Jumat, 02 Oktober 2009

Bersyukur Atas Apa Yang Kita Punya...

Sungguh pagi yang indah, nongkrong di tempat kopi ngobrol-ngobrol sama teman-teman sambil menyeruput secangkir kopi hangat. Sebelumnya, saya sempat "ngedumel" pagi2 karena pemadaman bergilir PLN sampai ke tempat saya. Hari tanpa listrik, internet, ac, dan segala teknologi. Tapi kemudian saya berpikir, daripada saya membuang-buang energi mengeluh, lebih baik mencari jalan keluar bagaimana caranya agar hari ini dapat dijalani dengan lebih happy dan cheerful. Akhirnya sampailah saya pada satu solusi, pergi ke mall, sambil reunian dengan teman-teman yang senasib dengan saya yang mengalami pemadaman bergilir PLN.

Andaikan tidak terjadi mati lampu, mungkin tidak akan pernah ada yang namanya acara ngumpul bareng teman-teman lama bareng di mall. Andaikan listrik nyala, pasti semua sibuk dengan kegiatannya masing-masing, tidak akan ada yang namanya reunian seperti hari ini. Disinilah saya akhirnya merasakan arti kata bersyukur, karena dibalik semua masalah pasti ada hikmahnya.

Bicara soal rasa syukur, saya teringat dengan satu cerita. Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yang mengeluh karena tak dapat membeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia melihat seseorang yang tak mempunyai kaki, tapi tetap ceria. Saat itu juga si kakek berhenti mengeluh dan mulai bersyukur.

Cobalah melihat dari sudut pandang lain. Kita yang mengalami pemadaman listrik masih bisa melakukan hal lain yang positif, dan tetap bahagia. Bayangkan para orang yang tinggal di pedalaman, dimana setiap hari mereka tidak memiliki listrik, bahkan tidak memiliki jalur komunikasi. Alangkah beruntungnya kita tinggal di kota besar, masih memiliki semua itu, walaupun terkadang masih saja ada pemadaman bergilir seperti yang terjadi sekarang-sekarang ini. Toh tanpa listrik di rumah kita masih bisa pergi ke luar dan melakukan hal-hal lain yang positif bukan? Syukurilah dengan apa yang kita miliki saat ini, buatlah hidup ini lebih berarti dengan rasa syukur, daripada dipenuhi dengan rasa dongkol dan keluhan. God Bless You all...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar