Saya meminta Tuhan untuk menghilangkan rasa sakit saya.
Tapi Tuhan berkata, Tidak.
Yang harus dilakukan bukanlah Aku yang menghilangkan rasa sakit itu,
tapi justru bagimu untuk menyerahkan rasa sakit itu kepadaKu.
Saya meminta Tuhan untuk menghilangkan cacad dari tubuh saya.
Tapi Tuhan berkata, Tidak.
Jiwamu sudah sempurna,
sedangkan tubuhmu hanya sementara.
Saya meminta Tuhan untuk memberikan saya kesabaran.
Tapi Tuhan berkata, Tidak.
Kesabaran adalah buah dari kesengsaraan,
dan kesabaran bukanlah dianugrahkan, tapi diusahakan.
Saya meminta Tuhan untuk memberikan saya kebahagiaan.
Tapi Tuhan berkata, Tidak.
Aku memberikan kepadamu anugrah dan berkat,
kebahagiaan itu tergantung dirimu sendiri.
Saya meminta Tuhan untuk menghilangkan penderitaan saya.
Tapi Tuhan berkata, Tidak.
Penderitaan menjauhkanmu dari hal-hal duniawi,
dan membawamu mendekat kepadaKu.
Saya meminta Tuhan untuk mendewasakan saya.
Tuhan berkata, Tidak.
Kau harus bertumbuh sendiri,
tapi Aku akan membantumu untuk berbuah lebat.
Saya meminta semua hal yang saya sukai dalam hidup.
Tapi Tuhan berkata, Tidak.
Aku akan memberimu kehidupan supaya kau dapat menikmati semua hal itu.
Saya meminta kepada Tuhan untuk dapat mencintai orang lain seperti Dia mencintai diri saya.
Dan Tuhanpun berkata...
Ahhhh, akhirnya kau mengerti.
Terkadang kita sebagai manusia sering mempertanyakan mengapa Tuhan membiarkan hal-hal buruk terjadi dalam hidup kita. Yang harus kita sadari adalah rencana dan waktuNya bukanlah rencana dan waktu manusia. Kuatkanlah keyakinan kita bahwa Tuhan itu ada, dan dia peduli terhadap kita. Seringkali hal-hal mengerikan terjadi justru untuk membuat kita menjadi lebih baik lagi. Proses pembentukan dari Tuhan tidaklah mudah, bagaikan emas yang dimurnikan dengan bara api. Tapi saat semuanya selesai, hasilnya akan mengejutkan kita semua. Sebuah kehidupan yang berkenan dimataNya, yang telah dibentuk sesuai dengan rencanaNya.
Tuhan tidak selalu menjawab "Ya" dalam doa-doa kita. Tapi itu bukan berarti bahwa Tuhan tidak lagi peduli terhadap kita, dan justru sebaliknya, Tuhan terlalu peduli dengan manusia sehingga dia mau repot-repot membentuk manusia dalam proses kehidupan di dunia ini. Pada malam Natal ini marilah kita menyadari bahwa Tuhan itu baik, dan selalu baik walaupun banyak hal-hal buruk terjadi dalam hidup kita. 2000 tahun yang lalu Dia datang ke dunia ini sebagai manusia biasa, sebuah anugrah terbesar bagi kita umat manusia. KasihNya saat itu tidak berubah sampai sekarang, Dia tetap mengasihi kita semua sampai detik ini. Jangan pernah merasa kecewa saat Tuhan berkata "Tidak" dalam kehidupan kita, sebab rancanganNya bukanlah rancangan kita.
Merry Christmas 2010 and Happy New Year 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar