Jumat, 13 November 2009

Susan Boyle, Sebuah Pembuktian Eksistensi Diri

Dia jelas-jelas tidak memiliki "potongan" artis. Gemuk, berusia 47 tahun, kikuk dan cara dandannya sangat pas-pasan. Para juri Britain's Got Talent, termasuk Simon Cowell yang terkenal tajam lidahnya dalam American Idol, meragukan Susan Boyle saat ia muncul di panggung. Begitu pula dengan penonton yang melihat syuting acara pencari bakat Inggris itu.



Tapi begitu Susan Boyle menyanyikan lagu opera, "I Dreamed a Dream" dari Les Miserables, semua penonton takjub luar biasa. Suaranya yang sangat indah dan merdu membuat para penonton berulang-ulang berdiri memberi tepuk tangan. Para juri - Cowell, Piers Morgan, dan Amanda Holden - juga ikut ternganga mendengar suara menakjubkan Susan Boyle.
Piers menyebutkan "biggest yes." Amanda Holden berdiri memberi tepuk tangan. Sedangkan Cowell mengganti kata-kata pedas dengan pujian semanis gula.

Susan Boyle si perawan tua, dalam sekejab menjadi bintang. Video pentasnya di Britain's Got Talent di YouTube diklik lebih dari 34 juta orang dalam waktu sepekan atau dengan kata lain video paling banyak diklik di YouTube pada bulan itu.

Demi Moore, seorang aktris Hollywood, mengungkapkan saat melihat video itu di Twitter diapun menangis terharu. Bahkan Oprah Winfrey sudah mengundangnya datang untuk duduk di sofanya dalam acara yang ditonton di seluruh dunia.

Ia memang memiliki cerita hidup yang layak diceritakan di Oprah Winfrey Show. Bukan hanya penampilan yang tidak "ngartis" tapi juga kisah hidupnya yang dramatis. Saat lahir, ia sempat kehabisan oksigen dan membuat perkembangan otak sedikit abnormal. Di sekolah, dia sedikit terbelakang dan sering menjadi bahan ejekan teman-temannya. Namun dia sangat rajin ke gedung teater untuk menyaksikan para penyanyi profesional. Sekitar 14 tahun silam, ia ikut audisi acara televisi My Kind of People. Tapi karena grogi iapun gagal.

Susan begitu serius bernyanyi sehingga dia belajar dari seorang guru vokal, Fred O'Neil. Satu dekade silam ia pernah rekaman berjudul "Cry Me a River" untuk album peringatan pergantian milenium di kampung asalnya.

Sang Ibunda sampai saat-saat terakhir beliau meninggal dua tahun silam pada usia 91 tahun, terus mendorong anaknya itu untuk ikut kompetisi menyanyi nasional, bukan sekedar lomba menyanyi lokal yang telah beberapa kali ia menangkan. Tapi Susan selalu merasa tidak siap.

Pentas pertama setelah kepergian ibunya adalah di hadapan Simon Cowell yang mengguncangkan dunia itu. Sesaat sebelum tampil, Cowell sempat bertanya tentang umur dan hal-hal sepele lainnya. Boyle mengaku belum pernah pacaran. Berciuman pun juga belum pernah. Bahkan sekarang dia tinggal hanya dengan seekor kucing di rumahnya.

Pentas yang mengukir sejarah ini membuatnya diundang ke acara Oprah. Cowell, juri yang juga produser itu, tahu arti diundang tampil ke acara Oprah Show. "Jika ia pergi ke acara Oprah, saya pikir besar peluang Susan Boyle untuk memiliki album nomor satu di Amerika."

Kata “Susan Boyle” itu sendiri saya temukan ketika saya melakukan market research, “Susan Boyle” di Google Trends Amerika Serikat menjadi rising keyword nomor dua setelah “Swine Flu” saat itu. Saya jadi penasaran sekali dengan “Susan Boyle” ini, maka saya pun googling dan menemukan kisah dan video seorang Susan Boyle. Seorang yang dipandang sebelah mata oleh dunia ini, telah berhasil membuktikan eksistensi dirinya kepada dunia bahwa dia berharga. I love you Susan, not because your beautiful voice only, but because you fight for your dreams...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar