-teman sekelas Mark mulai ikut berkerumun dan berkumpul. Charlie tersenyum dengan malu-malu dan berkata, "Saya masih memiliki daftar itu. Kertas itu ada di laci atas meja saya di rumah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri Chuck berkata, "Chuck meminta saya untuk meletakkan kertas yang serupa pada album pernikahan kami." "Saya juga masih memilikinya," kata Marilyn. "Daftar tersebut masih terselip dalam buku harian saya." Kemudian Vicki, teman sekelas lainnya, merogoh kantongnya, mengeluarkan dompetnya dan menunjukkan kertas dengan daftar tersebut yang sudah lapuk dan kusam. "Saya selalu membawa kertas ini setiap saat," kata Vicki dan tanpa berkedip, dia melanjutkan : "Saya rasa semua dari kita menyimpan daftar kita masing-masing."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seketika itu juga sang guru terduduk dan menangis. Dia menangis untuk Mark dan semua teman-temannya yang telah meninggal dan tak akan pernah bisa ditemuinya lagi. Kericuhan manusia dalam masyarakat begitu menyita perhatian sampai-sampai kita lupa bahwa hidup suatu saat akan berakhir. Dan kita tidak tahu kapan hari tersebut tiba. Jadi marilah, katakan kepada orang-orang yang Anda cintai dan kasihi, bahwa mereka sangat istimewa dan penting. Katakan kepada mereka, sebelum hal itu terlambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan salah satu cara untuk melakukan hal ini adalah : Bagikan kisah ini kepada orang lain. Jika Anda tidak melakukannya, Anda telah melewatkan sebuah kesempatan yang mengagumkan untuk melakukan sesuatu yang baik dan indah bagi orang-orang di sekeliling Anda. Jika Anda membaca kisah ini, itu karena seseorang peduli dengan Anda dan itu berarti setidaknya ada satu orang yang Anda kasihi yang patut mendengar hal ini. Jika Anda "terlalu sibuk" untuk menyempatkan beberapa menit itu sekarang untuk membagikan kisah ini kepada orang lain, bukan tidak mungkin ini bukanlah PERTAMA KALINYA Anda tidak melakukan hal kecil yang bisa membuat perbedaan besar dalam hubungan Anda dengan orang-orang yang Anda kasihi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin banyak Anda berbagi kisah ini kepada orang lain, semakin jelas kasih Anda meraih orang-orang yang Anda kasihi. Ingatlah, Anda menuai apa yang Anda tabur. Apa yang Anda lakukan terhadap orang lain akan berpulang kembali kepada diri Anda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;You cannot do a kindness too soon, for you never know how soon it will be too late. &lt;br /&gt;- Ralph Waldo Emerson  -&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-341949002844777410?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/341949002844777410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/12/terlalu-sibuk-untuk-seorang-teman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/341949002844777410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/341949002844777410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/12/terlalu-sibuk-untuk-seorang-teman.html' title='Terlalu Sibuk Untuk Seorang Teman...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-4742089640373634147</id><published>2009-12-03T11:27:00.002+07:00</published><updated>2010-01-03T23:30:30.280+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Reflection'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><title type='text'>Jonathan Brown</title><content type='html'>Di kota Vanastorbil, tinggallah seorang yang sangat kaya bernama Jonathan Brown. Ia mempunyai banyak uang, tanah, rumah dan pabrik. Suatu saat ia berkata: "Segala yang aku miliki, akan menjadi milik Tuhan saat aku meninggal dunia." Kemudian ia membuat surat wasiat yang terinci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sebuah gereja kecil di dekat rumahnya, ia merencanakan untuk membangunkan sebuah bangunan besar lengkap dengan menara yang tinggi. Untuk gembalanya, sebuah rumah baru dengan kamar yang luas dan nyaman. Sebuah perpustakaan di desa akan mendapat bagian pula. Ia teringat untuk membantu sebuah sekolah di mana anak-anak muda belajar dan mendalami pengetahuannya. Anak sahabatnya dipersiapkan untuk dikirim ke sekolah misi. Semua biaya akan ditanggungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pendetanya menyarankan agar tuan Brown memberikan sebagian hartanya lebih dahulu, ia menggumam: "Aku akan menjadi miskin bila aku berikan hartaku sebelum aku meninggal."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang setan yang mendengar gumaman tuan Brown, nyeletuk: "Ahem, saya tahu bahwa orang ini akan berumur panjang." Kemudian sang setan ini melalukan semua penyakit dari tuan Brown. Pada usia enampuluh tahun, ia masih sangat sehat dan kuat. Umur tujuhpuluh tahun, ia terlihat tidak pernah loyo. Ketika umur delapan puluh, ia masih berjalan tegap bagaikan anak muda. Ketika usianya menginjak sembilanpuluh, keponakannya sempat berujar: "Kapankah dia akan mati?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, meninggalah tuan Jonathan Brown ini pada usia seratusdua tahun. Semua kenalannya berkumpul dan pengacaranya membacakan surat wasiat. Tetapi tidak ada penerima waris yang ditemukan. Gereja kecil dekat rumahnya sudah tutup dan tidak terdengar lagi kebenaran diberitakan. Gembalanya sudah meninggal dalam kemiskinannya. Perpustakaan di desa sudah tidak ada lagi. Sekolah yang ingin dibantunya, sudah ditutup dengan meninggalkan banyak hutang. Sementara itu, anak yang akan dibiayai sekolahnya, tetap dalam kebodohannya, mempunyai tujuh orang anak dan duabelas cucu. Semuanya tidak lebih baik dari dirinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, setiap kenalannya, mengambil sebagian hartanya. Pengacaranya bahkan lupa bahwa ia mendapatkan bayaran dua kali. Tidak ada sahabat. Tidak ada ratap tangis. Bahkan tidak ada seorang anak pun yang menunggu di sudut ruangan itu. Sementara itu, sang setan tersenyum dan berbalik mencari mangsa baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudaraku, biarlah kisah ini menjadi pelajaran buat kita semua. Apa yang ada pada kita hari ini adalah milik Tuhan. Apa yang bisa dilakukanlah hari ini, lakukanlah, karena mungkin besok sudah terlambat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-4742089640373634147?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/4742089640373634147/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/12/jonathan-brown.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/4742089640373634147'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/4742089640373634147'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/12/jonathan-brown.html' title='Jonathan Brown'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-9068023064731888221</id><published>2009-11-28T16:03:00.002+07:00</published><updated>2010-01-03T23:30:49.094+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bravery'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Determination'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='True Story'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Decision'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Unstoppable Women : Kisah Seorang Marion Luna Brem</title><content type='html'>&lt;object height="265" width="320"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/x_dUO69MkM8&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/x_dUO69MkM8&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="320" height="265"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1984, Marion Luna Brem yang berusia 30 tahun sedang sekarat. Marion memiliki kanker di payudara dan rahim juga telah melalui dua kali operasi dalam 11 minggu - sebuah mastektomi dan histerektomi. Saat itu dia sedang mengalami penderitaan yang luar biasa dan efek mengerikan akibat kemoterapi. Melengkapi penderitaannya, penyakitnya telah mengambil rambutnya, tabungannya, dan juga suaminya. Suaminya pergi sambil berkata bahwa dia sudah tidak sanggup lagi untuk menghadapi tekanan. Marion ditinggalkan dengan dua anak laki-laki kecilnya dan tanpa memiliki apapun untuk menyokong mereka. Lebih parah lagi, diapun telah divonis hukuman mati : Dokter berkata padanya dia hanya memiliki 2 tahun untuk hidup, 5 jika dia benar-benar beruntung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu pagi bulan Mei yang panas di Texas, Marion terbaring di lantai kamar mandi yang dingin dengan pipinya menempel di lantai berusaha untuk tidak muntah - lagi. Meskipun dengan rasa sakit yang luar biasa dan rasa takut yang menguasainya, dia tahu bahwa dia tidak boleh hanya terus terbaring mengasihani dirinya. Dia harus fokus untuk merawat anak-anaknya, dan ini berarti menemukan sebuah pekerjaan. Tapi dia hampir tidak memiliki pengalaman dan pendidikan formal - bukan sebuah hal yang mudah untuk memulai karir. Ditambah lagi, dia adalah seorang perempuan - seorang perempuan Hispanic - yang menambah dua hal negatif mengenai dirinya dalam mencari pekerjaan. Marion hanya berpikir untuk bertahan hidup. Kata-kata kaya dan sukses bahkan tidak pernah terpikir olehnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Memutuskan Untuk Menjadi Berani&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dimana harus memulainya? Susan, sahabat baik Marion, menyarankan dia untuk mencari pekerjaan di bagian penjualan, tapi Marion kuatir mengenai kurangnya pengalaman. Setelah berdiskusi dan melalui berbagai pertimbangan, Marion berpikir, "Kenapa tidak?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari segala macam industri yang tersedia, Marion memilih bidang yang didominasi oleh kaum pria yakni penjualan mobil. Dia juga pernah melihat langsung bagaimana seorang salesman menghadapi pasangan dengan hanya berbicara kepada prianya saja dan hampir mengacuhkan si perempuan. Secara intuisi, dia tahu bahwa wanita adalah bagian penting dalam proses pengambilan keputusan dan merasa bahwa ini adalah suatu peluang. Statistik sekarang menunjukkan bahwa Marion benar. Ketika pasangan membeli sebuah mobil, si wanita memiliki pengaruh 80 persen dalam mengambil keputusan. Marion menyadari peluang ini, dan dia telah bertekad untuk mengambil peluang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan hanya bersenjatakan insting dan sebuah rambut palsu pirang, Marion menghampiri dealer pertama. "Pernahkah Anda berpikir untuk mempekerjakan seorang perempuan?" tanyanya. "Tidak!" adalah jawaban singkat yang diperolehnya. Dia mendengar respon yang sama dari 16 manajer penjualan lainnya di sekeliling kota. Namun Marion Brem tidak menyerah. Dia tidak boleh menyerah! "Saya pikir keberanian adalah sesuatu yang Anda putuskan," katanya. "Anda bangun di pagi hari dan memiliki janji dengan sang cermin untuk berkata, "Hari ini saya akan menjadi berani."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi pendekatannya jelas-jelas tidak berhasil. Jadi pada percobaannya yang ke-17, dia mengubah nada bicaranya dan berkata, "Ini adalah hal yang dapat saya lakukan untuk Anda..." Setelah memberitahukan sang manajer mengenai sudut pandang pembeli mobil wanita, dia langsung dipekerjakan saat itu juga! Karir Marion Luna Brem dalam penjualan mobil telah dimulai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Dari Seorang Sales Pemula Menjadi Seorang Manajer&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Awalnya semua rekan kerjanya yang semuanya pria menyambut kedatangannya. "Hal ini berlangsung sampai saya mulai berkompetisi dengan mereka, mengalahkan mereka, dan disitulah saya mulai merasakan perbedaan sikap mereka," ingat Marion. "Tapi ketika mereka melihat Anda tidak menjauh, dan tidak mempermasalahkan komentar dan penghinaan mereka, lahirlah rasa hormat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun pertama Brem, dia mendapat gelar &lt;i&gt;Salesperson Of The Year&lt;/i&gt;. Tentu saja, piagamnya bertuliskan "&lt;i&gt;Salesman Of The Year&lt;/i&gt;," dan hadiahnya adalah perjalanan ke &lt;i&gt;Super Bowl &lt;/i&gt;dan sebuah jam tangan pria &lt;i&gt;Rolex&lt;/i&gt;. Tetap saja, itu adalah sebuah kehormatan dan sebuah prestasi yang indah. Sementara itu kankernya pun membaik dan Marion mulai menjadi lebih kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam 2 tahun berikutnya, Marion berprestasi lebih dashyat lagi, tapi dia masih mau lebih lagi. Saat itulah dia menghampiri bosnya untuk pindah ke posisi manajemen. Proposalnya dengan datar ditolak. Bosnya berkata bahwa dia sudah "gila" jika dia memindahkannya dari bagian penjualan dengan sebegitu banyaknya uang yang dihasilkan bagi bosnya maupun untuk dirinya sendiri. Walaupun sulit baginya untuk meninggalkan rasa aman dari penghasilan yang besar sebagai buah dari kerja kerasnya, diapun terus maju, percaya bahwa dia akan menemukan apa yang dicarinya. Hal ini berarti, sekali lagi, mulai mengetuk pintu dan mencari pekerjaan baru lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa minggu yang membuat frustasi saat mencari pekerjaan, Marion akhirnya bekerja sebagai seorang manajer entry-level di sebuah dealer baru. Karirnya dengan cepat menanjak di jenjang manajemen. Dua setengah tahun kemudian, dia siap untuk membangun dealernya sendiri. Dia membayangkan sebuah perusahaan yang dijalankan oleh wanita dan untuk wanita. Yang dia butuhkan adalah $ 800,000, yang serasa seperti $ 800 juta untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sebuah Pekerjaan Mengenai Cinta&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita, Marion mendapatkan seorang rekan yang mau untuk menginvestasikan dananya. $ 800,000 telah tersedia sebagai modal kerjanya dan juga jutaan lagi dalam bentuk pinjaman yang diperlukan untuk kredit, stok, dan pemasaran dealer pertamanya. Marion mendekati Chrysler Corporation - dan dengan cepat memperoleh kata sepakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang yang dia butuhkan adalah sebuah nama untuk dealer barunya. Marion menginginkan sesuatu yang khas - dan harus feminin. Dan akhirnya sebuah kata menyelesaikan semuanya : "&lt;i&gt;Love&lt;/i&gt;." "Ini adalah kata paling positif dalam kamus," pikirnya. "Dan ini adalah hal yang saya rasakan mengenai proyek ini, cara saya akan memperlakukan pelanggan dan pekerja saya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi di 1989 "&lt;i&gt;Love Chrysler&lt;/i&gt;" lahir, lengkap dengan logo hati di semua mobil. Motto Marion : "&lt;i&gt;It's not just the hearts on our cars, it's the hearts inside our people. We're spreading Love all over Texas!&lt;/i&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerja keras Marion dengan cinta membuahkan hasil yang luar biasa. Sekarang dia telah bebas dari kanker, pemilik dari dua dealer mobil, dan prestasinya terus saja bertambah. Perusahaannya adalah urutan 89 dalam Hispanic Business 500 dengan pendapatan lebih dari $ 45 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada usia 30 Marion Luna Brem telah kehilangan payudaranya, rahimnya, pernikahannya, dan kata para dokter, segera kehilangan nyawanya. Tetapi Marion secara harafiah bangkit dari lantai yang dingin, mengenakan sebuah rambut palsu murah, dan terjun ke sebuah dunia yang didominasi oleh pria. Dalam perjalanannya, dia merawat dua anak, mengalahkan penyakit yang sedang menghancurkannya, dan merubah baja menjadi cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;"Terkadang tidaklah cukup hanya dengan menggedor pintu.&lt;br /&gt;Anda harus merobohkannya!"&lt;br /&gt;-Marion Luna Brem&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-9068023064731888221?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/9068023064731888221/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/unstoppable-women-kisah-seorang-marion.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/9068023064731888221'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/9068023064731888221'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/unstoppable-women-kisah-seorang-marion.html' title='Unstoppable Women : Kisah Seorang Marion Luna Brem'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-6893181724148854696</id><published>2009-11-20T22:34:00.001+07:00</published><updated>2010-01-04T01:17:27.937+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><title type='text'>Cepatnya Waktu Bergulir</title><content type='html'>Betapa cepatnya waktu bergulir. Dari hari ke minggu, dari ke bulan ke tahun, seolah hanya sekejapan mata. Rasanya baru kemarin saya kuliah di Depok. Masih terbayang suasana kampus dulu, teman-teman seangkatan, para dosen. Tidak terasa itu sudah belasan tahun berlalu. Rasanya baru kemarin Jacqueline, Jessica dan Jordan, ketiga keponakan saya, belajar tengkurap, merangkak, dan berjalan. Masih terbayang “repotnya sekaligus asyiknya” bermain dan mengurus mereka saat mereka kecil. Kini mereka sudah menjadi gadis dan bocah kecil yang lincah. Betul-betul serasa baru sekejap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena waktu itu singkat dan cepat berlalu, maka jangan menunda-nunda apa yang bisa dikerjakan sekarang, berkarya bagi sesama, serta menyatakan kasih sayang kepada orang-orang terdekat. Sebab akan ada masanya, kita tidak lagi memiliki waktu. Kedua, jangan membuang-buang waktu untuk sesuatu yang tidak berguna, lebih-lebih untuk hal-hal yang merugikan. Sebab menyesal kemudian tiada berguna. Ketiga, nikmati dan hargai waktu yang ada sekarang sebaik-baiknya, apa pun yang tengah kita hadapi. Sebab pada saatnya, “sekarang” akan menjadi “masa lalu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu sangat berharga; Ia tidak akan kembali dan terulang. Maka jangan menukarnya dengan sesuatu yang tidak berharga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-6893181724148854696?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/6893181724148854696/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/cepatnya-waktu-bergulir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/6893181724148854696'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/6893181724148854696'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/cepatnya-waktu-bergulir.html' title='Cepatnya Waktu Bergulir'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-4499150130291337465</id><published>2009-11-19T16:15:00.001+07:00</published><updated>2010-01-09T01:38:42.232+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><title type='text'>Bersyukur VS Mengeluh</title><content type='html'>Saya membaca di surat kabar bahwa suhu kota yang mulai naik akibat matahari bersinar terik mempengaruhi tingkat emosi pemakai jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada benarnya, kalau kita melihat betapa kota-kota yang termasuk kategori panas penduduknya cenderung lebih emosional dibanding kota-kota dengan udara sejuk. Itu belum termasuk tinggi rendahnya tekanan hidup. Ada banyak orang yang sulit mengendalikan emosinya akibat terus menerus tertekan lewat berbagai persoalan. Satu pertanyaan hadir di hati saya : "Apa yang lebih dominan memenuhi mulut kita saat ini?" Apakah keluh kesah, umpatan, omelan, gerutu, atau puji-pujian penuh ucapan syukur? Tidak ada yang mudah dalam hidup ini, apalagi ketika dunia semakin tua semakin dipenuhi krisis. Jumlah penderita darah tinggi meningkat terus dari tahun ke tahun, jumlah orang stres dan depresi juga meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amsal Salomo berkata: "Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya." Hidup yang menggambarkan semangat, gairah, motivasi, pengharapan, dan sebagainya, dikuasai lidah, dan sebaliknya, mati yang menggambarkan depresi, patah semangat, putus asa, dan sebagainya pun dikuasai lidah. Bersungut-sungut tidak akan membawa manfaat apa-apa selain kegagalan bahkan kebinasaan. Apa yang mengisi mulut kita secara dominan hari-hari ini? Apakah ucapan syukur, puji-pujian atau sebaliknya keluh kesah, umpatan atau makian? Hidup atau mati, itu dikuasai lidah. Lidah yang berasal dari hati yang senantiasa bersyukur akan penuh pula dengan ucapan syukur, begitu pula sebaliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah akibat tekanan hidup, panasnya suhu bumi, atau apapun alasannya, hendaklah kita tidak terjebak pada emosi yang merusak jiwa dan hati kita. Selain bisa membawa kita kepada berbagai penyakit bahkan kematian, hal tersebut juga mengarah pada kegagalan bahkan kebinasaan. Hidup yang penuh ucapan syukur akan tetap bersukacita walau badai menerpa sekalipun. Hati yang penuh rasa syukur tidak akan terpengaruh oleh suhu dan tekanan, bahkan bisa mendatangkan berkat dan kuasa mukjizat. Apapun yang kita hadapi hari ini, manis atau pahit sekalipun, jangan pernah berhenti untuk mengucap syukur. Biarlah Tuhan bertahta di atas puji-pujian dan ucapan syukur kita dan alamilah segala kebaikan Tuhan tercurah dalam hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada Kuasa Dibalik Puji-Pujian Dan Ucapan Syukur&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-4499150130291337465?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/4499150130291337465/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/bersyukur-vs-mengeluh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/4499150130291337465'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/4499150130291337465'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/bersyukur-vs-mengeluh.html' title='Bersyukur VS Mengeluh'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-496553165347762384</id><published>2009-11-18T09:41:00.001+07:00</published><updated>2010-01-09T01:39:15.915+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Integrity'/><title type='text'>Bukan Sekadar Hasil</title><content type='html'>Di antara sekian banyak kejadian kontroversial di dunia tinju, kejadian pada tanggal 28 Juni 1997 mungkin adalah yang paling diingat orang. Ketika itu, Evander Holyfield berhadapan dengan Mike Tyson. Itu adalah pertandingan ulang. Pada pertandingan pertama tanggal 9 November 1996, Holyfield menang TKO di ronde ke-11. Event yang disebut-sebut sebagai pertarungan terdahsyat dalam sejarah tinju itu ternyata berakhir memalukan. Pertandingan dihentikan di ronde ketiga karena Tyson menggigit telinga Holyfield, sebuah tindakan yang sangat tercela di ring tinju. Tyson dinyatakan kalah dan mendapat hukuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mempunyai keinginan untuk mencapai atau meraih sesuatu tentunya tidak salah. Jadi, sangatlah wajar jika seseorang itu berupaya keras untuk mencapai cita-citanya, bekerja mati-matian untuk meraih sukses. Yang jadi masalah adalah, kalau untuk mencapai keinginannya itu, orang lalu menghalalkan segala cara; termasuk melakukan kecurangan dan kekejian, tidak peduli norma dan melanggar hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hikmahnya, janganlah kita hanya terfokus pada keinginan untuk meraih sesuatu. Perhatikan juga cara mencapainya. Sebab segala sesuatu yang diraih dengan cara yang curang dan keji, tidak akan menjadi berkat, malah bisa mendatangkan laknat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil Memang Penting, Tetapi Cara Mencapai Hasil Itu Juga Penting&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-496553165347762384?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/496553165347762384/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/bukan-sekadar-hasil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/496553165347762384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/496553165347762384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/bukan-sekadar-hasil.html' title='Bukan Sekadar Hasil'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-4950321875271054123</id><published>2009-11-18T09:38:00.001+07:00</published><updated>2010-01-09T01:40:03.078+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Humble'/><title type='text'>Lowongan Pekerjaan</title><content type='html'>Bila kita membaca iklan lowongan pekerjaan yang ada di koran-koran, biasanya orang seperti apa yang dicari oleh perusahaan-perusahaan? Biasanya yang dicari adalah orang berpendidikan cukup, memiliki pengalaman, dan memiliki kemampuan. Apabila Anda memenuhi syarat tersebut, besar kemungkinannya Anda akan diterima bahkan tidak menutup kemungkinan Anda dapat dipromosikan ke jenjang yang lebih tinggi, jika dapat bekerja dengan baik dan menyenangkan hati pimpinan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang mari kita bayangkan seandainya Tuhan menulis iklan di koran mengenai lowongan seorang pemimpin atau manajer di kerajaan-Nya, kira-kira apa syarat yang akan diajukan olehNya? Yang pasti bukan kepintaran, kemampuan, atau pengalaman, melainkan kerendahan hati. “Siapa saja yang ingin menjadi besar hendaklah menjadi pelayanmu.” Konteks ayat ini dimulai ketika seorang ibu memohon kepada Tuhan Yesus agar kedua anaknya, Yakobus dan Yohanes, mendapat posisi yang baik di kerajaan surga kelak, yaitu duduk di sebelah kanan dan kiriNya. Lalu Tuhan menjawab bahwa untuk mencapai posisi itu, mereka haruslah menjadi pelayan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelayan adalah lambang kerendahan hati karena pelayan adalah pekerjaan yang dianggap rendah saat itu. Dan, tak ada syarat lain untuk “meniti karier” di kerajaan Surga selain rela menjadi seorang pelayan. Artinya, bukan seberapa tinggi kita harus naik tetapi seberapa rendah kita harus turun. Dan hanya orang rendah hati yang bisa memiliki ketaatan dan keinginan untuk memuaskan Tuannya, bukan dirinya sendiri. Demikianlah kita seharusnya melayani Tuhan dan memperkenan hati-Nya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-4950321875271054123?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/4950321875271054123/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/lowongan-pekerjaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/4950321875271054123'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/4950321875271054123'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/lowongan-pekerjaan.html' title='Lowongan Pekerjaan'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-3578717331525706188</id><published>2009-11-16T09:53:00.001+07:00</published><updated>2010-01-09T01:40:33.877+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Anger'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jealousy'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Forgiveness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><title type='text'>Meredakan Kemarahan</title><content type='html'>Di buku rekor Guinness 2005, Percy Arrowsmith dan Florence tercatat sebagai suami istri tertua di dunia. Mereka telah menikah selama 80 tahun. Percy berusia 105 tahun, sedangkan istrinya 100 tahun. Namun, keduanya masih saling mencintai. Apa rahasianya? "Sederhana!" kata mereka. "Kami tidak akan pergi tidur sebelum menyelesaikan konflik. Tidak enak tidur membawa kemarahan. Jika bertengkar, kami berusaha saling mengampuni sebelum larut malam, supaya hari itu bisa ditutup dengan ciuman dan genggaman tangan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarahan bisa mampir mendadak; ketika kita dicurangi, dituduh bersalah, atau saat melihat ketidakadilan. Seringkali kita merasa panas di hati ketika melihat orang-orang jahat sukses. Mereka yang berbuat curang dan melakukan tipu daya, tetapi hidup lebih berhasil ketimbang kita yang hidup lurus. Kemarahan pun tiba-tiba muncul. Jika dipendam kemarahan ini akan berbuahkan iri hati dan kepahitan. Suatu saat ia akan meledak dan bukan tidak mungkin muncul tindakan main hakim sendiri!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah Anda sedang marah atau kerap marah? Datangnya marah tak bisa dicegah, tetapi bisa diredakan. Ceritakan kekesalan Anda kepada Tuhan, nantikan Dia bertindak, lalu padamkan amarah Anda sebelum mentari terbenam. Jangan biarkan kemarahan mengotori hati, mematahkan semangat, dan mengganggu waktu tidur Anda!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarahan itu bagaikan kanker yang harus segera dibabat sebelum merambat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-3578717331525706188?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/3578717331525706188/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/meredakan-kemarahan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/3578717331525706188'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/3578717331525706188'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/meredakan-kemarahan.html' title='Meredakan Kemarahan'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-3663591998118051004</id><published>2009-11-13T07:30:00.001+07:00</published><updated>2010-01-09T01:41:40.451+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Determination'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='True Story'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Esteem'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Innocence'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Judgement'/><title type='text'>Susan Boyle, Sebuah Pembuktian Eksistensi Diri</title><content type='html'>Dia jelas-jelas tidak memiliki "potongan" artis. Gemuk, berusia 47 tahun, kikuk dan cara dandannya sangat pas-pasan. Para juri &lt;i&gt;Britain's Got Talent&lt;/i&gt;, termasuk Simon Cowell yang terkenal tajam lidahnya dalam &lt;i&gt;American Idol&lt;/i&gt;, meragukan Susan Boyle saat ia muncul di panggung. Begitu pula dengan penonton yang melihat syuting acara pencari bakat Inggris itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="265" width="320"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/Q7esQLW2i5Y&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/Q7esQLW2i5Y&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="320" height="265"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi begitu Susan Boyle menyanyikan lagu opera, "&lt;i&gt;I Dreamed a Dream&lt;/i&gt;" dari &lt;i&gt;Les Miserables&lt;/i&gt;, semua penonton takjub luar biasa. Suaranya yang sangat indah dan merdu membuat para penonton berulang-ulang berdiri memberi tepuk tangan. Para juri - Cowell, Piers Morgan, dan Amanda Holden - juga ikut ternganga mendengar suara menakjubkan Susan Boyle.&lt;br /&gt;Piers menyebutkan "&lt;i&gt;biggest yes&lt;/i&gt;." Amanda Holden berdiri memberi tepuk tangan. Sedangkan Cowell mengganti kata-kata pedas dengan pujian semanis gula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susan Boyle si perawan tua, dalam sekejab menjadi bintang. Video pentasnya di &lt;i&gt;Britain's Got Talent &lt;/i&gt;di &lt;i&gt;YouTube &lt;/i&gt;diklik lebih dari 34 juta orang dalam waktu sepekan atau dengan kata lain video paling banyak diklik di &lt;i&gt;YouTube &lt;/i&gt;pada bulan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi Moore, seorang aktris Hollywood, mengungkapkan saat melihat video itu di &lt;i&gt;Twitter &lt;/i&gt;diapun menangis terharu. Bahkan Oprah Winfrey sudah mengundangnya datang untuk duduk di sofanya dalam acara yang ditonton di seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia memang memiliki cerita hidup yang layak diceritakan di Oprah Winfrey Show. Bukan hanya penampilan yang tidak "ngartis" tapi juga kisah hidupnya yang dramatis. Saat lahir, ia sempat kehabisan oksigen dan membuat perkembangan otak sedikit abnormal. Di sekolah, dia sedikit terbelakang dan sering menjadi bahan ejekan teman-temannya. Namun dia sangat rajin ke gedung teater untuk menyaksikan para penyanyi profesional. Sekitar 14 tahun silam, ia ikut audisi acara televisi &lt;i&gt;My Kind of People&lt;/i&gt;. Tapi karena grogi iapun gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susan begitu serius bernyanyi sehingga dia belajar dari seorang guru vokal, Fred O'Neil. Satu dekade silam ia pernah rekaman berjudul "&lt;i&gt;Cry Me a River&lt;/i&gt;" untuk album peringatan pergantian milenium di kampung asalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Ibunda sampai saat-saat terakhir beliau meninggal dua tahun silam pada usia 91 tahun, terus mendorong anaknya itu untuk ikut kompetisi menyanyi nasional, bukan sekedar lomba menyanyi lokal yang telah beberapa kali ia menangkan. Tapi Susan selalu merasa tidak siap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pentas pertama setelah kepergian ibunya adalah di hadapan Simon Cowell yang mengguncangkan dunia itu. Sesaat sebelum tampil, Cowell sempat bertanya tentang umur dan hal-hal sepele lainnya. Boyle mengaku belum pernah pacaran. Berciuman pun juga belum pernah. Bahkan sekarang dia tinggal hanya dengan seekor kucing di rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pentas yang mengukir sejarah ini membuatnya diundang ke acara Oprah. Cowell, juri yang juga produser itu, tahu arti diundang tampil ke acara Oprah Show. "Jika ia pergi ke acara Oprah, saya pikir besar peluang Susan Boyle untuk memiliki album nomor satu di Amerika."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata “Susan Boyle” itu sendiri saya temukan ketika saya melakukan &lt;i&gt;market research&lt;/i&gt;, “Susan Boyle” di &lt;i&gt;Google Trends &lt;/i&gt;Amerika Serikat menjadi &lt;i&gt;rising keyword &lt;/i&gt;nomor dua setelah “&lt;i&gt;Swine Flu&lt;/i&gt;” saat itu. Saya jadi penasaran sekali dengan “Susan Boyle” ini, maka saya pun &lt;i&gt;googling &lt;/i&gt;dan menemukan kisah dan video seorang Susan Boyle. Seorang yang dipandang sebelah mata oleh dunia ini, telah berhasil membuktikan eksistensi dirinya kepada dunia bahwa dia berharga. &lt;i&gt;I love you Susan, not because your beautiful voice only, but because you fight for your dreams&lt;/i&gt;...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-3663591998118051004?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/3663591998118051004/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/susan-boyle-sebuah-pembuktian.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/3663591998118051004'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/3663591998118051004'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/susan-boyle-sebuah-pembuktian.html' title='Susan Boyle, Sebuah Pembuktian Eksistensi Diri'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-604766804222147451</id><published>2009-11-12T23:25:00.001+07:00</published><updated>2010-01-09T01:45:30.744+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><title type='text'>Rileks</title><content type='html'>Kehidupan zaman sekarang penuh dengan tekanan; kesibukan dan ketergesa-gesaan seolah telah menjadi rutinitas. Bagaimana dengan Anda? Kapan terakhir Anda punya perasaan ingin berteriak sekeras-kerasnya? Kapan Anda merasa begitu ingin menangis? Apakah Anda mengalami kesulitan tidur pada malam hari dan terus diliputi ketegangan? Kapan terakhir Anda tersenyum dengan spontan? Kalau Anda sedang mengalami hal-hal itu, berarti Anda tengah mengalami gejala stres. Anda perlu waktu rileks. Rileks membantu me-&lt;i&gt;recharge &lt;/i&gt;baterai kehidupan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rileks, berhenti sejenak dari hiruk pikuk rutinitas dan ketegangan sehari-hari, banyak sekali manfaatnya. Dalam olahraga golf dikenal pukulan yang disebut &lt;i&gt;backswing&lt;/i&gt;. Kunci keberhasilan pukulan ini adalah rileks. Ketika si pemain berada dalam keadaan rileks, pukulannya bisa lebih jauh daripada kalau mereka melakukan dengan tegang. Begitu pula dengan hidup kita. Rileks akan membantu kita untuk mengembalikan kebugaran tubuh dan kejernihan dalam berpikir, sehingga hidup kita menjadi lebih produktif. Dan tentu lebih sehat pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita perlu menjaga keseimbangan antara waktu beraktivitas dan waktu untuk rileks.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-604766804222147451?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/604766804222147451/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/rileks.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/604766804222147451'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/604766804222147451'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/rileks.html' title='Rileks'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-3874862859266399361</id><published>2009-11-12T00:34:00.001+07:00</published><updated>2010-01-09T01:46:11.413+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><title type='text'>Serius Walaupun Kecil</title><content type='html'>Sebagian dari antara kita mungkin lebih suka dipercaya dalam hal-hal besar daripada dalam hal-hal kecil. Memang tanggung jawab dan risikonya juga makin besar. Namun harapannya semakin besar kepercayaan yang diberikan, semakin besar pula hasil dan kepuasan yang didapatkan. Maka hal-hal yang sederhana akhirnya hanya dipandang sebagai pekerjaan yang “tidak menantang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ingatlah bahwa yang terpenting adalah keseriusan kita untuk mengerjakan segala sesuatu - entah hal itu “besar” atau “kecil.” Segala yang dipercayakan oleh Sang Tuan bukanlah yang utama, tetapi sikap kita sebagai hamba-hamba yang mengelolanya, itulah yang terpenting. Orang yang bijak mengembangkan titipan Sang Tuan dengan sebaik-baiknya. Itulah cara mereka menghargai kepercayaan Tuannya. Akan tetapi hamba yang bodoh akan menimbun titipan itu di dalam tanah. Sikap ini tidak berkenan di hadapan Sang Tuan, sebab si hamba yang bodoh ini tidak menggunakan kepercayaan yang ada dengan sebaik-baiknya. Mari kita melihat kembali apa saja yang telah dipercayakan dalam hidup kita. Mungkin kita dipercayakan sebuah pekerjaan yang lumayan, sebuah keluarga yang harmonis walaupun tidak kaya raya, sahabat-sahabat yang setia dan jujur, kelimpahan dalam hal materi, atau kemampuan untuk melakukan sesuatu. Sudahkah kita menggunakan dan mengembangkannya lebih lagi untuk menjadi berkat bagi orang lain sebagai bukti penghargaan kita terhadap Sang Tuan yang menitipkannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun ada alasan bagi kita untuk bersungut-sungut, tetaplah berjuang untuk setia mulai saat ini. “Sekecil” apa pun yang kita peroleh, kerjakanlah dengan serius. Sebab orang yang setia dalam perkara kecil, mereka mendapat tanggung jawab dalam perkara yang lebih besar. Di dalam perkara kecil, tanggung jawab kita diasah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setialah dalam perkara “besar” atau “kecil”, sebab dengan demikian kita menyenangkan hatiNya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-3874862859266399361?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/3874862859266399361/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/serius-walaupun-kecil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/3874862859266399361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/3874862859266399361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/serius-walaupun-kecil.html' title='Serius Walaupun Kecil'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-6872856742577485443</id><published>2009-11-11T18:18:00.001+07:00</published><updated>2010-01-09T01:46:54.041+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Reflection'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Judgement'/><title type='text'>How Beautiful Are You Inside?</title><content type='html'>Operasi plastik belakangan ini semakin banyak peminatnya. Banyak orang rela menghabiskan uang puluhan juta rupiah untuk mengubah bentuk wajah maupun tubuhnya. Lewat operasi seperti ini diharapkan bagian tubuh yang tidak menarik bisa langsung berubah menjadi lebih cantik. Orang gemuk bisa mendadak menjadi kurus. Pendek kata, orang merindukan terjadinya perubahan radikal. Sebuah metamorfosis. Bagai ulat buruk rupa berubah menjadi kupu-kupu nan jelita. Hasil akhir yang sangat berbeda dari asal mulanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi selain metamorfosis fisik, sebuah metamorfosis batiniah juga diperlukan. Perubahan radikal di dalam hati ternyata jauh lebih penting dibanding perubahan fisik. Ini yang saya sebut dengan istilah "&lt;i&gt;Beautiful Inside&lt;/i&gt;."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali kita lebih sibuk mendandani penampilan luar dan mengabaikan penampilan dalam kita. Tulisan ini adalah sebuah refleksi terhadap kenyataan bahwa bagian dalam kita juga butuh dibenahi. Pada akhirnya yang benar-benar penting adalah bukan bagaimana Anda terlihat di luar, tapi justru bagian dalam Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mengenal begitu banyak wanita dalam hidup saya dan satu hal identik yang saya lihat dari mereka adalah keinginan untuk terlihat cantik setiap saat. Saya yakin ini tidak perlu dipertanyakan lagi. Seorang wanita dapat berdiri lama di depan cermin untuk waktu yang lama demi memastikan bahwa dia terlihat menarik dan segala hal mengenai dirinya sempurna. Semakin banyak ketidak-sempurnaan yang mereka temui, semakin lama mereka bertahan bersama cerminnya walaupun ada hal yang lebih penting untuk dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya seringkali takjub mengapa orang menghabiskan begitu banyak waktu untuk terlihat indah di luar sementara menghabiskan lebih sedikit waktu atau bahkan mengabaikan kecantikan batin mereka. Kita menghabiskan begitu banyak biaya berusaha untuk terlihat elok secara fisik tapi begitu sedikit sekali untuk menghiasi '&lt;i&gt;inner self&lt;/i&gt;' kita. Izinkan saya memberi tahu Anda, bagian dalam juga butuh untuk diperhatikan. Tidak seorangpun yang waras berpikir untuk mengenakan baju lusuh pada sebuah acara penting, tapi itulah yang sering kita lakukan terhadap bagian dalam kita. Kita mengenakan pakaian mahal di luar tapi mengenakan baju lusuh di dalam kita. Pada akhirnya, orang-orang yang masuk ke dalam kategori ini, menjadi malu karena baju lusuh yang ada di dalam akan selalu terlihat bagaimanapun caranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mempercantik bagian dalam Anda, adalah tentang belajar sesuatu setiap hari yang akan membangun Anda dan menambah nilai dalam hidup Anda. Belajar adalah sebuah aspek penting dalam hidup manusia yang telah diabaikan oleh jutaan orang di seluruh dunia. Untuk mengetahui apakah Anda juga 'bersalah' atau tidak, ambil sebuah pena dan tulis seberapa banyak yang telah Anda habiskan untuk barang seperti pakaian, perhiasan dan hal-hal lainnya. Kemudian imbangi dengan menulis berapa banyak yang telah Anda keluarkan untuk hal-hal yang akan mengembangkan pikiran Anda seperti buku, kaset dan video edukasi, dan juga seminar-seminar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Anda melihat daftar tersebut, Anda akan menyadari apakah Anda memiliki yang disebut sebagai '&lt;i&gt;Inner Beauty&lt;/i&gt;.' Ada beberapa orang yang tidak pernah memusingkan diri untuk membenahi bagian dalam mereka tapi mereka justru menjadikannya sebuah tempat penampungan sampah. Sungguh disayangkan. Ternyata tidak sedikit manusia yang 'satu ras' dengan tikus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Investasi terbaik adalah investasi terhadap pikiran Anda. Saat berinvestasi pada &lt;i&gt;inner self&lt;/i&gt;, Anda membangun otot-otot mental yang suatu saat dapat membantu Anda untuk bertahan di dunia ini. Sebagian orang menghabiskan waktu berjam-jam di gym berusaha untuk membangun otot fisik mereka tetapi meninggalkan otot mental mereka tidak terjaga. Ketika otot fisik mereka gagal untuk menyelesaikan masalah, apa yang dapat mereka lakukan untuk menyelamatkan diri...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luar biasa melihat begitu banyak orang 'kekar' yang ternyata tidak memiliki tujuan dalam hidup. Pernahkah Anda mendengar kisah seseorang yang 'kecil' sedang dijaga oleh orang-orang yang kekar? Apa yang terjadi pada kisah ini? Ketika orang-orang perkasa ini sedang berfokus pada otot fisik mereka, makhluk 'mini' yang sedang mereka jaga justru sedang sibuk membangun otot mental mereka sehingga mereka mampu mengalahkan segala rintangan yang ada di hadapan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda ingin mengalami sebuah kesukesan yang lengkap dalam hidup, mulailah membaca buku yang bagus, beli kaset dan video yang membangun dan hadiri seminar-seminar yang menjadikan Anda seimbang secara mental. Jika Anda di dalam menawan, Anda akan selalu diterima dimanapun Anda berada peduli bagaimana dengan penampilan luar Anda. Kecantikan batiniah akan selalu memancar kapanpun Anda membuka mulut untuk berbicara. Sebuah refleksi bagi Anda dan saya untuk jadi bahan perenungan sudahkah kita cantik luar dan dalam...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Jika Kita Tidak Mau Diubah Oleh Tuhan, Dunialah Yang Akan Mengubah Kita&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-6872856742577485443?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/6872856742577485443/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/how-beautiful-are-you-inside.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/6872856742577485443'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/6872856742577485443'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/how-beautiful-are-you-inside.html' title='How Beautiful Are You Inside?'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-63657380805944297</id><published>2009-11-10T19:10:00.001+07:00</published><updated>2010-01-09T01:47:45.695+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Joy'/><title type='text'>Tertawa Itu Sehat</title><content type='html'>Tertawa dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Suatu penelitian menyebutkan bahwa suara tawa dapat membuat tubuh lebih kebal dari penyakit hingga 40 persen. Tertawa menjadikan tubuh kita lebih aktif menghadang infeksi dan kuman penyakit. Tertawa juga mempermudah pernapasan. Dengan tertawa, udara jenuh dalam tubuh lebih mudah keluar. Udara tersebut akan digantikan oleh udara segar yang diperlukan tubuh. Pergantian udara memperkaya kandungan oksigen dalam darah serta membersihkan organ pernapasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tertawa itu menyehatkan. Bukan hanya bagi tubuh, namun juga bagi hati. Hati yang gembira bersukacita di dalam Tuhan, melayani Dia dengan gembira, dan menikmati kebaikan-Nya. G.K. Chesterton berpendapat, ibadah kita seharusnya menjadi sukacita tanpa akhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan untuk tertawa, terlebih lagi untuk menertawakan diri sendiri, termasuk salah satu tanda kedewasaan. Di satu sisi, tertawa memperlihatkan kesadaran dan penerimaan: bahwa kita ini memang jiwa-jiwa yang bodoh dan menggelikan. Di sisi lain, tertawa menyiratkan pengakuan: bahwa hanya dengan pertolongan Tuhanlah kita bisa mengatasi kebodohan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah Anda tertawa hari ini?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-63657380805944297?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/63657380805944297/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/tertawa-itu-sehat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/63657380805944297'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/63657380805944297'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/tertawa-itu-sehat.html' title='Tertawa Itu Sehat'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-7819171110855820665</id><published>2009-11-10T04:43:00.002+07:00</published><updated>2010-01-09T01:48:43.796+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Generosity'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Awareness'/><title type='text'>Uluran Tangan</title><content type='html'>Suster Gisela Borowka adalah seorang perempuan asal Jerman. Sejak tahun 1963, ia memilih mengabdikan diri merawat para penderita kusta di Pulau Lembata dan Pulau Alor, Nusa Tenggara Timur. Ketika pertama kali datang, Gisela harus berhadapan dengan kenyataan bahwa para penderita kusta dikucilkan masyarakat sekitar. Tidak ada yang mau mengurus mereka. “Biarlah mereka hidup bersama kita, mereka juga citra Tuhan. Jangan lukai hati mereka, mereka telah terluka; tidak saja sakit fisik, tetapi juga sakit hati,” kata Gisela. Saatnya mengubah kondisi yang membuat mereka dibenci oleh masyarakat, hingga akhirnya mereka juga membenci diri mereka sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali di sekitar kita pun tinggal orang-orang yang tersisihkan; mereka yang entah karena berbagai sebab, dianggap sebagai “sampah”, dibuang dan diasingkan. Ingat, mereka juga manusia. Jangan menambah luka mereka sebab mereka juga berhak menerima uluran dan jamahan kasih dari sesama. Tidakkah kita rindu berbagi kasih dengan mereka? Melalui uluran dan jamahan tangan, kesembuhan bisa terjadi. Kalaupun bukan kesembuhan lahiriah, paling tidak kesembuhan batiniah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah kita mengulurkan tangan kepada sesama yang terasing?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-7819171110855820665?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/7819171110855820665/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/uluran-tangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/7819171110855820665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/7819171110855820665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/uluran-tangan.html' title='Uluran Tangan'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-39300591994392979</id><published>2009-11-09T16:46:00.004+07:00</published><updated>2010-01-09T01:48:54.812+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Family'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Love'/><title type='text'>Cinta Sejati</title><content type='html'>Owa Jawa (hylobates moloch) adalah sejenis kera kecil (lesser apes) yang hidup di Pulau Jawa, meskipun banyak penduduk di Pulau Jawa yang tidak mengetahui keberadaan satwa yang sudah di ambang kepunahan ini. Owa Jawa, sebagaimana beberapa jenis owa lain, biasanya hidup berpasangan dan monogami. Untuk mendapatkan pasangan yang cocok, Owa Jawa kadang memerlukan waktu yang panjang. Namun setelah mendapatkannya, pasangan ini akan bertahan seumur hidup. Benar-benar tak tergantikan. Jika pasangannya mati, owa tersebut biasanya tidak akan mencari pasangan lagi. Sampai mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengagungan cinta kasih manusia tentu saja dan semestinya melebihi cinta kasih satwa, walaupun kini tengah marak fenomena perpisahan dalam hubungan suami-istri. Ada cinta kasih dan kesetiaan yang dituntut dalam hubungan antara suami dan istri. Dan hubungan yang dipersatukan oleh Tuhan harus dipelihara dengan baik sebagai wujud ungkapan syukur kepadaNya, “Karena itu, apa yang telah dipersatukan Tuhan, tidak boleh diceraikan manusia” Bahkan kematian pun hanya memisahkan manusia secara fisik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kita sudah mengasihi pasangan kita? Atau, mungkin kita masih harus belajar dari kera kecil yang hampir punah di beberapa kawasan hutan yang tersisa di Pulau Jawa?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-39300591994392979?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/39300591994392979/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/cinta-sejati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/39300591994392979'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/39300591994392979'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/cinta-sejati.html' title='Cinta Sejati'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-5029352741697548917</id><published>2009-11-09T16:08:00.001+07:00</published><updated>2010-01-09T01:49:40.220+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Generosity'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Awareness'/><title type='text'>Semakin Langka...</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;Saya punya seorang teman, sebut saja namanya L, seorang yang sangat sentimentil. Dan dia sering sekali bergumul dengan dirinya sendiri, dan rasa empatinya. L adalah pribadi yang luar biasa. Baik, murah hati, penuh cinta yang tulus, dan yang paling istimewa, memiliki empati.&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;Dia hancur dan menangis setiap kali dia melihat atau membaca sesuatu yang mengharukan atau melihat orang lain menderita. Dia terlihat begitu rapuh, begitu rentan dengan air mata.&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;Namun, rasa empatinya lah yang menjadikannya sebagai pribadi yang paling mengagumkan yang saya kenal. &lt;br /&gt;Untuk L adalah sangat penting untuk memiliki rasa cinta yang sedemikian besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak pernah melihatnya bergembira saat saya atau orang-orang disekitarnya tidak gembira. L seperti sebuah wadah kosong yang dipenuhi dengan rasa dan emosi dari orang-orang disekitarnya dibanding dengan perasaannya sendiri. Tidak hanya saat sedih, saat senangpun L ikut merasakan sukacita lingkungannya. Dia adalah kegembiraan dan pusat keceriaan di tengah pesta, ketika orang disekelilingnya bergembira. Sepertinya dia hampir tidak memiliki kendali atas perasaannya. Tapi seperti yang saya katakan, dia adalah insan yang mengagumkan yang hadir sebagai anugrah untuk hidup saya. Seseorang yang mampu untuk mencintai semua orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- &lt;i&gt;Dedicated to my loving and full of compassion friends &lt;/i&gt;-&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Murah hati selalu berkenaan dengan sikap memberi; entah memberi waktu, tenaga, materi, atau juga memberi diri. Namun, tidak semua pemberian bertolak dari kemurahan hati. Sebab bisa saja orang memberi dengan maksud tertentu, dengan kata lain ada pamrihnya. Murah hati mengandung tiga pengertian: (1) Simpati, kesediaan untuk menangung kesusahan dan kesedihan orang lain; (2) Empati, kesediaan untuk menempatkan diri pada “posisi” orang lain; ikut merasakan dan mengalami apa yang orang lain rasakan atau alami; (3) Pengampunan, kesediaan untuk memaafkan orang lain yang menyakiti, lalu memulai kembali hubungan baru tanpa dibayangi kebencian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada zaman modern sekarang ini nilai-nilai kemurahan hati semakin terkikis. Rasa simpati telah menjadi sesuatu yang langka. Orang bisa sambil tertawa membicarakan musibah yang menimpa orang lain, bahkan dengan tega menambah kesulitan pada orang lain yang hidupnya sudah susah. Empati juga semakin sukar ditemui. Orang gampang melontarkan celaan, fitnahan, gosip, ejekan terhadap orang lain, tanpa memikirkan bagaimana kalau mereka yang mengalaminya. Begitu pula pengampunan yang jadi semakin mahal. Sebaliknya balas dendam; mata ganti mata, gigi ganti gigi, semakin tumbuh kuat di dalam sikap hidup belakangan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita belajar untuk bermurah hati dan menjadi pribadi-pribadi yang mengagumkan. Belajar untuk menumbuhkan dan mengembangkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kemurahan hati pada zaman sekarang ini ibarat segelas air segar di padang gersang...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-5029352741697548917?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/5029352741697548917/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/semakin-langka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/5029352741697548917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/5029352741697548917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/semakin-langka.html' title='Semakin Langka...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-230873712735141722</id><published>2009-11-07T01:28:00.002+07:00</published><updated>2010-01-09T01:49:51.625+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jokes'/><title type='text'>Wrong Email...</title><content type='html'>Ingatlah selalu bahwa begitu mudahnya email - teknologi yang luar biasa ini - dapat disalahgunakan, terkadang tidak disengaja, dan berdampak sangat serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang laki-laki baru saja meninggalkan kota Chicago yang penuh salju untuk berlibur di Florida. Istrinya saat itu dalam suatu perjalanan bisnis dan berencana untuk menemuinya di sana keesokan harinya. Ketika pria itu sampai di hotel, dia memutuskan untuk mengirim kepada istrinya sebuah email singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya saat dia memasukkan alamat email istrinya, dia melewatkan satu huruf, dan pesannya ternyata sampai kepada seorang istri pendeta yang suaminya baru saja meninggal. Saat si janda yang berduka itu memeriksa emailnya, diapun berteriak histeris dan jatuh di lantai dengan pucat pasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar teriakan itu, keluarganya langsung bergegas masuk ke kamar dan melihat tulisan ini di layar :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istriku tersayang,&lt;br /&gt;Saya baru saja cek in. Segalanya telah siap untuk kedatanganmu besok.&lt;br /&gt;P.S. Disini benar-benar panas sekali.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-230873712735141722?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/230873712735141722/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/wrong-email.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/230873712735141722'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/230873712735141722'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/wrong-email.html' title='Wrong Email...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-1968043209045740284</id><published>2009-11-06T18:53:00.002+07:00</published><updated>2010-01-09T01:50:03.331+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><title type='text'>Bosan Hidup???</title><content type='html'>Seorang pria mendatangi Orang Bijak, “Saya sudah bosan hidup, sungguh sangat jenuh. Rumah tangga saya berantakan, usaha saya kacau, apapun yang saya lakukan selalu berantakan. Saya ingin mati saja rasanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si Bijak pun tersenyum, “Oh, kamu sakit.” Tapi pria itu menjawab, “Tidak Guru, saya tidak sakit. Saya sehat walafiat. Saya hanya jenuh dengan kehidupan ini. Itulah sebabnya saya ingin mati”. Tidak peduli dengan pembelaannya, Orang Bijak itupun meneruskan, “Kamu sakit. Dan penyakitmu itu sebutannya, ‘Alergi Hidup.’ Ya, kamu alergi terhadap kehidupan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak sekali di antara kita yang juga alergi terhadap kehidupan. Tanpa sadar kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan norma-norma kehidupan. Hidup ini berjalan terus. Sungai kehidupan mengalir terus, tetapi kita ingin berhenti. Akhirnya kita berhenti di tempat, dan tidak ikut mengalir. Itu sebabnya kita jatuh sakit. Resistensi dan penolakan kita untuk ikut mengalir bersama kehidupan membuat kita sakit. Sebuah usaha pasti ada pasang-surutnya, berumah-tangga wajar terjadi bentrokan-bentrokan kecil, persahabatan pun tidak selalu langgeng. Sebenarnya apa yang bisa abadi dalam hidup ini? Kita tidak menyadari tentang sifat kehidupan. Kita ingin mempertahankan sesuatu, kemudian kita gagal, kecewa dan akhirnya menderita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu ingin sembuh dan bersedia mengikuti petunjuk.” Demikian saran Si Bijak. "Tidak, tidak. Saya sudah betul-betul jenuh. Saya sudah tidak ingin hidup lagi.” pria itu menolak tawaran tersebut. “Jadi kamu tidak ingin sembuh? Kamu sungguh ingin mati?” tanya Orang Bijak. “Ya, saya memang sudah bosan hidup,” dengan mantap pria itu menjawab. “Baiklah, besok sore kamu akan mati. Ambil botol ini, setengah botol diminum malam ini, sisanya dihabiskan besok jam enam sore, dan pada jam delapan malam kau akan mati dengan tenang.” Perintah Si Bijak. Sekarang giliran pria tersebut bingung. Setiap orang yang dia datangi selama ini selalu berupaya untuk memberikannya semangat hidup. Yang satu ini aneh, bahkan malah menawarkan racun. Tetapi karena ia memang sudah sungguh-sungguh jenuh, iapun menerimanya dengan senang hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang ke rumah, dia langsung meneguk setengah botol racun yang disebut “obat” oleh Orang Bijak itu. Dan dia merasakan ketenangan sebagaimana tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Begitu rileks dan santai. Tersisa satu hari satu malam dalam hidupnya. Ia akan segera terbebas dari segala macam masalah. Malam itu dia memutuskan untuk makan malam bersama keluarganya di restoran. Sesuatu yang sudah tidak pernah ia lakukan belakangan ini. Pikirnya karena ini adalah malam terakhir, dia ingin meninggalkan kenangan manis. Sambil menikmati makan malam, dia bersenda gurau. Suasana pun menjadi sangat hangat dan akrab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum tidur, dia mencium istrinya dan membisikkan, “Sayang, aku mencintaimu.“ Karena malam itu adalah malam terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esoknya saat bangun tidur, dia membuka jendela kamar dan melihat ke luar. Hembusan angin pagi terasa segar sekali, menggoda dirinya untuk berjalan pagi. Pulang kerumah setengah jam kemudian, dia melihat istrinya masih tertidur lelap. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur dan membuat dua cangkir kopi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk istrinya. Karena pagi itu adalah pagi terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat kerja ia menyapa dan menyalami setiap orang. Para karyawan pun bingung, “Hari ini Boss kita aneh sekali?” Dan sikap mereka pun ikut berubah. Mereka juga menjadi ramah satu sama lain. Karena siang itu adalah siang terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba segala sesuatu di sekitarnya berubah. Lebih ramah dan toleran, bahkan apresiatif terhadap pendapat yang berbeda. Hidup menjadi indah dan dia mulai menikmatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang ke rumah jam lima sore, dia melihat sang istri tercinta menunggunya di beranda depan. Kali ini justru sang istri yang memberikan ciuman kepadanya, “Sayang, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkan kamu.” Anak-anaknya pun tidak ingin ketinggalan, “Pa, maafkan kami semua. Selama ini, Papa selalu pusing karena perilaku kami.” Tiba-tiba sungai kehidupannya mengalir kembali, semua menjadi sangat indah. Dia akhirnya mengurungkan niat untuk bunuh diri. Tetapi bagaimana dengan setengah botol yang sudah ia minum kemarin?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mendatangi Orang Bijak itu lagi. Melihat wajah pria itu, Si Bijak langsung mengetahui apa yang terjadi. Katanya, “Buang saja botol itu. Isinya hanya air biasa. Kau sudah sembuh? Apabila kau hidup dengan kesadaran bahwa maut dapat menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hapus egomu, keangkuhanmu dan kesombonganmu. Jadilah lembut seperti air dan mengalirlah bersama sungai kehidupan. Kau tidak akan pernah jenuh dan bosan. Kau akan merasa hidup. Itulah rahasia kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan. Itulah jalan menuju ketenangan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pria itupun mengucapkan terima kasih dan menyalami Orang Bijak tersebut dan pulang ke rumah untuk mengulangi pengalaman seperti malam sebelumnya. Sejak saat itu dia mengalir terus, dia tidak pernah lupa hidup dalam ke-kini-an. Akhirnya diapun selalu bahagia, selalu tenang dan selalu HIDUP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup bukan beban yang harus dipikul tapi suatu anugerah untuk dinikmati...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-1968043209045740284?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/1968043209045740284/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/bosan-hidup.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/1968043209045740284'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/1968043209045740284'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/bosan-hidup.html' title='Bosan Hidup???'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-7042534352962087818</id><published>2009-11-05T23:57:00.001+07:00</published><updated>2010-01-09T01:50:17.867+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relationship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Awareness'/><title type='text'>Selalu Ingat Orang yang Melayanimu</title><content type='html'>Apakah kita sering melupakan orang-orang di sekeliling kita? Pembantu, supir, tukang parkir, pelayan restoran, dan banyak lagi orang-orang yang sebenarnya telah membantu kita, mempermudah hidup kita, tapi sering kita menganggap remeh bantuan yang mereka berikan? Saatnya kita belajar menghargai mereka, belajar untuk berterima kasih, dan belajar untuk bersyukur atas kehadiran mereka dalam keseharian kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat seorang anak berusia 10 tahun masuk ke sebuah kedai kopi di sebuah hotel dan duduk pada sebuah meja. Seorang pelayan menaruh segelas air didepannya. "Berapa harga seporsi es krim &lt;i&gt;sundae&lt;/i&gt;?" tanyanya. "Lima puluh sen," jawab sang pelayan. Anak kecil itu mengeluarkan tangannya dari dalam kantung dan menghitung koin yang dimilikinya. "Umm, kalau begitu berapa harga seporsi es krim polos?" tanyanya lagi. Pengunjung di kedai kopi tersebut mulai ramai dan banyak pelanggan menunggu untuk dilayani sehingga akhirnya si pelayan pun mulai merasa kehabisan kesabarannya. "Tiga puluh lima sen," jawabnya dengan kasar. Anak kecil itu lagi-lagi menghitung koinnya. "Saya pesan es krim polos saja," katanya. Sang pelayan membawakan es krimnya, meletakkan tagihan di meja dan pergi. Si anak menghabiskan es krim, membayar di kasir dan pergi. Ketika si pelayan kembali ke meja tersebut, dia mulai menitikkan air mata sambil membersihkan meja. Di samping piring kosong terdapat beberapa keping uang logam yang diletakkan dengan rapi. Anak itu tidak dapat menikmati &lt;i&gt;sundae &lt;/i&gt;karena dia harus memiliki sisa yang cukup untuk memberinya &lt;i&gt;tip&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah kita memiliki ketulusan seorang anak kecil, yang bisa menyisihkan "sedikit" untuk orang yang melayani kita? Kita tidak perlu memberikan hal yang besar, cukup dengan hal-hal kecil yang menunjukkan kalau kita bersyukur dengan keberadaan mereka. Mungkin sekedar ucapan terima kasih adalah hal yang sepele buat kita, tapi sangat bermakna bagi mereka yang menerimanya. Mulai hari ini mari kita mengingat orang-orang yang setia melayani kita, dan memberi "sedikit" perhatian untuk menunjukkan bahwa kita peduli...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-7042534352962087818?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/7042534352962087818/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/selalu-ingat-orang-yang-melayanimu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/7042534352962087818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/7042534352962087818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/selalu-ingat-orang-yang-melayanimu.html' title='Selalu Ingat Orang yang Melayanimu'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-5412615463026330167</id><published>2009-11-04T22:45:00.003+07:00</published><updated>2010-01-09T01:50:30.477+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Reflection'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Innocence'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Joy'/><title type='text'>Kebahagiaan yang Menular</title><content type='html'>Apa yang lebih menghibur dari pada melihat seorang bayi tertawa dengan polos?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Video yang menyegarkan ini dijamin setidaknya mampu membuat Anda tersenyum dan mencerahkan hari Anda. Sebuah ide yang bagus bila Anda menandai video ini di &lt;i&gt;bookmark &lt;/i&gt;komputer Anda untuk menyaksikan keriangan yang menular dari anak ini. Adalah sebuah hal yang bagus untuk kembali melihat klip ini kapanpun Anda merasa kecewa atau menjadi terlalu serius dalam menjalani hidup. Nikmati kepolosan yang tak ternilai harganya ini karena sebenarnya kita semua juga memilikinya jauh di dalam hati kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="265" width="320"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/5P6UU6m3cqk&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/5P6UU6m3cqk&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="320" height="265"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-5412615463026330167?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/5412615463026330167/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/kebahagiaan-yang-menular.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/5412615463026330167'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/5412615463026330167'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/kebahagiaan-yang-menular.html' title='Kebahagiaan yang Menular'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-3047904833994530285</id><published>2009-11-02T15:52:00.013+07:00</published><updated>2010-01-09T01:52:26.695+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bravery'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Determination'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='True Story'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Esteem'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><title type='text'>Nick Vujicic, Sosok Tanpa Tungkai Menjadi Sosok Tanpa Batas</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kisah nyata mengenai seorang cacat fisik, namun begitu optimis dalam menjalani hidup. Dia adalah Nick Vujicic, pribadi yang luar biasa. Beliau adalah salah satu orang yang ada dalam &lt;i&gt;wishlist &lt;/i&gt;saya untuk suatu saat dapat saya temui. Banyak yang termotivasi olehnya, dan hari ini saya mau berbagi dengan Anda tentang kisah hidup seorang Nick Vujicic.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya tak akan ada habisnya "menghitung" sakit, luka dan pergumulan dan merubahnya menjadi "kebahagiaan sejati" jika mengingat kelahiran Nick. 4 Desember 1982 di Melbourne, Australia, kedua orang tua Nick terpukul saat melihat anak lelaki pertama mereka lahir tanpa tangan dan kaki! Tidak ada peringatan, tidak ada persiapan, tim medis pun tidak bisa memberikan jawaban sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kedua orang tua ini kecewa dan berdoa dengan hati yang hancur, "Jika Tuhan adalah Tuhan yang penuh kasih, mengapa Dia membiarkan hal ini terjadi, terutama kepada orang yang benar-benar takut kepadaNya?" Sang ayah saat itu berpikir bahwa bayi ini tidak akan dapat bertahan. Tapi hasil tes medis menyatakan bayi ini sehat walafiat dengan satu kekurangan, dilahirkan tanpa tungkai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pasangan ini sangat prihatin dan takut mengenai kehidupan seperti apa yang akan dijalani Nick. Sulit bagi mereka untuk pasrah, mempercayakan semua ini sepenuhnya di dalam tangan Tuhan. Butuh waktu berbulan-bulan dengan banyak air mata, pertanyaan dan rasa duka sebelum mereka bisa menerima ini dengan lapang dada. Tuhan memberikan kekuatan, kebijaksanaan dan keberanian yang mereka butuhkan untuk melewati tahun-tahun pertama dan tak lama kemudian, sampailah pada usia dimana Nick bisa masuk sekolah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sekolah sungguh menyenangkan bagi Nick dan dia sungguh-sungguh berusaha untuk menjalani hidup seperti orang lain. Tapi di tahun-tahun pertama pendidikannya, masa-masa sulit tidak dapat dihindari ketika Nick merasa tertolak, aneh dan tertindas karena perbedaan fisiknya. Dengan dukungan orang tua, Nick pun mengembangkan sikap dan nilai yang membantunya mengatasi masa-masa penuh tantangan ini. Walaupun dia berbeda, di dalam dia sama seperti orang lain. Banyak momen-momen saat Nick merasa rendah diri dan tidak mau pergi sekolah untuk menghindari hal-hal negatif. Kembali dengan dorongan kedua orang tuanya, Nick mulai mengacuhkan pelecehan-pelecehan itu dan mulai bersosialisasi. Tak lama kemudian murid lainnya menyadari bahwa Nick sama seperti mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sering Nick merasa depresi dan marah karena keadaan dirinya, dan tidak bisa menyalahkan siapapun untuk hal ini. Nick tahu bahwa Tuhan mencintai dan peduli dengannya, tapi Nick masih kecewa dengan fakta, "Jika Dia benar-benar mencintai saya, mengapa saya seperti ini?" Nick mulai mempertanyakan apakah dia telah berbuat salah dan mulai meyakini perasaan ini. "Jika tidak, Tuhan tidak akan menjadikanku sebagai satu-satunya anak aneh di sekolah" pikir Nick. Merasa sebagai beban bagi sekitarnya, Nick berpikir semakin cepat dia pergi, semakin baik untuk semua orang. Pikirannya itu menyebabkan Nick berniat mengakhiri rasa sakit dan hidupnya pada usia muda. Tapi sekali lagi kedua orang tua dan keluarga Nick selalu hadir untuk menghibur dan meminjamkan kekuatan mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Karena pergulatan emosional yang dialami dalam penindasan, rasa rendah diri dan kesendirian, Tuhan mulai menumbuhkan hasrat di hati Nick untuk berbagi cerita dan pengalaman untuk menolong orang lain mengatasi apapun tantangan yang mereka hadapi dalam hidup mereka. Mengubah pergumulannya menjadi hal yang membesarkan nama Tuhan dan menjadi berkat bagi orang lain, akhirnya Nick menemukan tujuannya. Ternyata Tuhan menggunakan dirinya untuk menguatkan dan menginspirasi orang lain dalam menjalani hidup dan menjadi kesaksian untuk tidak menyerah terhadap masalah apapun dalam meraih harapan dan mimpi itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pelajaran pertama yang dipelajari oleh Nick adalah bersyukur dengan apapun yang dia punya. Kakinya, yang sering disebut "tulang ayam kecil" yang dahulu tidak disyukurinya, yang telah banyak membantu Nick selama ini, adalah hal pertama yang dimilikinya dan mulai disyukurinya. Juga dengan begitu besar cinta keluarga dan berkah-berkah lainnya, Nick menyadari "Mengapa saya masih terus saja mengeluh? Sebaliknya, tidak ada istilah beruntung, kesempatan atau kebetulan dan hal-hal 'buruk' yang terjadi untuk menjadikan kita lebih baik."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Pada satu titik Nick mulai menyadari bahwa Tuhan tidak akan membiarkan apapun terjadi pada dirinya kecuali Dia memiliki tujuan yang baik untuk hal itu. Dia memberi Nick kebijaksanaan untuk mengerti bahwa jika kita berdoa untuk sesuatu di dalam kehendakNya, maka hal itu akan terjadi, tetapi pada waktuNya bukan waktu kita. Dan sebaliknya, jika doa kita tidak sesuai dengan kehendak Tuhan, berarti Dia memiliki sesuatu yang lebih baik. TujuanNya semakin jelas bagi Nick dan sekarang Nick sepenuhnya yakin dan mengerti bahwa kebesaranNya dinyatakan saat Dia menggunakan diri Nick sebagaimana adanya. Terlebih indah lagi, Tuhan menggunakan Nick dengan cara-cara yang tidak bisa dilakukan oleh orang lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Saat berusia dua puluh lima tahun, gelar sarjana di bidang &lt;i&gt;Financial Planning &lt;/i&gt;dan &lt;i&gt;Accounting &lt;/i&gt;diraihnya. Selain itu dia juga aktif sebagai &lt;i&gt;motivator&lt;/i&gt;. Menjangkau kaum muda, dan sekarang Nick juga banyak berbagi dan bercerita di sektor perusahaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Beberapa tahun terakhir, Nick telah belajar untuk mandiri dan mengurus semua kebutuhan pribadinya. Dia bisa menggosok gigi, menyisir rambut, berpakaian, memelihara kebersihan tubuh, termasuk bercukur. Di luar rumah, sebuah kursi roda elektrik siap membantu Nick. Saat rekreasi, Nick juga bisa berenang, memancing dan bermain sepak bola.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;"Banyak yang berpikiran tujuan hidup saya ini terlalu jauh dari jangkauan saya. Walau demikian, saya percaya jika kita punya hasrat dan gairah untuk melakukan sesuatu dan itu masih dalam kehendakNya, kita akan meraihnya pada waktuNya. Sebagai manusia, kita secara terus menerus membatasi diri kita sendiri tanpa alasan apapun! Yang lebih buruk adalah kita membatasi Tuhan, yang sanggup melakukan segala hal! Kita menempatkan Tuhan dalam sebuah 'kotak.' Satu hal yang luar biasa mengenai kuasa Tuhan adalah jika kita mau melakukan sesuatu untuk Dia, kita harus fokus ulang. Dari pada berkonsentrasi pada kemampuan kita, perhatian kita perlu bergeser pada kerelaan diri kita. Karena FirmanNya jelas; adalah Dia yang bekerja melalui kita. TanpaNya, kita tidak mampu melakukan apapun dengan kekuatan sendiri. Saat kita telah bersedia untuk pekerjaan Tuhan, tebak kapabilitas siapa yang kita andalkan? Tuhan! Tuhan sungguh punya tujuan yang besar untuk hidup Anda!"&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Silahkan Anda saksikan sendiri sikap Nick yang sangat mengagumkan, seorang dengan keterbatasan namun penuh dengan harapan. Ditekan berbagai kesusahan sekian lama, tetap menjadikannya seorang yang periang dan humoris. Ketegaran yang luar biasa, yang bisa membuat saya tergugah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="265" width="320"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/nQPmY4nIjVE&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/nQPmY4nIjVE&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="320" height="265"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri baru mengetahui tentang Nick beberapa hari ini, dan itupun secara tidak sengaja saya temukan di internet. Sayang sekali saya belum mengetahui tentang dia sebelumnya, sebab dia pernah datang ke Indonesia. Andaikan saya sudah mengenal Nick Vujicic sebelumnya, saya ingin sekali mendengarnya berbicara secara &lt;i&gt;live &lt;/i&gt;saat dia ada di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="265" width="320"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/6j5QdMQtsuY&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/6j5QdMQtsuY&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="320" height="265"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi sekali lagi, tidak perlu disesali karena tidak ada kata terlambat. Sekarang saya dan Anda sudah mengenal sosok luar biasa ini. Semangatnya telah membuka hati saya untuk lebih kuat lagi dalam menjalani hidup ini. Terima kasih Nick Vujicic, &lt;i&gt;you've been a great example for all of us&lt;/i&gt;...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-3047904833994530285?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/3047904833994530285/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/nick-vujicic-sosok-tanpa-tungkai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/3047904833994530285'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/3047904833994530285'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/nick-vujicic-sosok-tanpa-tungkai.html' title='Nick Vujicic, Sosok Tanpa Tungkai Menjadi Sosok Tanpa Batas'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-6122954016629568528</id><published>2009-11-01T23:28:00.016+07:00</published><updated>2010-01-09T01:54:04.548+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Exploration'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Reflection'/><title type='text'>Ambillah Waktu Sejenak...</title><content type='html'>Ambillah waktu sejenak untuk berpikir - itulah sumber kekuatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambillah waktu sejenak untuk membaca - itulah mata air kebijaksanaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambillah waktu sejenak untuk bermain - itulah rahasia untuk tetap muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambillah waktu sejenak untuk berdiam - itulah saat-saat mencari Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambillah waktu sejenak untuk peka - itulah kesempatan menolong yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambillah waktu sejenak untuk mencintai dan dicintai - itulah anugrah terbesar dari Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambillah waktu sejenak untuk tertawa - itulah musik bagi jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambillah waktu sejenak untuk ramah - itulah jalan menuju kebahagiaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambillah waktu sejenak untuk bermimpi - itulah yang membentuk masa depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambillah waktu sejenak untuk berdoa - itulah kuasa terbesar di muka bumi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-6122954016629568528?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/6122954016629568528/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/ambillah-waktu-sejenak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/6122954016629568528'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/6122954016629568528'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/11/ambillah-waktu-sejenak.html' title='Ambillah Waktu Sejenak...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-4007211601785739523</id><published>2009-10-31T19:07:00.007+07:00</published><updated>2010-01-09T01:54:30.632+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bravery'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Family'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Determination'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='True Story'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><title type='text'>Great Father and Son - Dick and Rick Hoyt</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: small;"&gt;Apakah Anda pernah mendengar tentang kisah seorang ayah yang luar biasa yang mau berkorban demi sepercik kebahagiaan anaknya? Saya yakin semua ayah pasti lebih dari ingin untuk melakukannya, dan saat ini saya ingin membagikan kisah keluarga Hoyt, sebuah kisah mengenai pengorbanan seorang ayah demi sang anak yang sungguh luar biasa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dick dan Rick Hoyt adalah tim ayah dan anak dari Massachusetts yang bersama-sama telah menyelesaikan secara luar biasa 224 Triathlon, 65 Marathon (termasuk 25 Boston Marathon) dan 6 Ironmans - dan juga banyak kompetisi-kompetisi lainnya. Mereka juga telah mendaki banyak gunung dan pernah melintasi Amerika sejauh 3.735 mil dalam waktu 45 hari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ini adalah suatu rekor mengenai pengerahan tenaga yang luar biasa - terlebih lagi jika Anda tahu bahwa Rick tidak dapat berjalan dan berbicara. Pada saat kelahiran Rick tahun 1962 tali pusar melilit lehernya dan menghambat aliran oksigen ke otaknya. Dick dan istrinya, Judy, divonis oleh tim medis bahwa tidak ada harapan bagi tumbuh dan kembang anaknya. Tanpa gentar, pasangan itu membawa pulang anaknya dan memutuskan untuk membesarkannya se-"normal" mungkin.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Setelah bertahun-tahun berjuang melawan birokrasi pendidikan setempat, Rick akhirnya mendapat pengakuan dan bisa masuk ke sekolah publik pada tahun 1975. Dua tahun kemudian, Rick memberi tahu ayahnya (melalui sebuah program komputer baru yang dirancang oleh Universitas Tufts) bahwa dia ingin berpartisipasi pada sebuah lomba lari amal untuk seorang pemain &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Lacrosse"&gt;lacrosse&lt;/a&gt; lokal yang lumpuh dalam sebuah kecelakaan sejauh lima-mil. Dick, yang bukan seorang pelari jarak jauh, setuju untuk mendorong Rick di atas kursi rodanya. Mereka menyelesaikan lomba pada urutan nomor dua dari akhir tetapi mereka merasa telah meraih sebuah kemenangan. Malam itu Dick ingat perkataan Rick, "Saya tidak merasa lumpuh saat kami berlomba" dan kehidupan keduanya semenjak saat itu berubah selamanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dick Hoyt yang tidak pernah berlari satu milpun dalam sekali tempuh - tidak keberatan untuk berlari sejauh lima mil, bahkan mendorong anaknya beserta kursi roda seberat 50 pon bersamanya. Seorang teman sempat mengambil foto sang ayah dan anak saat mereka melewati garis finish saat itu. "Itu adalah senyum terbesar yang pernah kau lihat dalam hidupmu," Dick menggambarkan wajah anaknya. "Rick masih memiliki foto itu di rumah."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Begitulah cerita "Tim Hoyt" dimulai dan mereka mulai ikut berbagai lomba semenjak itu. Dalam dua puluh lima tahun terakhir, Dick Hoyt telah mendorong dan menarik anaknya menyebrangi negeri dan melewati ratusan garis finish. Ketika Dick berlari, Rick berada di atas kursi roda yang didorongnya. Ketika Dick menggenjot sepeda, anaknya duduk di kursi khusus yang dipasang pada bagian depan sepeda. Pada saat kompetisi renang, Rick berada di dalam perahu kecil yang berat dan stabil sambil ditarik oleh ayahnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sikap saling mendukung dan menguatkan dari sesama anggota keluarga Hoyt mulai merangkul dan menginspirasi orang lain - banyak penonton dan sesama peserta lomba yang melihat Tim Hoyt sebagai sebuah contoh dashyat tentang &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/keteguhan-hati.html"&gt;kebulatan tekad&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ini adalah sebuah kesaksian yang luar biasa mengenai kekuatan cinta antara orang tua dan anak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sebuah video sebagai penghormatan mengenai perjuangan seorang ayah yang tidak pernah menyerah dan seorang anak yang tidak pernah berhenti berharap. Sebuah tindakan luar biasa, yang patut mendapat rasa hormat dan kagum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="265" width="320"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/2GphmdhLMGE&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/2GphmdhLMGE&amp;hl=en&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="320" height="265"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kisah ini dapat menginspirasi Anda dan saya untuk tetap memelihara kasih kita dalam keluarga apapun pengorbanan yang harus dibayar. &lt;i&gt;God bless you always&lt;/i&gt;...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-4007211601785739523?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/4007211601785739523/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/great-father-and-son-dick-and-rick-hoyt.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/4007211601785739523'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/4007211601785739523'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/great-father-and-son-dick-and-rick-hoyt.html' title='Great Father and Son - Dick and Rick Hoyt'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-6516179278694743938</id><published>2009-10-31T01:30:00.016+07:00</published><updated>2010-01-09T01:57:10.101+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Exploration'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relationship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><title type='text'>Sebuah Senyuman...</title><content type='html'>&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sebuah senyuman tidak perlu mengeluarkan biaya apapun, tapi memberikan begitu banyak.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Senyum memperkaya orang yang menerimanya, tanpa menjadikan mereka yang memberikannya miskin.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Senyuman membutuhkan waktu hanya sesaat, tetapi kenangan yang ditinggalkan terkadang bertahan abadi.&lt;br /&gt;Tidak ada seorangpun terlalu kaya atau hebat untuk dapat hidup tanpanya, dan tidak ada seorangpun pula yang terlalu miskin sehingga tidak dapat diperkaya olehnya.&lt;br /&gt;Sebuah senyuman menciptakan kebahagiaan di rumah, memelihara kebaikan dalam usaha dan mempererat sebuah persahabatan.&lt;br /&gt;Dia memberikan kelegaan bagi yang lelah, penghiburan bagi yang berkecil hati, cahaya mentari bagi yang bersedih, dan penawar alami terbaik bagi masalah hidup.&lt;br /&gt;Namun demikian senyum tidak dapat dibeli, diminta, dipinjam ataupun dicuri, karena dia adalah sesuatu yang tidak berharga kecuali dia diberikan.&lt;br /&gt;Sebagian orang terlalu lelah untuk memberikan Anda senyuman;&lt;br /&gt;Berikan senyum Anda bagi mereka yang sangat membutuhkannya, karena mereka tidak memiliki satu senyuman pun untuk diberikan.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;(diterjemahkan dari : L Gibson, Laughter, The Universal Language, 1990)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Percayakah Anda kekuatan dashyat sebuah senyuman? Hal yang sulit menjadi mudah, dan yang tak mungkin menjadi mungkin. Orang Cina kuno bahkan memiliki pepatah, "Tanpa wajah yang tersenyum, Anda tidak boleh membuka toko." Bisa jadi ini kunci sukses orang Cina dalam berdagang. Begitu banyak hal baik yang kita dapatkan dalam senyuman. Bahkan tidak ada negatifnya sama sekali bila kita tersenyum. Tentu saja yang dimaksud adalah senyum tulus dari hati, bukan senyum sinis atau terpaksa yang tidak sedap dipandang mata. Berikut beberapa fakta mengenai senyum :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Senyum Membuat Anda Lebih Menarik&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Orang yang tersenyum memiliki daya tarik. Senyuman membuat perasaan orang di sekitarnya menjadi nyaman dan senang. Orang yang merengut, cemburut, mengerutkan kening dan menyeringai membuat lingkungannya tidak nyaman. Sudah tentu orang yang banyak tersenyum memiliki banyak teman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Senyum Mengubah Perasaan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Jika Anda sedih, cobalah tersenyum. Menurut penelitian, senyum bisa mengubah mood sehingga perasaan berubah menjadi lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Senyum Itu Menular&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Ketika seseorang tersenyum, suasana menjadi lebih riang. Orang di sekitarnyapun pasti akan ikut tersenyum dan merasa lebih bahagia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Senyum Menghilangkan Stress&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Stress bisa terlihat di wajah. Senyuman menghilangkan mimik lelah, bosan, dan sedih. Cobalah berhenti sejenak dan tersenyum ketika Anda stress, rasakan stress tersebut berkurang dan pikiran menjadi lebih jernih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Senyum Meningkatkan Imunitas&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Menurut penelitian senyum membuat sistem imun bekerja lebih baik karena fungsi imunitas tubuh bekerja maksimal saat seseorang merasa rileks. Bahkan sebuah riset menyatakan tersenyum dapat menyembuhkan flu dan batuk.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Senyum Menurunkan Tekanan Darah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tidak percaya? Coba Anda catat tekanan darah saat Anda tidak tersenyum dan saat tersenyum.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Senyum Melepas Endorphin dan Serotonin&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Senyum sebagai pengobatan alami. Endorphin dan serotonin adalah zat yang baik bagi tubuh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Senyum Menjadikan Anda Awet Muda&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Banyak sekali otot wajah yang digerakkan saat tersenyum. Akibatnya otot wajah terlatih sehingga tidak perlu lagi yang namanya &lt;i&gt;face lift&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Senyum Membuat Anda Kelihatan Sukses&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sebuah senyum memancarkan aura percaya diri, mantap, dan &lt;i&gt;professional&lt;/i&gt;. Pasang senyum saat rapat atau bertemu klien, pasti mereka melihat Anda dengan lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Senyum Mendorong &lt;i&gt;Positive Thinking&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Coba pikirkan hal buruk sambil tersenyum. Pastilah sulit. Penyebabnya adalah ketika Anda tersenyum tubuh mengirim sinyal “hidup adalah baik” ke otak Anda.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dan masih ada 1001 alasan lagi mengapa kita harus tersenyum, yang tidak akan habisnya kalau saya terus tuliskan disini. Tetaplah tersenyum, untuk dunia yang lebih baik...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-6516179278694743938?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/6516179278694743938/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/sebuah-senyuman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/6516179278694743938'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/6516179278694743938'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/sebuah-senyuman.html' title='Sebuah Senyuman...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-5676389155704297758</id><published>2009-10-30T03:36:00.009+07:00</published><updated>2010-01-09T01:57:32.341+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Determination'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Decision'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Esteem'/><title type='text'>Tumbuh Besar Karena Mimpi</title><content type='html'>Suatu saat sebuah pertanyaan dilontarkan pada seorang pebisnis yang sangat sukses : "Bagaimana Anda bisa berbuat begitu banyak hal dalam hidup Anda?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menjawab, "Saya hanya bermimpi. Saya telah membebaskan pikiran saya untuk membayangkan apa yang ingin saya lakukan. Kemudian saya pergi tidur dan dan memikirkan impian saya. Pada malam hari saya memimpikan impian saya. Dan saat saya bangun di pagi hari, saya melihat cara untuk membuat mimpi itu jadi kenyataan. Ketika orang lain berkata, 'Kamu tidak bisa melakukan itu, sungguh suatu hal yang mustahil,' saya justru sedang dalam perjalanan meraih apa yang saya inginkan itu." Seperti kata Woodrow Wilson, Presiden Amerika yang ke-28 : "Kita tumbuh besar karena mimpi. Semua orang-orang hebat adalah pemimpi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka melihat segala sesuatu seperti kabut halus di musim semi, atau api merah membara pada malam musim dingin yang panjang. Banyak dari kita membiarkan impian-impian besar kita mati, tetapi orang lain justru memupuk dan melindunginya; memeliharanya melewati hari-hari yang sulit sampai tiba saatnya cahaya dan sinar mentari yang pasti datang bagi mereka yang dengan tulus berharap suatu saat impian mereka akan jadi kenyataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi jangan biarkan seorangpun mencuri impian Anda, atau membiarkan mereka berkata bahwa mimpi Anda adalah hal yang terlalu mustahil. "Nyanyikan lagumu, Mimpikan impianmu, harapkan asamu dan doakan permohonanmu."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-5676389155704297758?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/5676389155704297758/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/tumbuh-besar-karena-mimpi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/5676389155704297758'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/5676389155704297758'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/tumbuh-besar-karena-mimpi.html' title='Tumbuh Besar Karena Mimpi'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-338935051713675099</id><published>2009-10-29T01:03:00.008+07:00</published><updated>2010-01-09T01:57:42.089+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Exploration'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Determination'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='True Story'/><title type='text'>Bakat Terpendam...</title><content type='html'>Suatu saat ada seorang pemain piano bekerja di sebuah bar. Orang ini adalah pianis yang hebat. Banyak orang datang ke tempat ini hanya untuk mendengar permainan pianonya. Tapi pada suatu malam, seorang langganan tetap berkata padanya bahwa dia tidak ingin lagi mendengarnya bermain piano saja. Dia ingin mendengar pemain piano itu juga menyanyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang pianis berkata, "Saya tidak menyanyi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi pelanggan itu sangat gigih. Dia berkata kepada bartender, "Aku lelah mendengarkan suara piano. Aku mau orang itu bernyanyi!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si bartender berteriak dari seberang, "Hei kawan! Kalau kau mau tetap dibayar, nyanyikan sebuah lagu. Seorang pelanggan meminta kau untuk bernyanyi!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya sang pianispun bernyanyi. Dia menyanyikan sebuah lagu. Seorang pemain piano yang tidak pernah bernyanyi di hadapan publik akhirnya bernyanyi untuk pertama kalinya. Dan tidak ada seorangpun pernah mendengar lagu &lt;i&gt;Mona Lisa &lt;/i&gt;yang dibawakan secara spektakuler oleh &lt;i&gt;Nat King Cole &lt;/i&gt;malam itu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mempunyai bakat dan dia memendamnya! Dia bisa saja berakhir dengan menghabiskan seluruh sisa hidupnya sebagai seorang pianis "biasa" di sebuah bar "biasa", tapi karena dia harus bernyanyi, diapun meneruskan langkahnya menjadi salah satu &lt;i&gt;entertainer &lt;/i&gt;paling terkenal di Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andapun demikian, memiliki berbagai keahlian dan kemampuan. Anda mungkin menilai "talenta" Anda secara sepele sebagai sesuatu yang tidak hebat, tetapi JUSTRU mungkin kenyataannya malah melebihi dari apa yang Anda bayangkan selama ini! Dan dengan ketekunan, hampir semua keahlian dapat dipertajam. Juga sebaliknya, Anda mungkin juga tidak akan memiliki kemampuan sedikitpun jika Anda memendam apapun bakat yang Anda miliki! Pertanyaannya sekarang bukanlah "Kemampuan apa yang saya miliki yang bisa berguna?" Akan tetapi "Bagaimana saya akan menggunakan apapun kemampuan yang saya miliki?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini didedikasikan untuk teman-teman dan keluarga saya yang sedang mencoba meraih cita-cita mereka tanpa mengenal lelah, dengan banyak pengorbanan berupa waktu, biaya, tenaga, perasaan, dan lain sebagainya. Terus semangat, sadarilah bakat-bakat terpendam kalian, dan bertekun senantiasa sampai memperoleh hasil yang maksimal. &lt;i&gt;May my prayers be with you all&lt;/i&gt;...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-338935051713675099?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/338935051713675099/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/bakat-terpendam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/338935051713675099'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/338935051713675099'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/bakat-terpendam.html' title='Bakat Terpendam...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-3531230344505681598</id><published>2009-10-28T14:45:00.012+07:00</published><updated>2010-01-09T01:57:59.179+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relationship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Forgiveness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Stupidity'/><title type='text'>Rasa Ingin Tahu, Baik atau Buruk???</title><content type='html'>Mungkin sudah menjadi sifat dasar manusia untuk memiliki rasa ingin tahu, mungkin memang &lt;i&gt;curiosity &lt;/i&gt;itu ada dalam hati setiap kita. Tapi seberapa besar rasa ingin tahu ini ada, dan seberapa jauh kita bertindak untuk memuaskan rasa ingin tahu ini, hal itulah yang sebenarnya menjadi masalah. Buat saya, rasa penasaran itu membuat kita maju, membuat kita melihat hal-hal yang belum pernah kita lihat dan mengerti. Contohnya pengalaman penemu pesawat terbang, &lt;i&gt;Wright Bersaudara&lt;/i&gt;, dengan rasa ingin tahu mengapa burung bisa terbang bermuara pada penciptaan pesawat terbang. Juga &lt;i&gt;Isaac Newton &lt;/i&gt;sang penemu prinsip gravitasi yang berawal dari rasa penasaran kenapa apel bisa jatuh dari atas pohon. Tapi harap diingat ada batasan yang jelas saat kita berhadapan dengan dinding tebal yang bernama "&lt;i&gt;privacy&lt;/i&gt;" yang dengan jelas menunjukkan bahwa hanya sejauh itulah kita perlu tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan ini saya menemukan banyak sekali orang-orang yang bisa dibilang memiliki rasa keingin-tahuan yang sangat besar (saya menyebutnya dengan istilah kepo, berasal dari bahasa daerah yang lebih kurang punya arti ingin tahu, tapi dalam konotasi negatif), bahkan sedemikian besarnya sampai-sampai tembok "&lt;i&gt;privacy&lt;/i&gt;" saya pun hendak dijebol oleh mereka. Mulai dengan memata-matai situs pertemanan saya,  berpikir, bercerita negatif dan sindiran-sindiran sinis tentang saya di lingkungan sekitar (seperti kanker merasuk satu per satu, dari satu orang menyebar ke orang lain), dan sampai keluar tuduhan-tuduhan yang sangat tidak masuk akal, dengan kata lain sudah menjadi fitnah. Luar biasa bukan? Berawal dari rasa kepo, menyebar seperti racun yang masuk ke dalam pembuluh darah sehingga orang lainpun merasa perlu untuk bersikap kepo. Tidak hanya sampai disitu, bahkan untuk memuaskan rasa kepo itu cerita yang dibuat-buat sendiri pun akhirnya muncul ke permukaan, suatu fitnah. Sedangkan saya sendiri bukan kekurangan pendukung, tapi saya merasa tidak perlu menyeret-nyeret orang lain ke dalam masalah saya, karena ini adalah masalah saya pribadi, bukan masalah teman-teman saya, dan saya tidak suka bersembunyi di balik komplotan dengan bendera &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/solider-atau-bodoh.html"&gt;solidaritas&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh luar biasa yang namanya kepo itu. Saat saya sudah bersikap merelakan dengan lapang dada dan tidak lagi memperkeruh masalah yang ada, tetap saja tidak ada habisnya rasa ingin tahu mereka tentang saya. Sampai &lt;i&gt;blog &lt;/i&gt;ini ditulispun saya masih banyak mendengar tentang sindiran-sindiran sinis dari sumber-sumber yang bisa dipercaya. Kalau mau diibaratkan, saya ini sudah seperti artis top papan atas yang dicari-cari kesalahannya, ditunggu lengah sampai berbuat salah, langsung di-&lt;i&gt;expose &lt;/i&gt;seperti sebuah &lt;i&gt;paparazzi&lt;/i&gt;. Entah harus merasa jengkel atau merasa terhormat sebenarnya kalau sampai privasi saya dikorek-korek bagaikan seorang selebriti. Hahaha...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali bicara soal kepo, saya pernah membaca suatu kisah yang memberi saya cara menghadapi orang-orang seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Saya memiliki sebuah kisah favorit mengenai berhadapan dengan "teman" kepo (suka ikut campur urusan orang lain), dimana saya rasa pada awalnya banyak dari mereka sebenarnya bukan teman saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya pertama kali jatuh cinta, semua orang kelihatannya punya sebuah cerita tentang saya di kota kecil tempat saya tinggal (jika mereka tidak memilikinya, mereka menciptakannya sendiri). Sebagian besar orang yang seusia dengan saya umumnya sudah menikah atau memiliki hubungan dengan orang lain, dan saya sebagai seorang wanita lajang rupanya mulai menjadi daya tarik dan pusat perhatian yang "&lt;i&gt;interesting&lt;/i&gt;". Sebagai contoh, saya mulai mendengar bahwa saya telah menjalin hubungan dengan seorang penghuni penjara yang kebetulan berasal dari kota asal saya (seorang laki-laki yang tidak pernah saya lihat atau temui sebelumnya), dan dikisahkan bahwa saya telah melahirkan seorang anak haram (bahkan saya sendiri tidak tahu saya sudah memiliki anak!) dengan si penghuni penjara ini. Bahkan sampai hari ini saya tidak tahu dimana keberadaan anak saya yang tersembunyi ini, namun hal itu tetap saja masuk akal bagi mereka yang sungguh-sungguh kepo, bukankah begitu? Beberapa cerita lain yang mulai saya dengar benar-benar luar biasa, dan saya rasa dapat menyaingi &lt;i&gt;The Omen&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;Something to Talk About&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;Pretty Woman&lt;/i&gt;, dan banyak lagi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya akhirnya lelah mendengar gosip tentang diri saya (dan sebagai catatan saya tidak percaya kalau seorang menyambung-lidahkan gosip yang sedemikian negatifnya adalah seorang teman sejati), jadi akhirnya saya memasang sebuah iklan di koran lokal setempat. Isinya seperti ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bagi Anda yang tertarik untuk mengetahui kehidupan pribadi dan percintaan saya (atau merasa kekurangan hal-hal ini dalam hidupnya), Anda sangat dipersilahkan dan disambut dengan tangan terbuka untuk menghubungi saya untuk menanyakan hal-hal tersebut kepada saya, dan saya dapat mengkonfirmasikan atau menyangkal segala desas-desus yang pernah Anda dengar atau sebarkan. Silahkan Anda menghubungi saya, atau bila tidak, tolong tahan diri Anda untuk tidak menyebarkan cerita-cerita yang tidak jelas ini. Terima kasih."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harap diingat bahwa ini adalah sebuah kota KECIL, dan keesokan harinya banyak sekali wanita yang saya jumpai berwajah merah padam dan tidak berani menatap mata saya. Dan terlebih lucu lagi, pacar dan suami-suami mereka secara spontan tertawa dengan lepas melihat respon dari pasangan mereka. Dengan demikian saya sungguh-sungguh merasa tidak sia-sia mengeluarkan biaya untuk memasang iklan itu. Hal ini juga langsung menghentikan segala macam gosip yang menerpa diri saya SETIDAKNYA selama tiga atau empat tahun... Sungguh, hal ini benar-benar nyata!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam suatu lingkungan yang akrab dimana ada orang yang betul-betul suka ikut campur, ada beberapa cara untuk menghadapinya, dan salah satunya adalah mengkonfrontasikan atau menantangnya secara jelas dan nyata, seperti dengan menjawab : "Kenapa? Apakah Anda sedang menulis buku?" atau, "Apakah Anda menulis biografi saya, karena semestinya saya juga dapat royalti...", dan lain sebagainya. Saya menemukan humor adalah cara yang hebat untuk menepis komentar balik pada orang yang tepat. Walaupun demikian, sebuah tantangan langsung dan frontal memang terkadang diperlukan untuk memastikan apakah orang itu mengerti bahwa kepo itu tidaklah lucu ATAU dapat diterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika orang-orang ini termasuk teman sejati Anda, mungkin mereka adalah jenis teman yang langka yang menunjukkan rasa peduli mereka dengan menanyakan hal-hal yang bersifat pribadi, dan jika mereka telah menjadi teman Anda untuk waktu yang cukup lama, tentunya Anda akan dapat mengidentifikasi apakah mereka betul-betul peduli atau memang suka ikut campur urusan Anda. Dalam kasus ini, jika yang ditemui adalah orang yang kepo, Anda bisa langsung memberi tahu mereka bahwa Anda tidak nyaman untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka. Seorang teman sejati SELALU mengerti dengan respon seperti ini. Kemudian bergantung pada lingkungan dimana Anda berada, tindakan lainnya adalah sesederhana berdiri dan pergi menjauh, karena jelas sekali ada beberapa kasus dimana kepo tidak perlu ditanggapi sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga dengan respon "SAYA MERASA" sangatlah berguna dalam situasi-situasi tertentu: Sebagai contoh, "SAYA MERASA tidak nyaman membicarakan hal ini dengan siapapun" adalah sebuah respon yang baik, sama seperti, "SAYA MERASA mengkhianati kepercayaan seseorang dengan membicarakan hal itu," atau, "SAYA MERASA direndahkan saat Anda menanyakan pertanyaan seperti itu kepada saya, dan saya yakin Anda tidak bermaksud begitu, bukan?" Respon terakhir ini secara khusus sangat membantu karena statemen ini secara absolut membuat orang lain kehabisan kata2 ketika hal itu memang ADALAH maksud mereka. Lagipula orang kepo jarang sekali mempunya maksud untuk membangun diri Anda bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Respon favorit terakhir saya ketika ke-kepo-an itu berbentuk sebuah pertanyaan mengenai orang lain adalah seperti ini : "Saya rasa anda mestinya langsung menanyakan hal itu kepada dia, karena saya tidak yakin dia akan nyaman jika saya mendiskusikan hal ini saat dia tidak ada di sini. Mungkin saja hal ini sifatnya pribadi."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya percaya bahwa salah satu cara terbaik untuk menghadapi orang kepo adalah dengan menunjukkan bahwa kita sendiri adalah orang yang sopan (tidak suka ikut campur), dan komentar-komentar yang telah disebutkan di atas dapat membantu kita membuat standarisasi dan batasan yang jelas. Saat Anda ragu, simpan sendiri tentang informasi Anda, demikian pula halnya dengan informasi orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;i&gt;MiracleInProgress&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;Semua ini berbalik kepada diri kita sendiri. Kita tidak dapat mengubah sikap dan perilaku orang lain. Namun sebaliknya, kita sendiri yang harus berubah menanggapi sikap-sikap negatif semacam ini. Jadikan hati ini seluas samudra yang mampu menelan segala kepahitan dan kegetiran, sehingga segala macam hal buruk yang menimpa kita tidak akan mempengaruhi suasana hati kita, sama seperti halnya sebuah samudra yang tidak akan bergelora walaupun dilemparkan sebuah batu besar ke dalamnya. &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/lapang-dada-dan-kebesaran-hati-sungguh.html"&gt;Kebesaran hati dan kelapangan dada&lt;/a&gt;, kunci keberhasilan kita untuk bertahan dalam menghadapi dunia ini. Seperti kata pepatah, "Anjing Menggonggong, Kafilah Berlalu." &lt;i&gt;Life goes on&lt;/i&gt;, jangan menyibukkan diri kita dengan hal-hal sepele seperti ini. &lt;i&gt;May this writing inspire you&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;God bless you always&lt;/i&gt;...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-3531230344505681598?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/3531230344505681598/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/nosy-people-annoying.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/3531230344505681598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/3531230344505681598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/nosy-people-annoying.html' title='Rasa Ingin Tahu, Baik atau Buruk???'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-3378417022978180221</id><published>2009-10-26T16:33:00.009+07:00</published><updated>2010-01-09T01:58:14.788+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bravery'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Integrity'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><title type='text'>Integritas...</title><content type='html'>Hari ini ujian mengenai kejujuran dan etika datang menghampiri saya. Hari ini saya pergi ke sebuah supermarket, dengan tujuan membeli barang-barang keperluan saya. Salah satu yang saya butuhkan adalah bohlam, karena lampu di rumah saya ada yang putus. Sesampainya saya di rak-rak yang berisi ribuan bohlam, saya mencari bohlam yang sesuai dengan yang saya perlukan. Setelah menemukan bohlam yang tepat, saya membuka kardusnya, mencolokkannya ke dalam soket untuk menguji apakah bohlam tersebut menyala atau tidak. Saat melihat bohlam tersebut berfungsi dengan baik, saya memutuskan untuk membeli bohlam tersebut. Tapi apa yang terjadi? Saat saya hendak mencabut bohlam tersebut dari soketnya, bohlam tersebut terasa panas sehingga bohlam tersebut terlepas dari genggaman saya. Sang bohlam pun jatuh ke lantai, dan hancur berkeping-keping.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih dalam kondisi kaget karena memecahkan barang milik supermarket yang belum saya beli, datang seorang pegawai menghampiri saya menawarkan bantuannya. Pegawai itupun segera mengambil bohlam yang baru, mencolokkannya di soket, dan memberikannya kepada saya. Sementara pecahan yang berserakan di lantai itu juga dipungutinya, dimasukkan ke dalam kardusnya dan juga diberikan kepada saya. Jujur saja, saya merasa jengkel karena telah memecahkan barang yang belum saya beli, dan saya harus membayar untuk kelalaian saya. Setelah selesai dengan semua itu, sang pegawai pun  meninggalkan saya, dan saya berdiri dengan dua kardus bohlam di dalam keranjang belanjaan saya. Saat itu sempat timbul sebersit pikiran jahat dalam benak saya untuk meletakkan kembali kardus bohlam yang pecah tersebut ke dalam rak. "Lagipula saat ini tidak ada orang di sekeliling saya, dan si pegawaipun sudah meninggalkan saya," muncul pembenaran sepihak dalam hati saya. Tapi saat itu juga saya diliputi oleh perasaan bersalah, dan seketika itu juga saya teringat dengan suatu bacaan mengenai integritas diri :&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;b&gt;Apa Yang Anda Lakukan Mencerminkan Diri Anda Yang Sesungguhnya&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;oleh : &lt;i&gt;Patricia Fripp, A Cup of Chicken Soup for the Soul&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;Pada hari Sabtu yang cerah sore di kota Oklahoma, teman saya Bobby Lewis sedang mengajak dua anak laki-lakinya untuk pergi bermain mini-golf. Dia berjalan menuju loket penjualan tiket dan berkata, "Berapa harga tiket masuknya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang penjaga loket menjawab, "3.00 $ untuk Anda dan 3.00 $ untuk anak-anak berusia  enam tahun ke atas. Untuk anak-anak yang berumur enam tahun ke bawah kami tidak mengenakan biaya masuk. Berapa usia anak-anak Anda?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bobby menjawab, "Sang pengacara berumur tiga tahun dan sang dokter berumur tujuh tahun, jadi saya rasa saya perlu membayar 6.00 $ kepada Anda."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang penjaga loket itu berkata, "Hei Tuan, apakah Anda baru saja menang lotere atau sesuatu? Anda bisa saja menghemat tiga dolar. Anda bisa saja bilang kepada saya bahwa anak yang lebih tua berumur enam tahun; Saya pasti tidak akan menyadari kalau Anda berbohong mengenai usia mereka." Bobby menjawab, "Ya, bisa saja saya berbuat seperti itu, tetapi anak-anak saya tentu akan menyadari kalau saya berbohong kepada Anda mengenai usia mereka."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang dikatakan oleh Ralph Waldo Emerson, "&lt;i&gt;What you do speaks so loud that I cannot hear what you say&lt;/i&gt;." Pada saat cobaan datang dimana etika Anda diuji, pastikan Anda menjadi contoh yang baik bagi orang-orang di sekeliling Anda.&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Dua buah kardus bohlam di tangan saya. Yang satu masih bagus, yang lainnya pecah berantakan. Saat itu saya mulai menemukan integritas diri saya, yang mencegah saya berbuat hal yang tidak etis. Mungkin dengan mengembalikan bohlam pecah itu ke dalam rak akan mengemat saya sejumlah uang, tapi apakah uang tersebut dapat membeli integritas diri saya? Akhirnya saya pun pergi ke kasir, dan membayar kedua bohlam tersebut. Mungkin ada rasa kecewa karena saya telah memboroskan uang akibat keteledoran saya, tapi setidaknya saya tidak kehilangan integritas diri saya. Tetaplah jaga integritas kita, apapun harga yang harus di bayar...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-3378417022978180221?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/3378417022978180221/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/integritas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/3378417022978180221'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/3378417022978180221'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/integritas.html' title='Integritas...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-2669772890776042245</id><published>2009-10-25T17:58:00.008+07:00</published><updated>2010-01-09T01:58:37.796+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Reflection'/><title type='text'>Peace of Mind...</title><content type='html'>Saat ini saya sedang mencapai titik jenuh dalam hidup ini, merasa semua sangat berat, tidak teratur, &lt;i&gt;hectic &lt;/i&gt;dan berbagai rasa yang tidak menyenangkan bercampur menjadi satu. Banyak pihak menuntut ini dan itu, sehingga saya merasa kelelahan, kehabisan tenaga dan kekurangan energi. &lt;i&gt;Exhausted&lt;/i&gt;, mungkin sebuah kata yang tepat untuk mengungkapkan kondisi saya saat ini. Bukan kelelahan fisik, tetapi kelelahan mental karena tekanan bertubi-tubi dan tuntutan hidup yang berat sehingga saya merasa kehabisan kekuatan. Mencoba bertahan kelihatannya tidak akan banyak hasilnya, sebab &lt;i&gt;endurance&lt;/i&gt;/daya tahan saya ada batasnya. Saya harus segera mencari solusi untuk mengatasi masalah ini, secepatnya. Dan beruntung hari ini saya menemukan tulisan yang bagus yang memberi saya cara untuk mengembalikan kekuatan mental dan spiritual saya.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;b&gt;Peace of Mind : Keheningan Mendalam yang Indah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;oleh S S Hans&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama empat bulan yang dingin di musim dingin Antartika tahun 1934, Admiral Bryd terlibat dalam sebuah pencarian data sains. Suatu hari, saat dia berdiri diam tak bergeming diatas lempengan es tak berpenghuni, dia secara kuat menyadari suatu keheningan yang begitu luas dan mendalam. Kemudian pada sore harinya dia menulis di buku hariannya : "Pada saat munculnya keheningan mendadak itu, sebuah pemahaman lahir di dalam diri saya bahwa saya adalah bagian dari Tuhan, bagian dari alam semesta dan bahwa saya tidak sendiri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Admiral Bryd menyadari bahwa di dalam keheningan itu sesuatu di dalam relung hati kita menunggu untuk disadari dan ditemukan oleh kita. Saat pagi hari yang sepi di rumah, waktu sunyi yang singkat  dalam waktu-waktu doa kita, atau bahkan saat berjalan sepi di taman. Seperti Byrd, kita juga dapat mengalami pengalaman kesunyian yang mendalam. Sri Aurobindo menggambarkan pengalaman pribadinya dalam puisi Savitri: "Sebuah keheningan absolut, bebas dari segala jenis komunikasi. Menyadari batasan tipis mengenai penemuan diri yang sesungguhnya di dalam sanubari." Dalam keheningan mutlak hadir sebuah kekuatan mutlak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum, ketenangan, keredaan, kedamaian, kesunyian dan keheningan dianggap sebagai suatu gambaran perasaan. Tapi dalam kenyataannya tidaklah demikian. Semua kondisi di atas adalah urutan tingkat kesadaran, dimana keheningan adalah yang terdalam. Dalam kondisi keheningan yang mendalam, tidak akan ada pemikiran, perasaan, atau pergerakan batin yang dapat mengganggu atau mengubah kedamaian terdalam yang ada di dalam jiwa. Segala pemikiran manusiawi terhisap sirna ke dalam pusaran keheningan saat tersentuh dengan sumber asli dari energi, cinta, kemurnian dan kebahagiaan Sang Kuasa, yang akhirnya berujung pada penemuan keberadaan jiwa kita. Pikiran kita berubah menjadi Pikiran Terang. Transformasi inilah yang menjadi jembatan yang mengarahkan kita menjadi diri kita yang sesungguhnya. Di dalam kondisi ini, kehadiran Tuhan menjadi nyata, dan terjadi sebuah percakapan "sunyi" antara jiwa kita dengan Tuhan, tanpa kata-kata dan terasa begitu indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan sesungguhnya keheningan selalu mengetuk pintu hati kita, namun jarang sekali kita dapat mendengarnya. Kesunyian adalah sebuah harta terpendam, menunggu untuk digali dan ditemukan. Mencari keheningan adalah sebuah kebutuhan harian yang perlu dibiasakan agar kobaran api di dalam batin kita tetap menyala. Saat kita sendiri dan sepi, kita mengalami pemulihan dan mulai terisi dengan kekuatan dan inspirasi. Kesunyian adalah hal yang penting dalam pertumbuhan spiritual kita. Kita harus memelihara momen-momen kesunyian kita dengan baik dan tidak membiarkan rutinitas sehari-hari menghilangkan waktu kita untuk menikmati keheningan dalam kesendirian. Kesunyian dan meditasi memulihkan kondisi batin kita agar kita senantiasa siap menghadapi  dunia  dengan peremajaan diri dan  perspektif yang segar setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesunyian sangatlah penting dalam meditasi yang efektif. Tempat terbaik untuk menikmati keheningan dan meditasi adalah di alam terbuka. Saat-saat sunyi  dalam perenungan di lingkungan alami mengenai keberadaan diri kita perlahan-lahan menghasilkan kepekaan terhadap suatu keadaan damai yang selalu dapat diraih, apapun kondisi yang sedang terjadi dalam hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keheningan bukan selalu berarti tanpa suara. Pada suatu titik, seseorang dapat mendengarkan suara dari keheningan yang  sering disebut sebagai suara hati. Dalam puisi &lt;i&gt;Silence is Shy&lt;/i&gt;,  seorang filsuf Bhakta bernama Vimla Thakkur menulis "Kesunyian bersembunyi jauh di dalam lubuk hati manusia. Dia berbicara saat pikiran terdiam. Dia menjadi dirimu saat kau bukan dirimu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah mitos Nasrani berkata : "Selalu ada keheningan dalam hati semua mahkluk. Kau akan menemukannya pada saat kau tidak mencarinya tetapi justru saat kau hanya berdiri dan  menunggu seperti lembah atau pohon yang diam sesuai dengan keberadaannya. Saat itulah kau akan mendengar keheningan berbicara."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya dan seorang sahabat  seringkali pergi berjalan-jalan  menikmati keheningan yang mendalam dalam waktu yang cukup lama. Dia pernah berkata kepada saya bahwa dia terkadang merasakan (mendengar) musik surgawi - sebuah simponi astronomis - yang membuatnya "gembira" secara spiritual. Mungkin apa yang dikatakan oleh ibu dari Aurobindo Ashram, Pondicherry, secara parsial dapat menjelaskan ini : "Dalam kedalaman dari seluruh keberadaan kita, dalam perenungan sunyi, sebuah kuasa yang bercahaya membanjiri alam sadar kita dengan kedamaian yang begitu besar yang mampu untuk meruntuhkan segala reaksi-reaksi picik dan mempersiapkan kita untuk bersatu secara ilahi - sebuah tujuan akhir dari keberadaan individual."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://www.experiencefestival.com/a/Peace_of_Mind/id/219687"&gt;http://www.experiencefestival.com/a/Peace_of_Mind/id/219687&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;Sebuah pemahaman yang luar biasa mengenai kesunyian dan keheningan. Suatu pengalaman yang sulit digambarkan dengan kata-kata, saat kita bisa mendengarkan kesunyian "berbicara" dan memberikan kekuatan kepada kita. Saatnya kita mundur dari hingar-bingar dunia ini, menikmati kesunyian dan keheningan agar esok kita dapat kembali menghadapi dunia ini dengan segala hiruk-pikuknya. Ambil sedikit waktu untuk memulihkan diri kita sendiri, jadikan hal ini sebagai suatu kebiasaan agar hidup ini terasa lebih berwarna. &lt;i&gt;May this inspire you all, God bless you always&lt;/i&gt;...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-2669772890776042245?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/2669772890776042245/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/peace-of-mind.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/2669772890776042245'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/2669772890776042245'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/peace-of-mind.html' title='Peace of Mind...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-6650814221919356364</id><published>2009-10-24T23:22:00.009+07:00</published><updated>2010-01-09T01:58:50.680+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Determination'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='True Story'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><title type='text'>Gagal? Coba Pikirkan Lagi...</title><content type='html'>Dalam hidup ini seringkali kita merasa gagal dan  merasa telah membuang banyak waktu, tenaga, biaya dan lain sebagainya dalam kegagalan itu. Banyak orang yang  menyerah karena terbentur dengan batu karang yang bernama "kegagalan" ini, dan akhirnya tidak berani bergerak maju kembali. Terpuruk dengan rasa kecewa, stress, depresi, dan berbagai perasaan-perasaan negatif, akhirnya seseorang yang pernah mengenal kata "gagal" akan diam di tempat, mengasihani dirinya sendiri dan akhirnya mengalami stagnasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa orang mencoba mengubah pandangan "kegagalan" sebagai awal dari suatu keberhasilan. Tidak sedikit pula yang akhirnya bisa bangkit karena gagal bukanlah akhir dari segalanya. Bahkan saya terinspirasi oleh sejarah produk "Post-it Notes," kertas dengan perekat yang berfungsi untuk menulis memo dan dapat direkatkan di mana saja. Produk ini begitu laris di pasaran, dan apabila kita tahu bagaimana lahirnya sang "Post-it Notes," kita akan mengerti bahwa sesuatu yang gagal itu belum tentu gagal. Berikut saya bagikan kisah lahirnya "Post-it Notes" yang mendunia itu :&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Perusahaan 3M yang terkenal itu hendak memulai suatu gebrakan baru, dan mengerahkan tenaga-tenaga kreatifnya untuk menciptakan inovasi baru. Perusahaan tersebut mengijinkan para peneliti untuk menghabiskan 15% dari waktu mereka untuk proyek apapun yang dinilai menarik oleh mereka. Perilaku seperti ini melahirkan suatu keuntungan yang fantastis tidak hanya bagi para karyawannya, tapi juga untuk perusahaan 3M itu sendiri. Seringkali lahir sebuah percikan ide yang kemudian berubah menjadi sebuah produk yang sangat sukses, yang berdampak secara luar biasa terhadap keuntungan perusahaan 3M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa tahun silam, seorang peneliti di 3M bernama Art Fry menggunakan 15% waktu kreatifnya dengan luar biasa. Beliau menemukan sebuah ide untuk menghasilkan sebuah produk 3M yang paling laku. Semua ini berawal dari kejengkelan kecil setiap hari Minggu  pada saat dia bernyanyi di paduan suara gereja. Dia selalu menyelipkan kertas-kertas kecil di buku nyanyiannya sebagai pembatas, tapi entah bagaimana kertas itu terus menerus jatuh berserakan di lantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seketika itu juga terbersit sebuah ide  di dalam benaknya. Dia teringat dengan sebuah bahan perekat yang dikembangkan oleh rekan kerjanya yang pada pada saat itu dianggap suatu produk gagal karena tidak dapat melekat dengan kuat. "Saya melapisi perekat itu pada kertas sampel," kata Fry sambil mengingat kembali, "dan saya menemukan bahwa hal itu tidak hanya bagus untuk digunakan sebagai pembatas buku, tapi ternyata juga bisa berfungsi untuk menuliskan memo. Kertas ini akan tetap melekat di tempatnya selama yang Anda inginkan, dan hebatnya lagi, saat tidak dibutuhkan, Anda bisa mencabut kertas tersebut tanpa menimbulkan kerusakan apapun pada bidang yang direkatkan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, Art Fry telah menemukan suatu titik terang. Produk akhir yang dikenal sebagai Post-it! telah menjadi salah satu produk 3M yang paling sukses.&lt;/i&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu penemuan yang luar biasa, hanya dengan barang-barang yang sederhana.&amp;nbsp; Sebuah perekat yang dianggap gagal, malah menjadi perekat yang sempurna untuk melapisi kertas yang sangat ringan. Siapa yang mengira, produk gagal setelah diterapkan di kertas, menjadi produk yang luar biasa : Post-it!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan menyerah saat kita menemui kegagalan. Selalu ada inovasi-inovasi untuk mengubah kegagalan itu menjadi keberhasilan. &lt;i&gt;Keep on trying, never give up&lt;/i&gt;. &lt;i&gt;God Bless You all&lt;/i&gt;...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-6650814221919356364?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/6650814221919356364/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/gagal-coba-pikirkan-lagi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/6650814221919356364'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/6650814221919356364'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/gagal-coba-pikirkan-lagi.html' title='Gagal? Coba Pikirkan Lagi...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-7995294535840617060</id><published>2009-10-23T18:47:00.005+07:00</published><updated>2010-01-09T01:59:04.680+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bravery'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Determination'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Decision'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Esteem'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><title type='text'>Menjadi Dewasa atau Menjadi Tua?</title><content type='html'>Hari pertama di kampus kami seorang professor memperkenalkan dirinya dan menugaskan kami untuk mengetahui sesuatu dari seseorang yang belum dikenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya berdiri dan melihat ke sekeliling sampai saya merasakan sentuhan tangan yang lembut mendarat di bahu saya. Saya berbalik dan melihat seorang wanita tua yang sudah keriput sambil tersenyum kepada saya yang membuat saya merasakan kehangatan dan niat baiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia berkata, "Hai, tampan! Nama saya Rose. Saya berumur 87 tahun. Bolehkah saya memberikan kamu sebuah pelukan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tertawa dan dengan antusias merespon, "Tentu saya boleh!" dan diapun memberikan pelukan yang erat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mengapa Anda berada di kampus dengan usia Anda yang masih muda dan sangat polos?" Saya bertanya. Dia sambil berkelakar menjawab, "Saya disini untuk bertemu dengan seorang suami kaya, menikah, mempunyai beberapa anak, kemudian pensiun dan berkeliling dunia."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tidak-tidak, saya serius dengan pertanyaan saya," saya menegaskan rasa penasaran saya. Saya sangat tertarik untuk mengetahui apa yang memotivasi dirinya sehingga dia ikut kuliah dengan usianya yang sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya selalu bermimpi untuk megecap bangku kuliah dan sekarang saya ada disini untuk meraihnya!" kata wanita itu kepada saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pelajaran usai kami berjalan ke kantin dan berbagi segelas &lt;i&gt;milkshake &lt;/i&gt;coklat. Seketika itu juga kami menjadi teman. Setiap hari selama 3 bulan berikutnya kami menghabiskan waktu bersama seusai kuliah dan bercerita terus tanpa henti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya selalu terpesona mendengarkan tentang "mesin waktu" yang dia bagikan berupa kebijaksanaan dan pengalamannya kepada saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selang waktu satu tahun, Rose menjadi &lt;i&gt;icon &lt;/i&gt;kampus dan dia dengan mudah berteman dengan siapapun dimanapun dia berada. Dia sangat suka bersolek dan gemar menjadi pusat perhatian di antara para mahasiswa lainnya. Dia sangat menikmati hidupnya saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhir semester kami mengundang Rose untuk menjadi pembicara di sebuah acara makan malam tim sepak bola kampus. Saya tidak akan pernah melupakan apa yang dia ajarkan kepada kami semua saat itu. Pembawa acara memperkenalkan dirinya dan dia pun mulai naik ke atas podium. Saat dia bersiap untuk menyampaikan pidatonya, dia menjatuhkan kertas panduan pidatonya sehingga berserakan di atas lantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecewa dan merasa sedikit malu dia maju menuju mikrofon dan dengan sederhana berkata, "Maaf, saya sangat gugup sekali. Whiskey ini sungguh menyebalkan! Saya tidak akan bisa menyusun kembali pidato saya, jadi biar saya bagikan kepada Anda apa yang saya ketahui saja." Saat itu kami tertawa, diapun menelan ludahnya dan memulai pidatonya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita tidak berhenti bermain karena kita menjadi tua; kita menjadi tua karena kita berhenti bermain. Sebenarnya sederhana untuk bisa tetap muda, tetap bahagia dan memperoleh keberhasilan. Kita hanya perlu tertawa, harus memiliki dan mencari lelucon setiap hari, harus punya impian, sebab pada saat kita kehilangan impian, kita akan mati. Ada banyak orang 'mati' berjalan disekeliling kita, dan mereka bahkan tidak menyadarinya sama sekali!" katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada perbedaan besar antara menjadi tua dan menjadi dewasa. Jika Anda berusia sembilan belas tahun, berbaring di tempat tidur selama setahun penuh dan tidak melakukan satupun hal yang produktif, Anda akan berusia dua puluh tahun di tahun berikutnya. Jika saya berusia delapan puluh tujuh tahun, juga berbaring di tempat tidur selama satu tahun, dan tidak pernah berbuat apapun, saya juga akan berusia delapan puluh delapan tahun pada tahun berikutnya. Setiap orang dapat menjadi tua. Hal ini tidak memerlukan suatu bakat atau kemampuan," dia menambahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Inti dari menjadi dewasa adalah dengan selalu menemukan kesempatan-kesempatan dalam hidup untuk berubah menjadi lebih baik. Tidak ada penyesalan. Semakin waktu berjalan dan semakin kita tua, kita tidak memiliki penyesalan terhadap apa yang pernah kita lakukan, tetapi justru terhadap hal-hal yang tidak kita lakukan. Hanya orang-orang yang takut akan kematian adalah orang-orang yang memiliki penyesalan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menutup pidatonya dia dengan lantang menyanyikan lagu "The Rose." Dia meminta setiap dari kami untuk mempelajari liriknya dan menerapkannya dalam kehidupan kami sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Some say love it is a river&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;that drowns the tender reed&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Some say love it is a razer&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;that leaves your soul to blead&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Some say love it is a hunger&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;an endless aching need&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;I say love it is a flower&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;and you it's only seed&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;It's the heart afraid of breaking&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;that never learns to dance&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;It's the dream afraid of waking that never takes the chance&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;It's the one who won't be taken&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;who cannot seem to give&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;and the soul afraid of dying that never learns to live&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;When the night has been too lonely&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;and the road has been too long&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;and you think that love is only&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;for the lucky and the strong&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Just remember in the winterfar beneath the bitter snows&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;lies the seed&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;that with the sun's love&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;in the spring&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;becomes the rose&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya, Rose menyelesaikan pendidikannya yang telah dijalaninya selama bertahun-tahun. Seminggu setelah wisuda Rose meninggal dengan damai dalam tidurnya. Lebih dari dua ribu mahasiswa menghadiri pemakamannya sebagai bukti pernghormatan bagi seorang wanita yang luar biasa yang telah menjadi seorang contoh nyata bahwa tidak pernah terlambat untuk meraih sesuatu yang mungkin diraih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah kata-kata 'penuh inspirasi' ini untuk mengenang ROSE...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"MENJADI TUA ADALAH KEHARUSAN, MENJADI DEWASA ADALAH PILIHAN."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-7995294535840617060?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/7995294535840617060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/menjadi-dewasa-atau-menjadi-tua.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/7995294535840617060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/7995294535840617060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/menjadi-dewasa-atau-menjadi-tua.html' title='Menjadi Dewasa atau Menjadi Tua?'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-2078779310804239485</id><published>2009-10-22T12:11:00.006+07:00</published><updated>2010-01-09T01:59:18.091+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><title type='text'>Hukum Pygmalion - Kekuatan Berpikir Positif...</title><content type='html'>Pygmalion adalah seorang pemuda yang berbakat seni memahat. Ia sungguh piawai dalam memahat patung. Karya ukiran tangannya sungguh bagus.Tetapi bukan kecakapannya itu menjadikan ia dikenal dan disenangi oleh orang-orang di sekelilingnya. Pygmalion dikenal sebagai orang yang suka berpikiran positif. Ia memandang segala sesuatu dari sudut yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Apabila lapangan di tengah kota becek, orang-orang mengomel. Tetapi Pygmalion berkata, "Untunglah, lapangan yang lain tidak sebecek ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ketika ada seorang pembeli patung bersikeras tawar-menawar harga, kawan-kawan Pygmalion berbisik, "Kikir betul orang itu." Tetapi Pygmalion berkata, "Mungkin orang itu perlu mengeluarkan uang untuk urusan lain yang lebih penting."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Ketika anak-anak mencuri apel dikebunnya, Pygmalion tidak mengumpat. Ia malah merasa iba, "Kasihan,anak-anak itu kurang mendapat pendidikan dan makanan yang cukup di rumahnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah pola pandang Pygmalion. Ia tidak melihat suatu keadaan dari segi buruk, melainkan justru dari segi baik. Ia tidak pernah berpikir buruk tentang orang lain; sebaliknya, ia mencoba membayangkan hal-hal baik dibalik perbuatan buruk orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari Pygmalion mengukir sebuah patung wanita dari kayu yang sangat halus. Patung itu berukuran manusia sungguhan. Ketika sudah rampung, patung itu tampak seperti manusia sungguhan. Wajah patung itu tersenyum manis menawan, tubuhnya elok menarik. Kawan-kawan Pygmalion berkata, "Ah, sebagus-bagusnya patung, itu cuma patung, bukan isterimu." Tetapi Pygmalion memperlakukan patung itu seperti manusia sungguhan. Berkali-kali patung itu ditatapnya dan dielusnya. Para dewa yang ada di Gunung Olympus memperhatikan dan menghargai sikap Pygmalion, lalu mereka memutuskan untuk memberi anugerah kepada Pygmalion, yaitu mengubah patung itu menjadi manusia nyata. Begitulah, Pygmalion hidup berbahagia dengan isterinya itu yang konon adalah wanita tercantik di seluruh negeri Yunani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama Pygmalion dikenang hingga kini untuk mengambarkan dampak pola berpikir yang positif. Kalau kita berpikir positif tentang suatu keadaan atau seseorang, seringkali hasilnya betul-betul menjadi positif. Misalnya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Jika kita bersikap ramah terhadap seseorang, maka orang itupun akan menjadi ramah terhadap kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Jika kita memperlakukan anak kita sebagai anak yang cerdas, akhirnya dia betul-betul menjadi cerdas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Jika kita yakin bahwa upaya kita akan berhasil, besar sekali kemungkinan upaya dapat merupakan separuh keberhasilan. Dampak pola berpikir positif itu disebut dampak Pygmalion.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikiran kita memang seringkali mempunyai dampak &lt;i&gt;fulfilling prophecy &lt;/i&gt;atau ramalan tergenapi, baik positif maupun negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Kalau kita mencurigai dan menganggap anak kita tidak jujur, akhirnya ia betul-betul menjadi tidak jujur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Kalau kita sudah putus asa dan merasa tidak sanggup pada awal suatu usaha, besar sekali kemungkinannya kita betul-betul akan gagal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pola pikir Pygmalion adalah berpikir, menduga dan berharap hanya yang baik tentang suatu keadaan atau seseorang. Bayangkan, bagaimana besar dampaknya bila kita berpola pikir positif seperti itu. Kita tidak akan berprasangka buruk tentang orang lain. Kita tidak menggunjingkan desas-desus yang tidak jelas. Kita tidak menduga-duga yang jahat tentang orang lain. Kalau kita berpikir buruk tentang orang lain, selalu ada saja bahan untuk menduga hal-hal yang buruk. Jika ada seorang kawan memberi hadiah kepada kita, jelas itu adalah perbuatan baik. Tetapi jika kita berpikiran buruk, kita akan menjadi curiga, "Barangkali ia sedang mencoba membujuk," atau kita mengomel, "Ah, hadiahnya cuma barang murah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang rugi dari pola pikir seperti itu adalah diri kita sendiri. Kita menjadi mudah curiga. Kita menjadi tidak bahagia. Sebaliknya, kalau kita berpikir positif, kita akan menikmati hadiah itu dengan rasa gembira dan syukur, "Ia begitu murah hati. Walaupun ia sibuk, ia ingat untuk memberi kepada kita." Warna hidup memang tergantung dari warna kaca mata yang kita pakai. Kalau kita memakai kaca mata kelabu, segala sesuatu akan tampak kelabu. Hidup menjadi kelabu dan suram. Tetapi kalau kita memakai kaca mata yang terang, segala sesuatu akan tampak cerah. Kaca mata yang berprasangka atau benci akan menjadikan hidup kita penuh rasa curiga dan dendam.Tetapi kaca mata yang damai akan menjadikan hidup kita damai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup akan menjadi baik kalau kita memandangnya dari segi yang baik. Berpikir baik tentang diri sendiri. Berpikir baik tentang orang lain. Berpikir baik tentang keadaan. Berpikir baik tentang Tuhan. Dampak berpikir baik seperti itu akan kita rasakan. Keluarga menjadi hangat. Lingkungan menjadi hangat dan akrab. Pekerjaan menjadi menyenangkan. Dunia menjadi ramah. Hidup menjadi indah. Seperti Pygmalion, begitulah. &lt;i&gt;MAKE SURE YOU ARE PYGMALION and the world will be filled with positive people only. How nice&lt;/i&gt;...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-2078779310804239485?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/2078779310804239485/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/hukum-pygmalion-kekuatan-berpikir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/2078779310804239485'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/2078779310804239485'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/hukum-pygmalion-kekuatan-berpikir.html' title='Hukum Pygmalion - Kekuatan Berpikir Positif...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-6180018739711958108</id><published>2009-10-21T23:38:00.005+07:00</published><updated>2010-01-09T01:59:30.721+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Forgiveness'/><title type='text'>Penjual Ikan dan Papan Pengumuman</title><content type='html'>Seseorang mulai berjualan ikan segar di pasar. Ia memasang papan pengumuman bertuliskan "Disini Jual Ikan Segar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama kemudian datanglah seorang pengunjung yang menanyakan tentang tulisannya. "Mengapa kau tuliskan kata DISINI ? Bukankah semua orang sudah tahu kalau kau berjualan DISINI , bukan DISANA?" "Benar juga!" pikir si penjual ikan, lalu dihapusnya kata "DISINI" dan tinggallah tulisan "JUAL IKAN SEGAR."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak lama kemudian datang pengunjung kedua yang juga menanyakan tulisannya.&lt;br /&gt;"Mengapa kau pakai kata SEGAR ? bukankah semua orang sudah tahu kalau yang kau jual adalah ikan segar, bukan ikan busuk?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Benar juga" pikir si penjual ikan, lalu dihapusnya kata "SEGAR" dan tinggallah tulisan "JUAL IKAN."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat kemudian datanglah pengunjung ke tiga yang juga menanyakan tulisannya : "Mengapa kau tulis kata JUAL? Bukankah semua orang sudah tahu kalau ikan ini untuk dijual, bukan dipamerkan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar juga pikir si penjual ikan,, lalu dihapusnya kata JUAL dan tinggalah tulisan "IKAN."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selang beberapa waktu kemudian, datang pengunjung ke 4, yang juga menanyakan tulisannya : "Mengapa kau tulis kata IKAN?, bukankah semua orang sudah tahu kalau ini Ikan bukan Daging?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Benar juga" pikir si penjual ikan, lalu diturunkannya papan pengumuman itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila kita ingin memuaskan semua orang, kita takkan mendapatkan apa-apa!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-6180018739711958108?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/6180018739711958108/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/penjual-ikan-dan-papan-pengumuman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/6180018739711958108'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/6180018739711958108'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/penjual-ikan-dan-papan-pengumuman.html' title='Penjual Ikan dan Papan Pengumuman'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-1300079185958252715</id><published>2009-10-19T19:41:00.004+07:00</published><updated>2010-01-09T02:01:09.833+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bravery'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Forgiveness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Stupidity'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><title type='text'>Bunga Mawar dan Pohon Cemara</title><content type='html'>Konon di tengah hutan, bunga mawar menertawakan pohon cemara seraya berkata; "Meskipun anda tumbuh begitu tegap, tetapi anda tidak memiliki keharuman sehingga tidak dapat menarik kumbang dan lebah untuk mendekat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pohon cemara diam saja. Demikianlah bunga mawar di mana-mana menyiarkan dan menceritakan tampak buruk pohon cemara, sehingga membuat pohon cemara tersingkir dan menyendiri di tengah hutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika musim dingin datang dan turun salju yang lebat, bunga mawar yang sombong sangat sulit mempertahankan kehidupannya. Demikian pula dengan pohon dan bunga-bunga lainnya. Hanya pohon cemara yang masih tegak berdiri di tengah badai dingin yang menerpa bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah malam yang sunyi, salju berbincang-bincang dengan pohon cemara. Salju berkata; "Setiap tahun saya datang ke bumi ini, selalu melihat kemakmuran dan keramaian di bumi berubah wajah. Hanya gersang dan sunyi senyap yang menyelimuti bumi. Namun, kamulah satu-satunya yang dapat melewati ujian saya dan berdiri tegak hingga dapat menahan segala macam tekanan alam. Begitu pula alam kehidupan dan manusia selalu mengalami perubahan." Demikianlah pembicaraan menarik antara pohon cemara dan salju yang terjadi di tengah malam pada musim dingin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedih dan gembira selalu datang silih berganti; hanya dengan keteguhan jiwa dan pikiran, kebahagiaan itu dapat diraihnya. Caci maki dan fitnah tidak dapat menjatuhkan orang yang kuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam ungkapan Timur sering terdapat kata-kata : "Menengadah ke langit dan membuang ludah" dan "Menabur debu dengan angin yang berlawanan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini semua mengisahkan kebodohan-kebodohan yang dilakukan seseorang dan pada akhirnya mencelakakan dirinya sendiri. Menghadapi fitnahan dan celaan, hendaknya seseorang berlapang dada bagaikan langit besar yang tak bertepi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuaca terang dan berawan selalu silih berganti. Belajar bagaikan cermin yang jernih dapat melihat keadaan sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunga mawar hanya merasakan kepuasan dan kecongkakan sejenak, tetapi pohon cemara dapat menghadapi, menerima dan menahan diri dengan tenang dan sabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus belajar dari sifat pohon cemara yang tegar menahan serangan, baik serangan yang bersifat tindakan, ucapan maupun pikiran; dan menjadikannya sesuatu yang sejuk, hangat dan damai.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-1300079185958252715?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/1300079185958252715/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/bunga-mawar-dan-pohon-cemara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/1300079185958252715'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/1300079185958252715'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/bunga-mawar-dan-pohon-cemara.html' title='Bunga Mawar dan Pohon Cemara'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-7305056113063797400</id><published>2009-10-18T20:41:00.006+07:00</published><updated>2010-01-09T02:01:19.381+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Judgement'/><title type='text'>Sejarah Mengajarkan...</title><content type='html'>Tahukah Anda?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda mengenal seorang wanita yang sedang hamil, yang telah mempunyai 8 anak, tiga diantaranya tuli, dua buta, satu mengalami gangguan mental dan wanita itu sendiri mengidap sipilis, apakah anda akan menyarankannya untuk menggugurkan kandungannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda menjawab ya, maka anda baru saja membunuh salah satu komponis mashyur dunia. Karena anak yang dikandung oleh sang ibu tersebut adalah Ludwig Van Beethoven.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang adalah waktunya untuk memilih seorang pemimpin dunia dan keputusan anda berpengaruh besar terhadap siapa yang akan menjadi pemenang. Berikut adalah fakta mengenai ketiga calon tersebut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calon A: dihubung-hubungkan dengan politisi jahat dan sering berkonsultasi dengan astrologis, punya dua istri muda, dia juga seorang perokok berat dan minum 8-10 botol martini setiap hari.&lt;br /&gt;Calon B: dipecat dua kali dari kantor, selalu bangun sore hari, pernah menggunakan narkoba waktu kuliah dan minum wiski tiap sore.&lt;br /&gt;Calon C: dianggap pahlawan perang, vegetarian, tidak merokok, hanya sesekali minum bir, tidak pernah berselingkuh diluar perkawinannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa diantara ketiga calon ini yang akan anda pilih? Anda mungkin tidak akan menduga siapa sebenarnya calon-calon ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Calon A adalah Franklin D. Roosevelt.&lt;br /&gt;Calon B adalah Winston Churchill.&lt;br /&gt;Calon C adalah Adolf Hitler.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi sejarah mengajarkan untuk tidak menilai orang dari penampilan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-7305056113063797400?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/7305056113063797400/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/sejarah-mengajarkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/7305056113063797400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/7305056113063797400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/sejarah-mengajarkan.html' title='Sejarah Mengajarkan...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-564709891689153382</id><published>2009-10-17T22:15:00.006+07:00</published><updated>2010-01-09T02:01:29.788+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relationship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><title type='text'>The Power of Reward...</title><content type='html'>Ada kisah nyata seorang penyanyi terkenal di Eropa, seorang wanita yang memiliki suara yang bagus sekali. Wanita ini bersuamikan pemain musik, pemain keyboard, dan seorang pengarang lagu. Begitu pandainya sang suami ini tentang lagu, nada, birama, tangga nada dan hal-hal lain di bidang musik semacam itu, sehingga dia selalu menemukan apa yang harus dikoreksi ketika isterinya menyanyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau isterinya menyanyi selalu saja ada komentar dan kritik seperti; bagian depan kurang tinggi, lain kali dia berkata bagian ini kurang pelan, lain kali dia berkata bagian akhir harusnya "kres"..naik sedikit, dan lain sebagainya. Selalu saja ada komentar pedas yang dia lontarkan kalau isterinya menyanyi dan bersenandung. Akhirnya sang wanita malas menyanyi. Dia berkeputusan "Wah gak usah nyanyi aja deh, apa aja salah terus, nyanyi apa aja ada yang kurang. Enggak usah nyanyi kalau nyanyi kadang malah bertengkar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkat cerita, karena suatu musibah, sang suami meninggal dan lama setelah itu si wanita menikah lagi dengan seorang tukang ledeng. Tukang ledeng ini tidak tahu menahu soal musik. Yang ia tahu isterinya bersuara bagus dan dia selalu memuji isterinya kalau bernyanyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika isterinya bertanya "Pak, bagaimana laguku?" dan dia berkata kepada isterinya: "Ma, saya ini selalu ingin cepat pulang karena mau dengar engkau menyanyi." Lain kali dia berkata, "Ma, kalau saya tidak menikah dengan engkau, mungkin saya sudah tuli, karena bunyi dentuman, bunyi gergaji, bunyi cericit drat pipa ledeng, gesekan pipa ledeng dan bunyi pipa lainnya yang saya dengar sepanjang hari kalau saya bekerja. Sebelum saya menikah denganmu ma, saya sering mimpi dan terngiang-ngiang suara-suara gergaji dan lain sebagainya yang tidak mengenakkan itu ketika tidur. Sekarang setelah menikah dan sering mendengar engkau menyanyi, lagumulah yang terngiang-ngiang."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istrinya sangat bersuka cita, tersanjung merasa diterima dengan pujian yang diterimanya dan membuat dia gemar bernyanyi, bernyanyi dan bernyanyi. Mandi dia bernyanyi, masak dia bernyanyi dan tanpa disadarinya dia berlatih, berlatih dan berlatih. Suaminya mendorong hingga dia mulai merekam dan mengeluarkan kaset volume pertama dan ternyata disambut baik oleh masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita ini akhirnya menjadi penyanyi terkenal, dan dia terkenal bukan pada saat suaminya ahli musik, tetapi saat suaminya seorang tukang ledeng, yang memberinya sedikit demi sedikit pujian ketika dia menyanyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit pujian memberikan penerimaan. Sedikit pujian memberikan rasa diterima, memberikan dorongan, semangat dan hasrat untuk melakukan hal yang baik dan lebih baik lagi. Sedikit pujian dapat membuat seseorang bisa meraih prestasi tertinggi yang bisa diraihnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Omelan, bentakan, kecaman, amarah atau kritik yang tidak membangun tidak banyak merubah. Karena itu marilah kita saling memberikan sedikit pujian satu dengan yang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-564709891689153382?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/564709891689153382/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/power-of-reward.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/564709891689153382'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/564709891689153382'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/power-of-reward.html' title='The Power of Reward...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-1679138039954531369</id><published>2009-10-16T20:09:00.005+07:00</published><updated>2010-01-09T02:01:43.270+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='True Story'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Judgement'/><title type='text'>Cara British Airways Menghadapi Rasialisme</title><content type='html'>Kejadian di bawah ini berlangsung dalam penerbangan British Airways antara Johannesburg dan London. Seorang wanita kulit putih Afrika Selatan berusia sekitar 50 tahunan duduk di samping seorang pria berkulit hitam. Hal ini agaknya mengganggu wanita ini sehingga dia memanggil pramugari, "Nyonya, ada masalah apa?" tanya parmugari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Anda tidak melihat apa yang terjadi?" tanya wanita itu. "Anda menempatkan saya di samping pria berkulit hitam. Saya keberatan duduk di samping orang yang tergolong menjijikan seperti itu. Berikan saya kursi pengganti," kata wanita itu. "Tolong tenang dulu," jawab sang pramugari. "Hampir semua kursi dalam pesawat ini telah terisi. Akan saya lihat dulu kalau-kalau masih ada kursi yang kosong."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pramugari itu pun berlalu dan kembali lagi beberapa menit kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nyonya, seperti yang telah saya perkirakan, tidak ada lagi kursi kosong di kelas ekonomi. Saya sudah berbicara dengan kapten dan dia bilang kalau masih ada satu kursi kosong di kelas bisnis. Juga ada satu kursi kosong di kelas utama (&lt;i&gt;first class&lt;/i&gt;)."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum wanita itu berkata apa-apa, pramugari itu pun melanjutkan kata-katanya: "Perusahaan kami biasanya tidak memperbolehkan penumpang dari kelas ekonomi untuk duduk di kelas utama. Namun, dalam situasi semacam ini, kapten merasa bahwa akan sangat memalukan membiarkan seorang penumpang duduk di samping penumpang lain yang begitu menjijikan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pramugari itu lalu berpaling kepada pria berkulit hitam itu dan berkata : "Karena itu Pak, jika Anda berkenan, silakan kemasi bawaan Anda, dan pindahlah ke kelas utama."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seketika itu juga, penumpang lain yang masih terkejut oleh apa yang baru saja terjadi, serentak berdiri dan memberi tepuk tangan penghormatan. sebuah cara jitu untuk memerangi rasialisme baru saja ditunjukkan oleh British Airways.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;This is a true story&lt;/i&gt;...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-1679138039954531369?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/1679138039954531369/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/cara-british-airways-menghadapi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/1679138039954531369'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/1679138039954531369'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/cara-british-airways-menghadapi.html' title='Cara British Airways Menghadapi Rasialisme'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-8924057001764169171</id><published>2009-10-15T11:15:00.005+07:00</published><updated>2010-01-09T02:01:54.005+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Decision'/><title type='text'>Jalur Kereta Api</title><content type='html'>Sekelompok anak kecil sedang bermain di dekat dua jalur kereta api. Jalur yang pertama adalah jalur aktif (masih sering dilewati kereta api), sementara jalur kedua sudah tidak aktif. Hanya seorang anak yang bermain di jalur yang tidak aktif (tidak pernah lagi dilewati kereta api), sementara lainnya bermain di jalur kereta api yang masih aktif. Tiba-tiba terlihat ada kereta api yang mendekat dengan kecepatan tinggi, dan kebetulan Anda berada di depan panel persimpangan yang mengatur arah kereta api tersebut. Apakah Anda akan memindahkan arah kereta api tersebut ke jalur yang sudah tidak aktif dan menyelamatkan sebagian besar anak kecil yang sedang bermain? Namun hal ini berarti Anda mengorbankan seorang anak yang sedang bermain di jalur KA yg tidak aktif. Atau Anda akan membiarkan kereta tersebut berada di jalur yang seharusnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari berhenti sejenak dan berpikir keputusan apa yang sebaiknya kita ambil ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pikirkan baik-baik jawaban Anda..., dan setelah yakin dengan jawaban Anda, baru teruskan membaca ke bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian besar orang akan memilih untuk memindahkan arah kereta dan hanya mengorbankan jiwa seorang anak. Anda mungkin memiliki pilihan yang sama karena dengan menyelamatkan sebagian besar anak dan hanya kehilangan seorang anak adalah sebuah keputusan yang rasional dan dapat disahkan baik secara moral maupun emosional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sadarkah Anda bahwa anak yang memilih untuk bermain di jalur kereta api yang sudah tidak aktif berada di pihak yang benar karena telah memilih untuk bermain di tempat yang aman? Disamping itu, dia pulalah yang harus dikorbankan justru karena kecerobohan teman-temannya yang bermain di tempat berbahaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilema semacam ini terjadi di sekitar kita setiap hari. Di kantor, di masyarakat, di dunia politik dan terutama dalam kehidupan demokrasi, pihak minoritas harus dikorbankan demi kepentingan mayoritas. Tidak peduli betapa bodoh dan cerobohnya pihak mayoritas tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyawa seorang anak yang memilih untuk tidak bermain bersama teman-temannya di jalur kereta api yang berbahaya telah dikesampingkan. Bahkan mungkin kita tidak akan menyesalkan kejadian tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ada orang lain yang berpendapat bahwa dia tidak akan mengubah arah laju kereta karena dia percaya anak-anak yang bermain di jalur kereta api yang masih aktif sangat sadar bahwa jalur tersebut masih aktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibatnya mereka akan segera lari ketika mendengar suara kereta mendekat. Jika arah laju kereta diubah ke jalur yang tidak aktif maka seorang anak yang sedang bermain di jalur tersebut pasti akan tewas, karena dia tidak pernah berpikir bahwa kereta akan menuju jalur tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping itu, alasan jalur kereta itu dinonaktifkan kemungkinan karena jalur tersebut sudah tidak aman. Bila arah laju kereta diubah ke jalur yang tidak aktif, maka kita telah membahayakan nyawa seluruh penumpang di dalam kereta. Dan mungkin langkah yang telah ditempuh untuk menyelamatkan sekumpulan anak dengan mengorbankan seorang anak, akan mengorbankan lagi ratusan nyawa penumpang di kereta tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita harus sadar bahwa hidup ini penuh dengan keputusan sulit yang harus dibuat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan mungkin kita tidak akan menyadari bahwa sebuah keputusan yang diambil dengan cepat dan tergesa-gesa tidak selalu menjadi keputusan yg benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi yang perlu diingat, dalam masyarakat kita sekarang ini "Sesuatu yang benar tidak selalu disukai dan sesuatu yang disukai tidak selalu benar."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-8924057001764169171?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/8924057001764169171/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/jalur-kereta-api.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/8924057001764169171'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/8924057001764169171'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/jalur-kereta-api.html' title='Jalur Kereta Api'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-5160541897340996863</id><published>2009-10-14T13:54:00.005+07:00</published><updated>2010-01-09T02:02:06.231+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Self Esteem'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><title type='text'>Nilai Yang Tidak Akan Pernah Berubah</title><content type='html'>Seorang pembicara terkenal memulai seminarnya dengan mengangkat selembar uang bernilai 20 $. Dia bertanya kepada pemirsanya, &lt;i&gt;"Siapa yang mau uang senilai 20 $ ini?"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tangan-tangan mulai naik ke atas.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Lalu katanya, "Saya akan memberikan uang 20 $ ini kepada salah satu dari kalian, tapi saya akan melakukan ini terlebih dahulu." Kemudian dia meremas lembaran uang tersebut sampai kumal.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Dia kembali bertanya, "Siapa yang masih menginginkan uang ini?"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tangan-tangan masih terangkat ke atas.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Nah, bagaimana kalau saya melakukan ini?" Sang pembicara menjatuhkan uang tersebut ke lantai, menginjak dan menggilasnya dengan sepatunya.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Sang pembicara kembali mengambil lembaran uang tersebut, yang sekarang terlihat sangat lusuh dan kotor. "Nah sekarang siapa yang masih menginginkannya?" Tangan-tangan tadipun masih teracung di udara.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Teman-temanku, kalian telah mempelajari suatu pelajaran yang sangat berharga. Tidak peduli apa yang saya lakukan terhadap uang ini, kalian tetap mengingininya karena nilainya tidak berkurang. Lembaran uang ini tetap bernilai 20 $."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seringkali dalam kehidupan kita terjatuh, tergilas, tercampur dengan debu sehingga menjadi kotor oleh keputusan-keputusan yang kita buat dan keadaan-keadaan sulit yang datang di hidup kita. Kita merasa tidak berharga dan tidak berguna. Tapi apapun yang terjadi dan yang akan terjadi, kita tidak akan pernah kehilangan 'Nilai' diri kita - Jangan pernah lupakan hal itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melalui tulisan ini saya berharap kita semua dapat menyadari bahwa diri kita berharga, terlebih lagi di mataNya. Kita ini spesial dan unik. Setiap orang mempunyai 'Nilai'nya sendiri, dan itu yang menjadikan setiap manusia berharga. &lt;i&gt;May this writing inspire you, God bless you always&lt;/i&gt;...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-5160541897340996863?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/5160541897340996863/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/nilai-yang-tidak-akan-pernah-berubah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/5160541897340996863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/5160541897340996863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/nilai-yang-tidak-akan-pernah-berubah.html' title='Nilai Yang Tidak Akan Pernah Berubah'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-1434433241579805598</id><published>2009-10-13T14:47:00.003+07:00</published><updated>2010-01-09T02:02:15.550+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relationship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='True Story'/><title type='text'>Hukum Menabur dan Menuai</title><content type='html'>Pada suatu hari seorang pemuda sedang berjalan di tengah hutan, tiba-tiba ia mendengar jeritan minta tolong. Ternyata ia melihat seorang pemuda sebaya dengan dia sedang bergumul dengan lumpur yang mengambang, semakin bergerak malah semakin dalam ia terperosok. Pemuda yang pertama tadi dengan sekuat tenaga memberikan pertolongannya, dengan susah payah pemuda yang terperosok itu dapat di selamatkan. Pemuda yang pertama memapah pemuda yang terperosok ini pulang ke rumahnya. Ternyata rumah si pemuda kedua sangat bagus, besar, megah dan mewah. Ayah pemuda ini sangat berterima kasih atas pertolongan yang di berikan kepada anaknya, dan hendak memberikan uang, namun pemuda yang pertama ini menolak pemberian tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berkata bahwa sudah selayaknya sesama manusia menolong orang lain yang dalam kesusahan. Sejak kejadian ini mereka menjalin persahabatan. Si pemuda pertama adalah seorang yang miskin, sedangkan si pemuda kedua adalah bangsawan yang kaya raya. Pemuda yang miskin ini mempunyai cita-cita untuk menjadi dokter, namun ia tidak mempunyai biaya untuk kuliah. Tetapi ada seorang yang murah hati, yaitu ayah dari pemuda bangsawan itu. Ia memberi beasiswa sampai akhirnya meraih gelar dokter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah saudara nama pemuda miskin yang jadi dokter ini ? Namanya FLEMING, yang kemudian menemukan obat Penisilin. Si pemuda bangsawan masuk dinas militer dan dalam suatu tugas ke medan perang, ia terluka parah sehingga menyebabkan demam yang sangat tinggi karena infeksi. Pada waktu itu belum ada obat untuk infeksi seperti itu. Para dokter mendengar tentang Penisilin penemuan Dr. Fleming dan mereka menyuntikkan Penisilin itu yang merupakan obat penemuan baru. Apa yang terjadi ? Berangsur-angsur demam akibat infeksi itu reda dan si pemuda itupun akhirnya sembuh!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahukah saudara siapa nama pemuda itu ? Namanya WINSTON CHURCHIL - PM Inggris yang termasyhur itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kisah ini kita dapat melihat hukum menabur dan menuai. Fleming menabur kebaikan - Ia menuai kebaikan pula - cita-citanya terkabul, ia menjadi dokter. Fleming menemukan penisilin yang akhirnya menolong jiwa Churchil. Tidak sia-sia bukan beasiswa yang diberikan oleh ayahnya Churchil?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-1434433241579805598?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/1434433241579805598/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/hukum-menabur-dan-menuai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/1434433241579805598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/1434433241579805598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/hukum-menabur-dan-menuai.html' title='Hukum Menabur dan Menuai'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-8666502541521217495</id><published>2009-10-12T18:00:00.006+07:00</published><updated>2010-01-09T02:02:25.817+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relationship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Influence'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Jokes'/><title type='text'>Teladan...</title><content type='html'>Lagi-lagi sumber inspirasi saya hari ini berasal dari sebuah lelucon. Kali ini kita berbicara mengenai keteladanan. Kira-kira begini kisahnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga orang anak datang ke dapur dan duduk di meja makan untuk menikmati sarapan. Sang ibu bertanya kepada anak tertua apa yang ingin dimakannya. "Aku ingin roti bakar keparat," katanya. Ibunya sangat marah mendengar bahasa kasar yang keluar dari mulut anak tertua tersebut, memukulnya, dan menyuruhnya pergi ke lantai atas. Kemudian sang ibu bertanya kepada anak kedua. "Hmm, berarti sekarang yang pasti aku yang harus makan roti bakar keparat itu," katanya. Sang ibu pun kembali marah besar, memukul anak itu karena berkata kasar, dan menyuruhnya pergi. Dan terakhir dia bertanya kepada anaknya yang paling kecil apa yang ingin dia makan untuk sarapan. "Aku tidak tahu," katanya sambil memelas, "Tapi aku yang pasti tidak mau makan roti bakar keparat itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lucu sekali melihat bahwa kata-kata kasar tersebut begitu cepat menular. Bahkan anak yang paling kecil pun ikut-ikutan menggunakan kata tersebut, padahal mungkin dia sendiri tidak mengerti apa artinya. Semoga lelucon ini dapat mengingatkan kita, apapun yang kita lakukan, akan sangat berpengaruh bagi orang-orang di sekeliling kita, terutama orang-orang terkasih kita. &lt;i&gt;God bless you, hope this joke helps you all&lt;/i&gt;...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-8666502541521217495?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/8666502541521217495/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/teladan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/8666502541521217495'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/8666502541521217495'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/teladan.html' title='Teladan...'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-3729863053089893368</id><published>2009-10-11T19:15:00.005+07:00</published><updated>2010-01-09T02:02:35.275+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Positive Thinking'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Attitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Forgiveness'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gratitude'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Happiness'/><title type='text'>Rahasia 90-10 yang Luar Biasa!</title><content type='html'>Sedikit sekali orang yang mengetahui dan mempraktekkan rahasia ini. Akibatnya? Jutaan orang mengalami stress berat, depresi, masalah, sakit hati, dan hal-hal negatif lainnya. Mereka sepertinya tidak pernah merasakan kesuksesan hidup. Hari yang buruk diikuti lagi oleh hari-hari buruk yang lain. Hal-hal buruk dan mengerikan sepertinya terjadi terus kepada mereka. Mereka hidup terus menerus dalam stress, kurang bahagia, dan hubungan yang hancur. Kekuatiran mengkonsumsi waktu mereka, kemarahan mengakibatkan mereka kehilangan orang-orang yang mereka sayangi, dan hidup terasa begitu mengerikan. Orang-orang terkasih pergi. Hidup terasa membosankan dan seringkali terasa kejam. Apakah deskripsi ini menggambarkan diri Anda? Jika iya, jangan berkecil hati. Semua hal-hal negatif di atas bisa berubah. Pahami dan terapkan rahasia 90-10. Hal ini akan mengubah hidup Anda! Sebenarnya apa rahasia 90-10 ini? Rahasia 90-10 ini adalah 10% dari hidup kita ditentukan dari apa yang terjadi kepada kita, dan 90% dari hidup kita ditentukan oleh bagaimana kita bereaksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa arti dari semua definisi di atas? Artinya kita tidak memiliki kendali terhadap 10% hal yang terjadi kepada diri kita. Kita tidak dapat memerintahkan mobil untuk tidak mogok. Pesawat yang mendarat terlambat, mengakibatkan seluruh jadwal kita berantakan. Seorang pengemudi yang menyerobot kendaraan kita ditengah kemacetan. Kita tidak dapat mengendalikan 10% ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan 90% lainnya berbeda. Kita dapat menentukan 90% ini! Bagaimana caranya? Melalui reaksi kita. Kita tidak dapat mengendalikan lampu lalu lintas, tapi kita dapat mengendalikan reaksi kita untuk berhenti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan biarkan orang lain membodohi diri kita, karena kita dapat mengendalikan reaksi kita!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita gambarkan rahasia 90-10 ini dengan sebuah contoh kasus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda sedang menikmati sarapan bersama keluarga Anda. Anak Anda secara tidak sengaja menyenggol dan menumpahkan secangkir kopi diatas kemeja kerja Anda. Anda tidak memiliki kendali terhadap hal yang baru saja terjadi. Apa yang akan terjadi berikutnya ditentukan oleh bagaimana cara Anda bereaksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda memaki. Secara kasar Anda memarahi putri Anda karena dia telah menumpahkan kopi tersebut. Kemudian putri Andapun menangis. Setelah memarahinya, Anda juga memarahi istri Anda karena meletakkan cangkir tersebut terlalu pinggir. Kemudian dilanjutkan dengan pertengkaran singkat. Anda naik ke lantai atas dan mengganti kemeja Anda. Saat turun ke bawah Anda melihat putri Anda terlalu sibuk menangis sehingga tidak menghabiskan sarapannya dan tidak segera bersiap-siap berangkat untuk ke sekolah sehingga putri Anda ketinggalan bisnya. Istri Andapun harus segera berangkat kerja. Anda bergegas menuju mobil dan mengantar putri Anda ke sekolah. Karena Anda terlambat, Anda mengemudi dengan cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tertunda 15 menit dan membuang uang yang tidak kecil untuk tilang karena mengemudi terlalu cepat, Anda tiba di sekolah putri Anda. Putri Anda masuk ke sekolah tanpa berkata selamat tinggal. Setelah terlambat 20 menit tiba di kantor, Anda menyadari kalau Anda lupa membawa tas kerja Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Anda telah dimulai dengan mengerikan. Dan semakin waktu berjalan, hari-hari Anda terasa semakin buruk dan lebih buruk lagi. Anda menanti-nantikan jam kerja segera usai untuk segera pulang ke rumah. Saat Anda sampai di rumah Anda merasakan ada suatu jarak dalam hubungan Anda dengan istri dan anak Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa sampai seperti ini? Semua ditentukan oleh reaksi Anda di pagi hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Anda sampai mengalami hari yang buruk?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. Apakah kopi yang tumpah itu penyebabnya?&lt;br /&gt;B. Apakah putri Anda penyebabnya?&lt;br /&gt;C. Apakah sang polisi yang menilang Anda penyebabnya?&lt;br /&gt;D. Apakah Anda penyebabnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya adalah D. Anda tidak mempunyai kendali terhadap kopi yang tumpah. Bagaimana cara Anda bereaksi 5 detik setelah itu yang menyebabkan Anda mengalami hari yang buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, hal seperti ini yang mungkin dan seharusnya terjadi. Secangkir kopi tumpah di atas kemeja Anda dan mata putri Anda sudah berkaca-kaca. Anda dengan lembut berkata "Tidak apa-apa sayang, lain kali lebih hati-hati oke?" Andapun naik ke atas, mengganti kemeja dan mengambil tas kerja Anda. Kemudian Anda turun ke bawah dan melihat di balik jendela putri Anda sedang naik bis. Dia berbalik dan melambaikan tangan. Anda dan istri Anda berciuman sebelum Anda berdua berangkat kerja. Tiba di kantor 5 menit lebih cepat, Anda dengan ramah menyapa rekan-rekan kerja yang lain. Boss Andapun berkomentar betapa indahnya hari Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merasakan perbedaannya? Dua skenario yang berbeda. Dua-duanya dimulai pada waktu yang sama, namun berakhir berbeda. Kenapa? Perbedaan itu muncul dari cara Anda BEREAKSI. Anda benar-benar tidak memiliki kendali atas 10% hal yang terjadi dalam hidup Anda, sedangkan 90% sisanya ditentukan oleh reaksi Anda sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini beberapa contoh dalam menerapkan rahasia 90-10.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika seseorang berkata negatif tentang diri Anda, jangan jadikan dirimu seperti sebuah spons yang menyerap semua hal-hal negatif itu. Biarkan serangan-serangan tersebut mengalir dan jatuh seperti air jatuh di atas kaca. Anda tidak boleh membiarkan komentar-komentar negatif mempengaruhi Anda! Bereaksi seperlunya dan hal itu akhirnya tidak akan merusak hari Anda. Reaksi yang salah dapat berakibat kehilangan orang-orang yang Anda sayangi, dipecat dari pekerjaan Anda, stress yang berlebihan, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana Anda bereaksi jika sebuah mobil menyalip kendaraan Anda di tengah kemacetan? Apakah Anda kehilangan kesabaran Anda? Memukul setir dengan kencang? Apakah Anda memaki? Apakah tekanan darah Anda meningkat? Apakah Anda sengaja menabraknya? SIAPA YANG PEDULI jika Anda terlambat 10 detik untuk kerja? Untuk apa Anda membiarkan sebuah mobil merusak suasana hati Anda? Ingatlah prinsip 90-10, dan jangan kuatirkan hal sepele seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda mendengar kabar bahwa Anda akan segera dipecat. Untuk apa Anda tidak bisa tidur atau merasa kuatir? Pasti ada jalan keluarnya. Gunakan energi dan waktu "kekuatiran" Anda untuk mencari pekerjaan lain. Pesawat Anda terlambat mendarat. Hal ini akan merusak jadwal Anda selama satu hari penuh. Untuk apa menumpahkan kekesalan Anda kepada petugas pesawat? Dia tidak memiliki kendali atas apa yang terjadi. Gunakan waktu yang ada untuk membaca, untuk mengenal orang yang duduk di samping Anda, dan lain sebagainya. Mengapa merasa tertekan? Hal itu hanya akan membuat keadaan menjadi tambah buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang Anda telah mengetahui Rahasia 90-10. Terapkan dan Anda akan sangat terkejut melihat hasilnya!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;hr /&gt; &lt;a href="http://archiworkz.blogspot.com"&gt;Inspiring Stories by Jimmy Ho&lt;/a&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4028837444767996742-3729863053089893368?l=archiworkz.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://archiworkz.blogspot.com/feeds/3729863053089893368/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/rahasia-90-10-yang-luar-biasa.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/3729863053089893368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4028837444767996742/posts/default/3729863053089893368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://archiworkz.blogspot.com/2009/10/rahasia-90-10-yang-luar-biasa.html' title='Rahasia 90-10 yang Luar Biasa!'/><author><name>Jimmy Ho</name><uri>http://www.blogger.com/profile/10747222959785817562</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_N8BwaZIXK3o/TEs1Z4VnbXI/AAAAAAAAAGE/1g5X1gElaq8/S220/fb1.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4028837444767996742.post-4207704372052444342</id><published>2009-10-10T12:45:00.005+07:00</published><updated>2010-01-09T02:02:44.819+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Friendship'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Relationship'/><title type='text'>Saling Berbagi, Saling Memberi dan Menerima...</title><content type='html'>Inspirasi saya hari ini datang dari situs pertemanan yang setiap hari saya buka, Facebook. Setiap hari saya membuka situs tersebut, untuk mengetahui perkembangan yang terjadi dengan teman-teman saya. Dan setiap hari pula saya melihat sekian banyak &lt;i&gt;status-status &lt;/i&gt;yang berbeda, yang terus di-&lt;i&gt;update &lt;/i&gt;24 jam. Satu persatu muncul, dan terkubur oleh &lt;i&gt;status-status &lt;/i&gt;baru yang ditulis oleh teman-teman saya yang lain. Ada yang menuliskan kebahagiaan, kesedihan, keterkejutan, amarah, kehilangan, inspirasi, rasa frustrasi, penghiburan dan lain sebagainya, bahkan sampai lapar, kenyang, makan, mandi, mau tidur pun diungkapkan semua di dalam &lt;i&gt;status &lt;/i&gt;mereka. Segala macam rasa dan emosi tertumpah di &lt;i&gt;wall&lt;/i&gt;, setiap hari, setiap jam, setiap detik dan terus bergulir dengan &lt;i&gt;update-update &lt;/i&gt;baru tiada henti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari semua ungkapan rasa dan emosi yang tertulis disana, ada satu kesamaan yang terbersit di benak saya, bahwa teman-teman saya ingin "berbagi." Berbagi kebahagiaan, berbagi amarah, berbagi kesedihan, bahkan berbagi sampai hal-hal terkecil dalam hidup ini. Sungguh suatu hal yang luar biasa, saling berbagi walaupun kita semua berada di tempat yang berbeda, sedang melakukan kegiatan yang berbeda, dan mungkin dalam zona waktu yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bicara soal berbagi, saya teringat sebuah lagu yang dinyanyikan oleh Stevie Wonder, &lt;i&gt;That's What Friends Are For&lt;/i&gt;. Sepenggal liriknya yang terus saya ingat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Keep smilin'&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Keep shinin'&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Knowin' you can always count on me&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;For sure&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;That's what friends are for&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;For good times and bad times&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;I'll be on your side forever more&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;That's what friends are for&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sungguh bahagia, kalau sampai saat ini kita menyadari bahwa kita memiliki teman yang mau saling berbagi. Tidak hanya dalam masa-masa senang, juga masa-masa susah. Mungkin satu persatu teman-teman kita pergi, mulai berpisah sejak masa-masa muda kita karena berbeda sekolah, berbeda universitas, atau pergi ke negara lain. Semakin hari menjalani hidup, satu persatu pun mulai menghilang lagi, karena semua sibuk dengan aktivitasnya masing-masing, sehingga mulai terpisah jarak dan waktu. Semakin lama waktu berjalan semakin banyak yang menghilang, ada yang memulai kehidupan baru dengan keluarga mereka, dan pada akhirnya tinggal tersisa beberapa orang saja yang masih tetap berhubungan secara langsung. Tapi pada suatu kesempatan dimana kita semua menyempatkan diri untuk bertemu, semua tetap saja sama. Kita semua tetaplah teman, tidak peduli walaupun dipisahkan 
